Travel
Berkat Minum Air Kencing, Seorang Pria Bisa Bertahan 24 Jam Terdampar di Gurun Pasir
Kamis, 22 Mar 2018 08:33
HAMPIR semua orang ingin merayakan hari ulang tahunnya setiap tahun. Perayaan bertambahnya usia ini, biasanya dilakukan dengan cara menggelar pesta bersama teman-teman ataupun sekadar makan malam bersama keluarga.
Tapi, seorang pria di San Diego memiliki cara tersendiri dan berbeda dengan orang kebanyakan untuk merayakan hari kelahirannya tersebut. Ia nekat melakukan hal yang orang jarang lakukan ketika berulang tahun.
Ya, pria yang kemudian diketahui bernama Paul Hanks itu, merayakan ulang tahunnya seorang diri dengan cara menjelajah Taman Nasional Joshua Tree, California. Ia pun menelusuri gurun tersebut dengan berjalan kaki bermil-mil jauhnya.
Melansir dari Daily Mail, Kamis (22/3/2018), Paul melakukan treking dihari ulang tahunnya pada 11 Maret 2018 lalu, dan mengalami dua buah insiden cukup mengerikan. Bagaimana tidak, saat tengah asyik menjelajah, Paul tiba-tiba tergelincir dan tidak bisa mengendalikan badannya, hingga ia terjatuh dan terperosok ke dalam jurang yang cukup dalam.
Saat insiden terjatuh yang pertama itu, Paul berteriak-teriak mengharap ada seseorang yang mendengar lalu menolongnya. Tapi malang berada di pihak Paul, ia telah berjalan cukup jauh, tiada seorang pun yang mendengarnya, dan keadaan memaksanya untuk menerima, ia harus menghabiskan malam sendirian dengan terluka di gurun.
"Saya telah meminum semua air di botol yang saya bawa. Jadi, saya mulai mengisinya dengan air kencing, dan saya terpaksa meminumnya pada malam pertama saya terperosok," ungkap Paul.
Beruntung, Paul cepat berpikir dan memutar otak, ia tidak lantas meminum air kencingnya dengan jumlah banyak, karena telah menemukan ide untuk minum air hujan dan memakan kaktus yang banyak tumbuh di gurun. Setelah menemukan ide itu, Paul langsung mempraktikkannya, dan mengisi perutnya dengan kaktus.
"Kaktus memberikan saya harapan untuk melanjutkan hidup dan energi. Itu pula yang membuat saya percaya diri bisa bertahan dalam 24 jam," tambahnya.
Namun, malang tidak dapat ditolak Paul, pria ini lagi-lagi tergelincir saat sedang berjalan. Kali ini ia terjatuh dari ketinggian 15 kaki atau sekira 4,5 meter lebih.
Saat peristiwa terjatuhnya yang kedua, Paul mengalami benturan di kepala dan membuatnya tidak sadarkan diri. Selain itu, ia juga mengalami frustasi dan beberapa cedera cukup berat sehingga harus dioperasi.
Paul akhirnya ditemukan oleh tim pencari. Ia ditemukan lima hari setelah kepergiannya ke gurun Joshua Tree dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
"Ketiga malaikat ini muncul entah dari mana. Saya terkejut dan tidak percaya. Saya tidak ingin mengatakan saya menyerah pada kehidupan. Tapi, beberapa kali saya sempat memikirkan kematian," tuturnya.(ren)
(Okezone.com)
Polisi Tangkap Terduga Pengedar Sabu di Segati, Pelalawan, Amankan Barang Bukti 28 Gram
PELALAWAN â€" Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di Desa Segati KM 59, Kecamatan Langgam, Kabupate
Jalur Rimbo Sakti Saiyo Batuah Turun Mandi, Masyarakat Antusias Manggiring ke Suangai Kuantan
TELUKKUANTAN - Rimbo Sakti Saiyo Batuah, jalur baru kebanggaan masyarakat Logas Tanah Darat (LTD) desa Perhentian Luas sah diluncurkan ke Sungai Kuantan atau lebih dikenal dengan sebutan turun mandi d
Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter
Lumajang - Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur (Jatim) mengalami erupsi dengan tinggi letusan 600 meter di atas puncak pada Rabu pagi (24/6/2026)."Terjadi
Perkuat Fisik, Mental, dan Kesiapsiagaan, Personel Lanud Sjamsudin Noor Asah Kemampuan Bela Diri Taktis
Banjarbaru - Dalam upaya meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan prajurit, Lanud Sjamsudin Noor menggelar latihan Bela Diri Taktis (BDT) yang diikuti oleh seluruh personel militer di Lapangan Amarta
Atlet Tinju Jadi Korban Penganiayaan Brutal di Lampung
Jakarta - Seorang atlet tinju Lampung yang telah memastikan tiket menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2026 di Manado diduga menjadi korban penganiayaan brutal di kawasan Kompleks Gedung Ola