liputan6.com
Jakarta Nusa Tenggara Timur (NTT) menyimpan keelokan alam tiada
duanya di dunia. Salah satu destinasi wisata yang sedang tren di
NTT saat ini adalah Sumba.
Sumba, di negeri seribu tenun ikat terdapat puluhan tujuan wisata
yang memukau. Beberapa tempat wisata di NTT adalah Danau Kelimutu, danau
yang mempunyai tiga warna di puncak gunung, Pulau Komodo, Pantai
Lasiana Kupang, Pulau Padar, Batu Cermin,
Labuan Bajo, Gili Laba, Pulau Alor, Air terjun Tingkat Oehala, Air
terjun Cunca Wulang, Air Terjun Waikelo Sawah, Air aTerjun, Tenggadu,
Danau Sano Nggoang, Pantai Batu Biru, Sumber Air Panas Mengeruda, Sawah
Lodok, Danau Weekuri, Danau Wawo Muda,Danau Wawo Muda, Danau Merah dan
lainnya.
NTT sendiri terdiri dari sekitar 550 pulau, tiga pulau utama di NTT adalah Pulau Flores, Pulau Sumba, dan Pulau Timor Barat.
Salah satu destinasi wisata yang kini menjadi ikon di pulau
terselatan Indonesia adalah Batu Tarmanu. Batu Tarmanu yang menjulang di
tepi pantai ini berada di Pulau Rote.
Dua Batu Termanu
Batu
Termanu berada di Nusak Termanu, Rote Tengah. Batu ini sebenarnya
terdiri dari dua batu yang menjulang yaitu Batu Hun dan Su'a Lain.
Keduanya juga disebut Batu Mbadar atau Batu Bapa la. Kini Batu
Termanu menjadi salah satu objek pariwisata yang banyak dikunjungi di
Pulau Rote.
Di balik eloknya panoramanya, Batu Tarmanu menyimpan legenda.
Sebagian warga setempat mempercayai dua batu tersebut sebenarnya adalah
sepasang suami istri.
Batu Hun sebagai sosok laki-laki (suami), sedangkan Su'a Lain adalah
sosok perempuan (istri). Batu Hun terletak di sebelah barat, sedangkan
Su'a Lain di sebelah timur.
Pulau Nusa Lai
Yang lebih unik, ada yang menganggap kedua batu tersebut adalah batu pengembara. Mereka sebenarnya berasal dari Ti Mau.
Ada juga yang menganggap batu-batu tersebut berasal dari Maluku.
Karena di tempat asalnya mengalami konflik, mereka memilih meninggalkan
kampung halaman, mengembara.
Sebelumnya mereka mengembara sampai di Ndao. Namun tidak lama karena
ada konflik, lalu mereka berpindah ke Lole. Di tempat ini mereka sempat
melahirkan seorang anak yang berbentuk sebuah Pulau Nusa Lai.
Di Lole mereka tidak harmonis dengan lingkungan sekitar, lalu mereka menetap di Tarmanu sampai hari ini.
(liputan6.com)
Traveler