Selasa, 23 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Hindari Kepunahan, Inilah Aksi Taman Burung Jurong

Travel

Hindari Kepunahan, Inilah Aksi Taman Burung Jurong

Selasa, 07 Jun 2016 11:31
Shutterstock
Hindari kepunahan, inilah aksi Taman Burung Jurong

KEPUNAHAN satwa burung kian mengkhawatirkan. Demi menghindari hal ini, Taman Burung Jurong melakukan aksi demi mengurangi kepunahan tersebut.

Dalam rangka merayakan ulang tahunnya yang ke 45, Taman Burung Jurong telah melancarkan proyek 'Home Tweet Home', yang bertujuan menyoroti pentingnya pelestarian spesies burung di Asia Tenggara, antara lain burung Jalak Bali (Bali Mynah) dan Jalak Suren (Black-winged Starling) yang terancam punah.

lebih dari 30 pemandu taman Wildlife Reserves Singapore (WRS) dengan penuh kasih sayang melukis 45 rumah burung yang akan digunakan dalam program penangkaran dua spesies burung yang terancam punah – burung Jalak Bali (Bali Mynah) dan Jalak Suren (Black-winged Starling) di habitat asal mereka di Indonesia.

Di bulan Juni, pengunjung Taman Burung Jurong dapat melihat beberapa di antara rumah burung tersebut, dan bahkan dapat mencoba melukisnya dalam versi mini untuk sumbangan kecil bagi dana konservasi Wildlife Reserves Singapore.

Dr Cheng Wen-Haur, Deputy Chief Executive Officer dan Chief Life Sciences Officer, Wildlife Reserves Singapore, mengatakan saat ini sekitar 45 jenis burung Asia Tenggara dinyatakan terancam punah, dan mereka menghadapi berbagai ancaman, antara lain, kehilangan habitat asli serta perburuan untuk perdagangan satwa piaraan ilegal.

"Dalam merayakan Ulang Tahun Taman Burung Jurong yang ke 45, kami tetap berkomitmen untuk memberi satwa yang terancam kepunahan suatu kesempatan untuk bertahan di masa depan melalui dukungan kami kepada pelestarian burung di Asia Tenggara dan di dalam negeri," jelasnya kepada Okezone, Selasa (7/6/2016).

Dirinya berharap dapat meningkatkan kesadaran serta kepedulian pengunjung akan nasib burung-burung ini dan mengajak mereka berpartisipasi dalam usaha kami untuk menyelamatkan burung-burung tersebut.

Sejak 2012, WRS telah menyediakan dukungan pendanaan serta nasehat para pakar bagi perawatan satwa, operasi, pengembalian, dan pengelolaan dalam penampungan kepada Yayasan Begawan di Bali, Indonesia.

Melalui Proyek Jalak Bali (Bali Mynah Project), kemitraan ini bertujuan melibatkan dan mendidik masyarakat setempat dan menciptakan suatu populasi satwa liar berkelanjutan.

Diperkirakan saat ini hanya tinggal kurang dari 100 burung Jalak Bali di alam liar. Pusat Konservasi Pembiakan Satwa Cikananga mulai bermitra dengan WRS pada tahun 2014 untuk memelihara dan membiakkan beberapa koloni satwa Jawa di penampungan, di antaranya Jalak Suren (Black-winged Starling).

Proyek ini meliputi kolaborasi dalam suatu program pelepas-liaran dan perlindungan, di samping upaya-upaya pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas. Saat ini tinggal sedikitnya 2,000 burung Jalak Suren di alam liar.

Anaïs Tritto Cikananga, Kurator Pusat Konservasi Pembiakan satwa Cikananga mengatakan di Cikananga senang menerima rumah burung baru dari WRS untuk mendorong pembiakan Jalak Suren.

"Kami sedang dalam proses merenovasi salah satu bangunan kami dan rumah burung ini sangat cocok untuk ditempatkan di kandang burung besar kami. Rumah burung ini dirancang dengan baik untuk memenuhi kebutuhan pembiakan spesies ini dan mungkin bisa dipasang di tempat pelepasan kami di kemudian hari untuk meningkatkan sukses program pelepas-liaran kami," tukasnya. (okezone.com)

Traveler
Berita Terkait
  • Senin, 16 Mar 2026 15:23

    5 Tips Packing Mudik Lebaran agar Praktis dan Tidak Ribet

    JAKARTA - Mudik saat Lebaran menjadi tradisi yang sangat dinantikan banyak orang di Indonesia. Perjalanan pulang kampung sering kali memakan waktu cukup lama, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun

  • Sabtu, 06 Sep 2025 15:43

    Wisatawan Padati Malioboro, Pergerakan Capai Ratusan Ribu Orang

    Kawasan Malioboro kembali dipadati wisatawan setelah sempat sepi akibat gelombang aksi demonstrasi pekan lalu. Data terbaru menunjukkan pergerakan manusia di kawasan wisata ikonik Yogyakarta ini kemba

  • Sabtu, 06 Sep 2025 11:47

    Long Weekend! Taman Margasatwa Ragunan Targetkan 70 Ribu Pengunjung

    Sebanyak 19.381 wisatawan mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada libur nasional Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Jumlah ini meningkat dibandin

  • Sabtu, 06 Sep 2025 11:00

    Kunjungan Fans Harry Potter Membludak, Bikin Warlok Geram

    Meningkatnya jumlah wisatawan penggemar Harry Potter yang berbondong-bondong datang ke Glenfinnan Viaduct, Skotlandia, membuat warga lokal semakin geram.Jembatan ikonik yang terkenal sebagai lokasi sy

  • Sabtu, 06 Sep 2025 10:10

    Menikmati Wisata Seru Interaksi dengan Hiu di Karimunjawa

    Destinasi wisata penangkaran hiu sirip hitam (Selachimorpha) di Pulau Menjangan Kecil, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan yang suka menguji

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.