Travel
50% Wisatawan Didominasi Kaum Milenial, Kemenpar Kembangkan Nomadic Tourism
Kamis, 06 Des 2018 09:40
SAAT ini pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling diminati oleh para wisatawan. Tak hanya wisatawan Nusantara (Wisnus), wisatawan mancanegara (wisman) pun juga tertarik untuk mengunjungi berbagai spot menarik yang ada di Indonesia.
Tentunya saat ini sudah banyak sekali tempat wisata yang dikelola dan dikembangkan dengan sedemikian rupa agar semakin menarik perhatian para pengunjung. Pariwisata tak hanya menjadi penggerak ekonomi namun juga sebagai pencipta lapangan kerja bagi masyarakat.
Nah, oleh sebab itu Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Arief Yahya, menegaskan bahwa salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pariwisata di Indonesia adalah dengan membangun tempat wisata bertema Nomadic Tourism.
Tentunya para orang awam masih bingung apa itu nomadic tourism. Ya, secara sederhana nomadic tourism adalah gaya berwisata baru, di mana para wisatawan dapat menetap dalam kurun waktu tertentu di suatu destinasi wisata, namun dengan amenitas yang portable dan dapat berpindah-pindah.
Nomadic tourism ini dinilai menjadi solusi terbaik untuk menjawab unsur amenitas yang terdiri dari 3A (atraksi, aksesibilitas dan amenitas). Pada waktu bersamaan, Menpar Arief juga cukup terkejut dengan kesiapan para industri dalam membangun pariwisata bertema nomadic tourism.
"Saya cukup terkejut karena industri ternyata lebih siap daripada yang saya duga. Pasarnya sudah besar, bulatkan saja sudah 30 juta dari tiga segmen seperti lake series, digital dan glam cam (Glamorous camping) milenial, itu sangat besar pasarnya. Akhirnya saya sedikit mengubah instruksi, jadi jika sudah seperti ini maka akan segera saya pasarkan untuk promosi yang wisata nomad (sementara waktu)," tutur Menpar Arief, saat dijumpai Okezone dalam acara FGD Nomadic Tourism di Hotel Shangri-la, Rabu (5/12/2018).
Menpar Arief juga menegaskan bahwa sebagain besar wisatawan yang datang ke Indonesia didominasi oleh generasi milenial. Sektor inilah yang paling besar dan kencang, sehingga memiliki potensi yang cerah apabila dikembangkan dengan baik.
"Saya sudah instruksikan agar divisi-divisi kita 50% harus milenial, isinya nomadic, digital destination, wonderful start-up academy. Karena Kemenpar harus introspeksi ketika pasar milenial ini sangat tinggi. Pasar milenial sangatlah tinggi. Orang yang datang ke Indonesia 50%-nya adalah milenial. Di Asia 60% kelas milenial, jadi ini adalah pasar yang sangat besar. Sudah besar, kencang juga arus pertumbuhannya," lanjutnya.
Tak hanya sektor pemasaran yang wajib dikelola, Menpar Arief juga mengimbau bahwa sektor pengembangan destinasi juga wajib diperhatikan. Ia pun menerapkan sistem 'Mudah keluar, akan semakin mudah masuk, dan jika diikat maka akan semakin terikat'. Intinya adalah dengan memberikan berbagai kemudahan kepada setiap wisatawan agar bisa pergi ke suatu tempat dengan mudah serta mengikat mereka dengan berbagai layanan dan fasilitas yang memadai.
"Tapi salah satu faktor yang menjadi kesulitan adalah penyediaan lahan. Jika tempat ini di kawasan 10 bali baru, atau di kawasan ekonomi khusus dan badan otoritas, nanti pemerintah akan permudah. 10 persen di antaranya adalah nomadic, sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama untuk membangun," tandasnya.
(okezome.com)
Traveler
Jadwal Bola Malam Ini 22-23 Juni 2026: Argentina, Prancis, dan Senegal
Jadwal bola malam ini, Senin (22/6/2026) hingga Selasa (23/6/2026) pagi WIB, menyajikan sejumlah pertandingan menarik pada lanjutan fase grup Piala Dunia 2026. Sejumlah tim unggulan dunia akan kembali
Dahlan Iskan Tantang Bahlil Cabut Izin Tambang Batu Bara Pelanggar DMO
JAKARTA - Ancaman pemadaman bergilir di Indonesia akibat menipisnya stok batu bara untuk pembangkit listrik mendapat sorotan tajam. Mantan Direktur Utama (Dirut) PLN sekaligus Menteri BUMN era SBY Dah
Dedi Mulyadi Angkat Suara soal Pemadaman Listrik di Jabar: Bisa Menganggu Industri dan Produknya Gagal
Sejumlah wilayah di Jawa Barat termasuk Bandung Raya mengalami pemadaman listrik PLN. Banyak warga yang mengeluh akibat pemadaman tersebut, karena telah menganggu aktivitas.Gubernur Jabar, Dedi Mulyad
Aliansi Masyarakat Jakarta Gelar Aksi di Patung Kuda, Dukung MBG Dilanjutkan
Jakarta-Massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Jakarta menggelar unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap keb
Terpilih ke Istana Negara, Rizqy dan Arifa Jadi Wakil Riau di Paskibraka Nasional 2026
PEKANBARU â€" Kabar membanggakan datang dari Provinsi Riau.Setelah melalui rangkaian seleksi dan verifikasi tingkat pusat yang berlangsung di Jakarta, dua pelajar terbaik Riau resmi terpilih sebagai C