Rabu, 24 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Ikon Wajib yang Harus Dikunjungi Saat Liburan di Bukittinggi

Travel

Ikon Wajib yang Harus Dikunjungi Saat Liburan di Bukittinggi

Jumat, 16 Mar 2018 09:02
detik.com
Jam Gadang di Bukittinggi, Sumatera Barat
Bukittinggi - Liburan ke Bukittinggi, Sumatera Barat saat akhir pekan, baru afdal bila datang ke Jam Gadang. Salah satu ikon Minangkabau ini tetap menawan dan tidak bikin bosan.

Jam Gadang merupakan ikon wajib yang mesti traveler kunjungi bila liburan ke Sumatera Barat. Ikon ini berada di Kota Bukittinggi. Bila ditempuh dari Kota Padang, akan menempuh perjalanan kira-kira 2 jam menggunakan mobil.

Jam Gadang dibangun pada tahun 1826 pada masa penjajahan Belanda. Ikon ini merupakan hadiah dari Ratu Belanda untuk sekretaris Kota Bukittinggi pada saat itu, Rook Maker. Sampai sekarang Jam Gadang menjadi primadona yang tidak bisa dilewatkan di Bukittinggi.

Beberapa waktu lalu detikTravel berkunjung ke landmark yang terkenal di Bukittinggi ini. Jam Gadang selalu ramai dikunjungi wisatawan yang ingin berfoto-foto.

Jam Gadang sering disebut juga Kembaran Big Ban yang berada di Inggris. Satu hal lagi yang harus kamu tahu, kedua menara jam yaitu Jam Gadang dan Big Ben dibuat oleh orang yang sama, yaitu Vortmann Relinghausen dari Jerman.

Jam Gadang memiliki tinggi 26 meter dengan puncak jam berbentuk atap Rumah Gadang. Keunikan lain yang dimiliki Jam Gadang adalah angka 4 pada jam. Angka empat pada Jam Gadang tidak berbentuk 'IV' melainkan berbentuk 'IIII'. Konon ceritanya, pemilihan angka empat seperti itu untuk mengenang empat orang pekerja yang meninggal karena kecelakaan kerja.

Jam Gadang selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan, terutama di akhir pekan. Tidak lupa mereka berfoto di landmark cantik ini. Juga ada beberapa badut dengan karakter kartun lucu yang nantinya bisa traveler ajak berfoto.

Eits, tapi pandai-pandai nawar harga berfoto dengan badutnya ya. Namun jangan terlalu menawar dengan harga murah, biasanya bila ingin mengajak badut berfoto, traveler bisa memberi tips mulai dari Rp 5.000.

detikTravel sarankan kepada para traveler yang mengajak badut berfoto, bila ada uang lebih jangan lupa kasih tips. Karena, rata-rata badut di sana adalah siswa-siswa yang masih sekolah. Mereka menjadikan profesi badut sebagai penambah uang saku.

Di sekitar Jam Gadang juga ada bangku dan taman yang bisa traveler manfaatkan untuk beristirahat. Jika telah puas berfoto-foto di Jam Gadang, traveler bisa wisata kuliner dan juga wisata belanja di kawasan sekitar Jam Gadang.

(Detik.com)
Traveler
Berita Terkait
  • Rabu, 24 Jun 2026 11:46

    Polisi Tangkap Terduga Pengedar Sabu di Segati, Pelalawan, Amankan Barang Bukti 28 Gram

    PELALAWAN â€" Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di Desa Segati KM 59, Kecamatan Langgam, Kabupate

  • Rabu, 24 Jun 2026 11:32

    Jalur Rimbo Sakti Saiyo Batuah Turun Mandi, Masyarakat Antusias Manggiring ke Suangai Kuantan

    TELUKKUANTAN - Rimbo Sakti Saiyo Batuah, jalur baru kebanggaan masyarakat Logas Tanah Darat (LTD) desa Perhentian Luas sah diluncurkan ke Sungai Kuantan atau lebih dikenal dengan sebutan turun mandi d

  • Rabu, 24 Jun 2026 11:26

    Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter

    Lumajang - Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur (Jatim) mengalami erupsi dengan tinggi letusan 600 meter di atas puncak pada Rabu pagi (24/6/2026)."Terjadi

  • Rabu, 24 Jun 2026 11:22

    Perkuat Fisik, Mental, dan Kesiapsiagaan, Personel Lanud Sjamsudin Noor Asah Kemampuan Bela Diri Taktis

    Banjarbaru - Dalam upaya meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan prajurit, Lanud Sjamsudin Noor menggelar latihan Bela Diri Taktis (BDT) yang diikuti oleh seluruh personel militer di Lapangan Amarta

  • Rabu, 24 Jun 2026 11:15

    Atlet Tinju Jadi Korban Penganiayaan Brutal di Lampung

    Jakarta - Seorang atlet tinju Lampung yang telah memastikan tiket menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2026 di Manado diduga menjadi korban penganiayaan brutal di kawasan Kompleks Gedung Ola

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.