Jumat, 31 Jul 2026
  • Home
  • Sosial
  • Tekan Angka Stunting dan DBD, Dinkes Rokan Hilir Kumpulkan 21 Kepala Puskesmas

Sosial

Tekan Angka Stunting dan DBD, Dinkes Rokan Hilir Kumpulkan 21 Kepala Puskesmas

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 31 Jul 2026 09:19
BAGANSIAPIAPI - Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) berupaya menekan angka prevalensi stunting hingga penyebaran penyakit menular di tengah masyarakat. Langkah tersebut dimatangkan melalui rapat koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang melibatkan seluruh kepala pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di sebuah hotel kawasan Batu Enam, Bagan Punak, Kamis (30/7/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Rokan Hilir, Ners Faridah, SKep SKM MKes menyebutkan bahwa pertemuan ini menjadi wadah untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan program pelayanan dasar bagi masyarakat. Sinergi ini mencakup perbaikan gizi, kesehatan ibu dan anak, hingga jangkauan kesehatan reproduksi.


"Kegiatan ini berfokus pada peningkatan pelayanan kesehatan secara menyeluruh, termasuk program gizi, kesehatan ibu dan anak, serta kesehatan reproduksi," terangnya, Jumat (31/7/2026).

Selain implementasi jejaring penanganan stunting, pertemuan ini juga menyoroti pencegahan penyakit menular seperti demam berdarah dengue (DBD). Ia mengimbau masyarakat agar secara mandiri menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan paling awal dari berbagai ancaman kesehatan.


"Untuk memberikan pelayanan penanganan stunting, DBD, dan penyakit lainnya kepada masyarakat, kami imbau agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan. Dengan demikian, implementasi jejaring dan sinergi antar-OPD sangat mutlak diperlukan," papar Ners Faridah.

Terkait jangkauan fasilitas kesehatan di lapangan, ia merinci saat ini terdapat 21 puskesmas yang tersebar di 18 kecamatan sebagai ujung tombak pelayanan medis. Dari total ketersediaan tersebut, 11 di antaranya telah beroperasi penuh sebagai puskesmas rawat inap.


Kawasan dengan luas wilayah dan kepadatan penduduk tinggi difasilitasi dua unit puskesmas yang dilengkapi dengan tenaga dokter beserta petugas medis, seperti di Kecamatan Bangko, Tanah Putih, dan Bangko Pusako. Khusus untuk Kecamatan Bangko, puskesmas yang beroperasi tidak melayani rawat inap karena masyarakat dapat langsung mengakses fasilitas rumah sakit umum daerah yang berada di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Dinas Kesehatan Rokan Hilir turut mencatat riwayat penanganan kasus HIV/AIDS di wilayah kerjanya. Berdasarkan rekapitulasi data dari tahun 2015 hingga 2026, tercatat sebanyak 235 orang pasien masih aktif menjalani pengobatan, sementara 80 orang di antaranya telah meninggal dunia.(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/tekan-angka-stunting-dan-dbd-dinkes-rokan-hilir-kumpulkan-21-kepala-puskesmas.html

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki