Travel
Antara Keindahan Green Canyon dan Mitos Ular Berkepala Manusia di Gua Lalay Majalengka
Rabu, 18 Apr 2018 13:01
KEINDAHAN alam Jawa Barat memang sudah tidak diragukan. Bila selama ini Anda senang mengunjungi daerah Bogor, Bandung, Sukabumi, atau yang lainnya, jangan lupa sempatkan waktu mengunjungi Majalengka. Di sana terdapat sebuah objek wisata yang mampu mencuri perhatian.
Objek wisata itu bernama Gua Lalay. Mungkin Anda sudah sering mendengar nama gua yang sama di Jawa Barat. Tapi gua yang satu ini berada di Desa Sukadana, Argapura, Kabupaten Majalengka. Akses ke gua ini sangatlah mudah, bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
Banyak pesona yang ditawarkan oleh Gua Lalay. Salah satunya gua ini
digadang-gadang sebagai salah satu green canyon yang keindahannya tak
kalah dari tempat lain. Bahkan green canyon ini bisa dikatakan cukup
unik karena diapit oleh dua tebing batu setinggi dua meter berwarna
hijau. Selain itu, sesuai dengan namanya dimana lalay dalam Bahasa Sunda
berarti kelelawar, maka di dalam gua banyak sekali kelelawar.
Selain menelusuri gua, aktivitas lain yang bisa dilakukan di objek wisata ini adalah bermain di air terjun atau sungai yang mengalir. Sekadar informasi, air terjun di gua ini dijuluki sebagai air terjun pelangi karena bila air terpapar sinar akan tampak pelangi. Sungainya sendiri bernama Cilongkrang dan mengalir diantara dua tebing batu. Air di sungai ini sangat jernih dan memiliki temperatur yang dingin.
Di sekitar sungai terdapat bebatuan yang biasa diambil sebagai spot foto. Wisatawan yang datang harus berhati-hati karena bisa saja terpeleset lantaran permukaan batu yang licin. Selain itu, air sungai bisa menjadi sangat deras. Di sisi lain, bagi Anda yang percaya mitos, kehati-hatian itu perlu dijaga karena menurut kepercayaan warga gua ini dihuni oleh oray lalaki (ular laki-laki). Konon ular ini berkepala manusia namun bertubuh ular dan sering memakan korban.
Sementara itu, saat berkunjung ke Gua Lalay, wisatawan tak perlu merasa khawatir mengenai fasilitas. Sebagai objek wisata di gua ini fasilitasnya terbilang lengkap. Mulai dari kamar mandi, warung makan, area parkir, hingga penginapan.
(okezone.com)
Traveler
Menjaga Warisan Leluhur, Dirjend Perhutanan Sosial Kunjungi Hutan Adat Imbo Putui Kenegerian Petapahan
PETAPAHAN-Pada Minggu, 21 Juni 2026, Hutan Adat Imbo Putui Kenegerian Petapahan menerima kunjungan Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan, Ibu Catur Endah Prasetiani, S.Si., M.T., b
Kapolres Rohil Pimpin Apel Siaga, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla
BALAIJAYA-Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., memimpin Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bersama PT Salim Ivomas Pratama Tbk dan Pemerintah Kabupaten
PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tebar Kepedulian bagi Anak-anak Kurang Mampu dan Lansia Dhuafa
PEKANBARU - Persatuan Wanita Patra (PWP) Tingkat Wilayah PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 dengan menghadirkan inisiatif dan k
Petani Rambahan Logas Tanah Darat Kuansing Sukses Sulap Hutan Kemasyarakatan Jadi Sumber ‘Cuan’ Lewat Agroforestri
PEKANBARU - Kelompok Usaha Perhutanan Sosial di Desa Rambahan, Logas Tanah Darat, Kuantan Singingi, Riau terbukti sukses memaksimalkan program Hutan Kemasyarakatan untuk mendongkrak ekonomi warga sete
Pelarian Panjang DPO Sabu 15 Kg Bengkalis Berakhir di Tangan Polisi
BENGKALIS - Pelarian panjang seorang buronan kasus narkotika kelas kakap di Provinsi Riau akhirnya terhenti. Pria berinisial A (48) yang telah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) selama hampir tiga t