Travel
Hore! Pendakian Gunung Semeru Dibuka 4 April 2018
Senin, 02 Apr 2018 09:53
Bagi Anda yang hobi mendaki, ada kabar gembira buat para pendaki. Pasalnya pengelola Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), bakal membuka akses pendakian.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Balai Besar TNBTS, John Kenedie yang mengaku telah menggelar rapat kordinasi dengan berbagai pihak, terkait pembukaan kembali akses pendakian menuju gunung Semeru mulai 4 April mendatang.
"Dari rapat itu, ada beberapa kesepakatan yang ditandatangani salah satunya kesepakatan pembukaan jalur pendakian Gunung Semeru," ujarnya saat dihubungi Okezone, kemarin.
Menurutnya, pembukaan kembali jalur pendakian Gunung Semeru telah melalui berbagai survei dan pembersihan jalur oleh petugas TNBTS. Sehingga jalur tersebut dinyatakan aman bagi pengunjung dari pohon tumbang dan tanah longsor.
Namun, ia mengungkapkan ada dua catatan penting dalam aktivitas pendakian ke Gunung Semeru ini yang harus diperhatikan seluruh pihak.
"Pertama pendakian tidak diperbolehkan ke puncak Mahameru. Kedua pendakian dibatasi hingga Kalimati saja," lanjutnya.
Hal ini karena status Gunung Semeru masih berada pada level II waspada sehingga pendaki tak boleh melakukan aktivitas hingga radius 4 kilometer dari puncak Jonggring Saloko.
"Alasannya karena masih berbahaya. Ini rekomendasi dari PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi)," jelas John Kenedie. Pihak TNBTS juga menandai beberapa area yang dilarang untuk berkemah atau mendirikan tenda. Petugas juga telah menambah peringatan daerah rawan longsor dari daerah Kalimati ke Arcopodo.
"Kami himbau pengunjung untuk mematuhi segala peraturan dengan menjaga kebersihan sampah, menggunakan jalur resmi supaya tidak tersesat, dan tidak ada insiden kecelakaan atau pendaki yang tersesat," pungkasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, akses pendakian di Gunung Semeru sempat ditutup per 1 Januari 2018 karena seringnya hujan dan cuaca buruk sehingga dapat mengancam keselamatan pendaki. Selain itu, penutupan juga untuk pemulihan ekosistem alamiah di sepanjang jalur pendakian.
(okezone.com)
Traveler
Dua Calon Manajer Kopdes Wafat, Kemenhan Evaluasi Latihan Militer
JAKARTA-Kementerian Pertahanan (Kemenhan) akan mengevaluasi menyeluruh pelaksanaan program sarjana penggerak pembangunan Indonesia (SPPI) 2026 setelah dua peserta wafat saat mengikuti latihan dasar mi
Beruang Madu Masuk Permukiman Warga Kerumutan, BBKSDA Riau Evakuasi dan Lepasliarkan
PELALAWAN-Seekor beruang madu (Helarctos malayanus) berhasil dievakuasi oleh tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.Satwa dilindungi itu beberapa kali muncul di sekitar permukiman w
Pemkab Rokan Hulu Apresiasi PTPN IV Regional III Perkuat Penanganan Sampah
PEKANBARU â€" Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu mengapresiasi dukungan PTPN IV Regional III melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam mengatasi persoalan sampah di daerah tersebu
Distribusi Minyakita ke Koperasi Merah Putih Pekanbaru Dihentikan Bulog Riau Kepri, UMKM Menjerit
PEKANBARU - Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah Riau dan Kepulauan Riau menghentikan sementara distribusi Minyakita ke seluruh Koperasi Merah Putih (KKMP) yang menjadi mitra di Kota Pekanbaru
TPID Riau Tanam Cabai, Siapkan Instrumen Kendalikan Inflasi Pangan
PEKANBARU â€" Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau melalui PT Riau Pangan Bertuah melaksanakan kegiatan penanaman dan panen cabai di lahan on farm perusahaan tersebut, Selasa (23/6/202