Travel
Hutan Pinus Sewu Kumboro, Lokasi Selfie Cetar di Wonogiri
Rabu, 25 Mei 2016 15:29
Ingin selfie di antara pohon pinus? Tak perlu jauh-jauh ke luar negeri, di Wonogiri, Jawa Tengah, ada hutan pinus Sewu Kumboro yang belakangan jadi lokasi favorit anak muda untuk ber-selfie ria.
Hutan pinus Sewu Kumboro, terletak sekira 500 meter dari permukiman warga, di Girirejo, Jeporo, Jatipurno, Wonogiri, Jawa Tengah. Lokasi tersebut masuk kawasan hutan lindung bagian hutan (BH) Lawu Selatan.
Dari permukiman warga, lokasi tersebut dapat ditempuh dengan sepeda motor sampai perbatasan hutan. Namun, setelah memasuki kawasan hutan lindung, sepeda motor tidak dapat masuk. Perjalanan dapat dilanjutkan dengan berjalan kaki, melalui jalur tanah setapak. Jalur tersebut tidak begitu terjal.
Setelah berjalan sekira 300 meter, jajaran pohon pinus mulai berjajar di antara jalur setapak. Lebatnya pohon pinus menjadikan sinar matahari tidak banyak menembus permukaan hutan.
Suasana di tengah hutan cukup sejuk dan sunyi, hanya terdengar sayup-sayup gemuruh air terjun Kali Kotak yang lokasinya tak jauh dari tempat itu. Sayang, belum ada akses jalan yang memadai untuk sampai ke air terjun itu.
Sejak dua bulan terakhir, warga setempat mulai menata Hutan pinus Sewu Kumboro dengan luas sekira 200 hektare tersebut untuk menjadi destinasi wisata. Menampilkan pemandangan alam hutan pinus, lokasi tersebut digadang-gadang menjadi lokasi wisata andalan di Jatipurno.
Untuk menambah daya tarik, ke depan direncanakan akan dibangun menara pandang yang dapat digunakan pengunjung untuk melihat pemandangan alam dari ketinggian.
"Lokasi menara pandang nanti ada di Nongkorembel, tidak jauh dari sini. Kemudian kami juga akan mengembangkan kebun apel dan stroberi," kata Kepala Desa Jeporo, Kiyato, seperti dikutip dari Solopos, Rabu (25/5/2016).
Warga sekitar juga tengah giat bergotong-royong menata infrastruktur jalan menuju lokasi hutan pinus Sewu Kumboro. Pengembangan potensi wisata diharapkan mampu meningkatkan perekonomian warga.
"Ketika wisata ingin berkembang, tentunya perlu fasilitas pendukung, entah itu kuliner, fasilitas penginapan dan sebagainya," ujarnya.
Meski baru tahap penataan, lokasi tersebut sudah sering didatangi pengunjung. Biasanya pengunjung yang sebagian dari kalangan remaja berdatangan pada hari libur.
"Mereka hanya dikenakan uang parkir. Sebab kendaraan tidak dapat masuk dan harus ditinggal di pos masuk. Selama ini dari Karangtaruna yang berperan mengelola parkir itu," kata salah satu warga, Kiki Susanto. (okezone.com)
5 Tips Packing Mudik Lebaran agar Praktis dan Tidak Ribet
JAKARTA - Mudik saat Lebaran menjadi tradisi yang sangat dinantikan banyak orang di Indonesia. Perjalanan pulang kampung sering kali memakan waktu cukup lama, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun
Wisatawan Padati Malioboro, Pergerakan Capai Ratusan Ribu Orang
Kawasan Malioboro kembali dipadati wisatawan setelah sempat sepi akibat gelombang aksi demonstrasi pekan lalu. Data terbaru menunjukkan pergerakan manusia di kawasan wisata ikonik Yogyakarta ini kemba
Long Weekend! Taman Margasatwa Ragunan Targetkan 70 Ribu Pengunjung
Sebanyak 19.381 wisatawan mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada libur nasional Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Jumlah ini meningkat dibandin
Kunjungan Fans Harry Potter Membludak, Bikin Warlok Geram
Meningkatnya jumlah wisatawan penggemar Harry Potter yang berbondong-bondong datang ke Glenfinnan Viaduct, Skotlandia, membuat warga lokal semakin geram.Jembatan ikonik yang terkenal sebagai lokasi sy
Menikmati Wisata Seru Interaksi dengan Hiu di Karimunjawa
Destinasi wisata penangkaran hiu sirip hitam (Selachimorpha) di Pulau Menjangan Kecil, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan yang suka menguji