Travel
Hati-Hati, Dengarkan Musik Pakai Earphone saat Mudik Bisa Sebabkan 7 Hal Ini!
Rabu, 13 Jun 2018 08:48
SAAT dalam perjalanan mudik yang panjang, biasanya sebagian masyarakat kerap menggunakan headset untuk mendengarkan musik. Cara ini dilakukan agar tidak merasa bosan dan mendapatkan hiburan sepanjang perjalanan.
Padahal, mendengarkan musik dalam waktu yang lama, volume suara yang keras, dan terlebih sambil tidur, dapat mengakibatkan dampak yang buruk bagi pendengaran. Melansir dari laman Khoob Surati, berikut dampak buruk mengenakan headset atau headphone.
1. Kehilangan pendengaran
Hampir semua headphone memaparkan telinga Anda ke gelombang suara desibel tinggi yang dapat menyebabkan kerusakan serius pada telinga. Jika Anda mendengarkan musik pada volume tinggi yang setara atau lebih tinggi dari 90 desibel, maka dapat menyebabkan kerusakan serius pada telinga Anda serta gangguan pendengaran permanen. Jadi pastikan untuk beristirahat sambil mendengarkan musik di earphone. Juga, pertahankan tingkat volume pada tingkat sedang.
2. Saluran udara yang padat
Saat ini sebagian besar headphone berkualitas tinggi mengharuskan Anda untuk menempatkannya di liang telinga, yang sangat dekat dengan gendang telinga. Earphone ini dapat memberi Anda pengalaman musik yang luar biasa. Tapi, menggunakan earphone ini selama berjam-jam berarti Anda membatasi aliran udara di saluran udara sehingga lebih rentan terhadap infeksi telinga.
3. Infeksi telinga
Hal lain yang Anda patuhi saat menggunakan headphone / earphone adalah Anda tidak boleh meminjamkannya dengan siapa pun. Berbagi earphone dapat menyebabkan infeksi yang tidak diinginkan. Bahkan ketika Anda memutuskan untuk membagikan earphone Anda pastikan untuk membersihkannya sebelum menggunakannya.
4. Telinga mati rasa
Mendengarkan musik selama berjam-jam pada earphone Anda juga dapat menyebabkan mati rasa telinga. Seiring dengan mati rasa telinga, Anda juga dapat kehilangan kemampuan pendengaran Anda untuk sementara. Tetapi jika Anda mengabaikan tanda-tanda ini dan melanjutkan dengan kebiasaan yang sama maka itu juga dapat menyebabkan gangguan pendengaran permanen.
5. Telinga sakit
Penggunaan earphone yang lama atau mendengarkan musik dengan volume yang sangat tinggi dapat menyebabkan sakit telinga. Anda mungkin mengalami rasa sakit yang hebat tidak hanya di telinga Anda tetapi juga bagian yang bersebelahan.
6. Efek merugikan pada otak
Otak Anda juga bisa mendapat efek buruk penggunaan headphone yang berkepanjangan. Headphone Anda menghasilkan gelombang elektromagnetik yang dapat menyebabkan kerusakan parah pada otak dalam jangka panjang. Karena bagian dalam telinga terhubung ke otak, kerusakan yang disebabkan ke bagian ini menyebabkan kerusakan serius pada otak juga.
7. Ancaman eksternal
Penggunaan yang berlebihan menggunakan earphone juga dapat menyebabkan ancaman serius terhadap hidup Anda. Terlalu terbawa ketika mendengarkan musik, memutus hubungan Anda dari bagian dunia di sekitar. Anda mungkin harus menghadapi konsekuensi yang berat. Konsekuensinya dapat bervariasi dari kerugian kecil hingga yang sangat besar. Bahkan, belakangan ini, jumlah kecelakaan yang disebabkan karena mendengarkan musik saat tidak tahu tentang lingkungan luar telah meningkat secara drastis. Jadi ketika Anda berada di luar ruang terutama berjalan dan mengendarai kendaraan, hindari penggunaan headphone sebisa mungkin.
(okezone.com)
Traveler
Kasus Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi Dipastikan Bakal Hadir di Persidangan
JAKARTA - Kasus dugaan fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) akan disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur. Kuasa hukum Jokowi, Rivai Kusumanegara, mengatakan kliennya a
Duplik Jadi Pembelaan Terakhir, Nadiem Sebut Dituntut Lebih Besar dari Teroris
JAKARTA - Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim dijadwalkan membacakan duplik dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chr
Polisi di Jambi Dibacok Saat Atur Lalin, Pelaku Positif Sabu
Jakarta - Polisi menangkap pelaku penyerangan dua anggota Satlantas Polresta Jambi saat bersembunyi di rumah keluarga. Hasil pemeriksaan tes urine, pelaku positif menggunakan narkoba.Dilansir detikSum
Bareskrim Buru Amrin Siregar Bandar Sabu Jaringan Sumut-NTB
Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri memburu sosok Amrin Siregar, bandar narkoba jenis sabu jaringan Sumatera Utara-Nusa Tenggara Barat (NTB). Kini, Amrin masuk
76 Nama Calon Paskibraka 17 Agustus 2026, Ini Daftar Lengkapnya
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengumumkan hasil akhir seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026. Total, ada 76 putra-putri terbaik bangsa yang ter