Traveler
Iyuhhh... Berburu Cinta Tradisi Austria, Pria Harus Rela Makan Apel dari Ketiak Wanita
Sumber : Okezone.com
Rabu, 15 Feb 2017 09:33
Tradisi yang ada biasanya memungkinkan pria dan wanita atau secara umum remaja yang telah pantas mencari pasangan bertemu dalam satu adat. Seperti apa bentuk-bentuk tradisi "perjodohan" tersebut? Berikut beberapa di antaranya, seperti dikumpulkan Okezone dari berbagai sumber.
Gubuk Cinta" di Kamboja
Di Kamboja ada Suku Kreung yang menerapkan satu tradisi yang tak cukup lazim dilakukan pada anak-anak perempuan mereka. Keluarga dulu biasanya akan membangunkan gubuk kecil dari bambu untuk anak gadis mereka. Anak gadis kemudian dibiarkan masing tinggal di gubuk kecil itu untuk menanti pemuda lajang yang tertarik mengenal sang gadis.
Yang agak mencengangkan, pria lajang yang berminat untuk berkenalan dibolehkan untuk menginap di dalam gubuk. Tapi tujuannya hanya untuk mengenal si gadis. Jika suatu saat si gadis telah bertemu pria yang cocok, maka gadis boleh meminta orangtua untuk menikahkan ia dan pria yang menginginkannya juga.
Menarik perhatian lelaki lajang dengan "Nasi Bungkus" ala China
Bagi suku Miao, nasi bungkus merupakan bagian tradisi dalam perayaan Festival Meal. Dalam festival tersebut, para wanita akan memasak nasi berwarna-warni untuk diberikan kepada para lelaki.
Sementara, para lelaki yang tertarik merayu mereka dengan lagu, si wanita harus membalasnya dengan memberikan sehelai sapu tangan berisi nasi warna-warni tadi beserta sumpitnya. Jika sumpitnya ada dua, artinya si wanita mau menerima cinta si lelaki. Jika berisi satu sumpit saja, artinya si wanita menolak dengan halus.
Memberi apel rasa ketiak di Austria
Untuk menunjukkan bukti ketertarikan atau keseriusan laki-laki untuk mencintai seorang perempuan di Austria dilakukan oleh masyarakat pedesaan tertentu dengan memakan apel rasa ketiak. Ish? Kok bisa? Ya, ritual tarian dilakukan para gadis dengan menari sambil mengepit potongan apel di ketiak mereka.
Setelah menari sampai berkeringat, sang gadis bisa memberi potongan apel tersebut ke laki-laki yang ia sukai. Jika laki-laki menyukainya, maka ia harus memakan potongan apel itu.
Berburu cinta di "Pasar Cinta", Vietnam
Festival Pasar Cinta Khau Vai adalah tradisi unik dari daerah di utara negara tersebut. Kegiatan "perjodohan" merupakan satu bagian dari banyak acara yang biasa dilangsungkan pada tanggal 26-27 di bulan ketiga kalender bulan. Di sana, para gadis dan perjaka dapat bertemu dalam banyak aktivitas seru, mulai dari jalan di Pagoda sampai membersihkan kuil. (Okezone.com)
Traveler
Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi
Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time
Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap
Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d
Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan
Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N
Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis
JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat
HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako
PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit