Travel
Bunyikan Bel Cinta di Tempat Ini, Dipercaya Bakal Meneguhkan Hubungan Asmara
Senin, 16 Apr 2018 09:53
ADA banyak spot wisata romantis di Jepang. Mulai dari menikmati bunga sakura yang tengah mekar di musim semi hingga ke tempat - tempat yang dipercaya bisa menguatkan ikatan cinta.
Salah satunya adalah tanjung cinta yang berada di perfektur Shizuoka, Jepang. Pemandangan alam menghadap gunung Fuji yang spektakuler serta kepercayaan lokal di sini membuat tanjung cinta ramai dikunjungi para pasangan.
Tanjung cinta menjadi populer di kalangan para pasangan berkat sebuah cerita rakyat Jepang. Dalam cerita tersebut disebutkan para pasangan bisa menegaskan kembali ikatan cintanya dengan membunyikan bel cinta yang berada di puncak tanjung cinta atau Koibito Misaki dalam bahasa Jepang.
Tanjung Cinta berada di prefektur Shizuoka, tepatnya di seberang teluk Suruga, Izu barat. Untuk menuju kesana bisa naik bus Tokai dari stasiun kereta Shuzenji lalu turun di Koibito Misaki.
Telah dibangun jalan setapak dari kayu dari pintu masuk hingga ujung tanjung cinta. Pemandangan sepanjang jalan setapak ini sungguh menakjubkan. Di kanan kiri jalan setapak berjejer tamanan hijau yang subur. Sementara itu dari kejauhan terlihat lautan biru yang berkilau.
Di tengah jalan setapak ini terdapat bel cinta. Inilah bel yang menjadi alasan kedatangan para pasangan kesini. Dengan membunyikan bel sebanyak tiga kali sambil menyebut nama pasangan, dipercaya akan membuat hubungan cinta berjalan baik dan sukses.
Suasana juga terasa semakin romantis berkat pemandangan gunung
Fujiyama. Dengan berjalan ke sisi lain teluk Suruga bisa melihat gunung
Fuji yang puncaknya berselimut salju dari kejauhan. Selain gunung Fuji
pemandangan garis pantai yang memukau melengkapi perjalanan romantis
bersama pasangan.
Tanjung Cinta cocok dikunjungi saat sore hari karena sunset di area ini termasuk tempat terbaik untuk melihat sunset di Jepang. Tanjung Cinta bisa dikunjungi dengan gratis. Namun pengunjung dilarang masuk ke area setelah jam 5 sore karena alasan keamanan. Tak ada penerangan saat malam sehingga pengunjung sebaiknya segera turun sesaat setelah matahari tenggelam.
(okezone.com)
Traveler
Menjaga Warisan Leluhur, Dirjend Perhutanan Sosial Kunjungi Hutan Adat Imbo Putui Kenegerian Petapahan
PETAPAHAN-Pada Minggu, 21 Juni 2026, Hutan Adat Imbo Putui Kenegerian Petapahan menerima kunjungan Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan, Ibu Catur Endah Prasetiani, S.Si., M.T., b
Kapolres Rohil Pimpin Apel Siaga, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla
BALAIJAYA-Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., memimpin Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bersama PT Salim Ivomas Pratama Tbk dan Pemerintah Kabupaten
PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tebar Kepedulian bagi Anak-anak Kurang Mampu dan Lansia Dhuafa
PEKANBARU - Persatuan Wanita Patra (PWP) Tingkat Wilayah PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 dengan menghadirkan inisiatif dan k
Petani Rambahan Logas Tanah Darat Kuansing Sukses Sulap Hutan Kemasyarakatan Jadi Sumber ‘Cuan’ Lewat Agroforestri
PEKANBARU - Kelompok Usaha Perhutanan Sosial di Desa Rambahan, Logas Tanah Darat, Kuantan Singingi, Riau terbukti sukses memaksimalkan program Hutan Kemasyarakatan untuk mendongkrak ekonomi warga sete
Pelarian Panjang DPO Sabu 15 Kg Bengkalis Berakhir di Tangan Polisi
BENGKALIS - Pelarian panjang seorang buronan kasus narkotika kelas kakap di Provinsi Riau akhirnya terhenti. Pria berinisial A (48) yang telah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) selama hampir tiga t