Selasa, 26 Mei 2026
  • Home
  • Teknologi
  • Umrah Digital Dicekal Kemenag, Ini Kata Menkominfo

Teknologi

Umrah Digital Dicekal Kemenag, Ini Kata Menkominfo

Selasa, 23 Jul 2019 15:23
Detik.com
MAKASSAR - Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) berencana mengembangkan umrah digital, tapi belakangan dicekal oleh Kementerian Agama. Menkominfo Rudiantara menegaskan konsepnya bukanlah berupa badan penyelenggara haji dan umrah.

"Pertama ,Traveloka dan Tokopedia tidak menjadi penyelenggara umrah. Itu saja, kan kehawatirannya itu," kata Rudiantara di Makassar, Sulsel, Selasa (23/7/2019).

Menurutnya, pihaknya sebelumnya telah mendatangi Kementerian Agama terkait rencana ini. Bahkan, rencana umrah digital juga dipantau oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

"Intinya kerjasama di bidang digital. Karena kita melihatnya sebetulnya dari sisi Saudi Arabia sendiri. Kita kan mau umrah ke Saudi Arabia enggak mungkin ke negara lain. Jadi bargaining power ada di mereka. Nah mereka sendiri mempunyai keinginan atau menyiapkan umrah itu jumlahnya menjadi 30 juta tahun 2030," terangnya.

Dia menegaskan, pihaknya hanya menyiapkan proses proses berumrah dan bukan mencampuri urusan ibadah.

"Proses umrah tambahannya nanti. Bukan yang existing. Kalau yang sekarang sih tetap saja jalan. Contoh misalkan, kalau mau nambah umrah di Saudi 20 juta, gimana dengan hotelnya cukup enggak, harus dipikirkan cara baru homestay kah, apakah. Transportasinya juga dengan cara baru. Misalnya model Uber kek, Gocar kek," terangnya.

"Jadi harus ada pemikiran baru sehingga pelaksanaan umrah itu, kalau kita kan daftar tunggu haji daftar tunggunya lama, jadi biasanya sambil nunggu umrah dulu lah. Dan ini proses bisnis yang luar biasa besar," imbuhnya.

Sebelumnya, Kominfo berencana akan mengembangkan umrah digital. Wacana ini dilakukan setelah kesepakatan antara pemerintah dengan otoritas Arab Saudi, pengembangan penyelenggaraan umrah digital ini juga akan mengajak Traveloka dan Tokopedia.

Namun, Kementerian Agama menegaskan bahwa penyelenggara umrah tetap lewat PPIU sesuai aturan yang berlaku. Adapun pengembangan umrah digital nantinya bersifat opsional atau pilihan, market place bisa menjajakan paket PPIU di platformnya.


Sumber: detik.com
Teknologi
Berita Terkait
  • Senin, 25 Mei 2026 16:44

    Jokowi Siap Keliling Indonesia Usai Kesehatan Pulih: Motivasi dan Ketemu PSI di Daerah

    Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) buka-bukaan soal rencana keliling Indonesia seusai lesehatannya pulih. Prabowo juga membenarkan rencana pernah diungkap Relawan Projo itu.Saat ditemui awak media di

  • Senin, 25 Mei 2026 16:38

    Razia di Karaoke Valentine Deli Serdang Berujung Penemuan Pil Ekstasi

    Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Deli Serdang menemukan narkotika jenis ekstasi di tempat hiburan Karaoke Valentine, Kecamatan Beringin."Diduga peredaran obat terlarang di Karaoke Valen

  • Senin, 25 Mei 2026 16:23

    Ledakan dari Pabrik Kimia di Cilegon, Tercium Bau Menyengat

    Jakarta-Ledakan terdengar dari pabrik kimia PT Merak Chemical Indonesia (PT MCCI) atau yang sebelumnya dikenal sebagai PT Mitsubishi Chemical Indonesia (MCCI). Ledakan terjadi pada Senin (25/5/2026) s

  • Senin, 25 Mei 2026 16:19

    Pemprov Tetapkan Direktur Keuangan dan Direktur Operasional PT Riau Petroleum

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah menetapkan Calon Direktur Operasional dan Calon Direktur Keuangan PT Riau Petroleum.Penetapan dua direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Riau itu m

  • Senin, 25 Mei 2026 16:17

    Taklukkan Rute Pekanbaru-Payakumbuh, Jurnalis dan Vlogger Rekam Sensasi Berkendara Bersama Honda AT High

    Riauterkini-PAYAKUMBUH-Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Riau, PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) sukses menggelar kegiatan touring bertajuk Media & Vlogger Premium Explore : Capturing the Comfor

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.