Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Jembatan Stari Most, Peninggalan Islam yang Jadi Ikon Bosnia-Herzegovina

Travel

Jembatan Stari Most, Peninggalan Islam yang Jadi Ikon Bosnia-Herzegovina

Kamis, 08 Feb 2018 07:29

SEMPAT memerintah Eropa selama kurang lebih selama 500 tahun, dinasti Utsmaniyah atau Ottoman dari Turki meninggalkan banyak jejak yang abadi hingga masa kini.

Salah satunya adalah jembatan Stari Most yang berada di Bosnia-Herzegovina. Jembatan bergaya abad pertengahan dan Utsmani ini menjadi salah satu ikon Bosnia-Herzegovina yang paling terkenal dan selalu menarik wisatawan yang sedang berkunjung ke Bosnia.

Dinasti Utsmaniyah dari Turki tercatat sebagai penguasa muslim yang paling berkibar dalam sejarah. Mereka pernah menguasai serta memerintah Eropa selama sekitar 500 tahun.

Salah satu yang dikuasai adalah wilayah di semenanjung Balkan, yang kini salah satunya menjadi negara Bosnia-Herzegovina. Di negara pecahan Yugoslavia ini jembatan Stari Most menjadi landmark peninggalan penguasa Islam yang paling terkenal sekaligus menjadi landmark kota Mostar.

Jembatan Stari Most yang berarti jembatan tua dibangun pada abad ke-16 atas perintah sultan Sulaiman dari dinasti Utsmaniyah. Arsitek yang membangunnya adalah Mimar Hayrudin, yang merupakan murid dari arsitek Utsmani terkenal, Mimar Sinan. Jembatan Stari Most menghubungkan bagian barat dengan timur kota serta berada di atas sungai Neretva.

Ciri khas jembatan ini ada pada lengkungannya yang berbentuk bulat. Di sisi barat dan timur, terdapat dua bangunan yang menyerupai benteng sebagai pintu masuk dan keluar dari jembatan. Disebut sebagai salah satu landmark paling terkenal Bosnia, jembatan Stari Most juga disebut sebagai pengusung gaya arsitektur Islam Balkan.'


Sultan Sulaiman memerintahkan jembatan Stari Most dibangun untuk menggantikan jembatan lama yang terbuat dari kayu agar para pedagang yang hendak menyeberang sungai Neretva aman. Pada abad ke-16, dibawah kepemimpinn dinasti Utsmaniyah kota Mostar merupakan kota perdagangan yang ramai. Jembatan Stari Most menjadi bukti pengaruh dinasti Utsmaniyah di Bosnia lewat karya arsitektur.

Sayangnya jembatan ini pernah hancur akibat dibom tentara Kroasia pada saat perang sipil antara etnis Kroasia dan Bosnia berkecamuk.


Traveler
Berita Terkait
  • Rabu, 24 Jun 2026 18:35

    Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama

    Mimika-Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, hadir dan mengawal langsung prosesi perdamaian perang suku yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Dandi

  • Rabu, 24 Jun 2026 17:36

    Kodim 1714/PJ dan Polri Berikan Dukungan Penuh Bersama Pemda Kab. Puncak Jaya Dalam Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2024

    Puncak Jaya-Bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, telah dilaksanakan kegiatan Pembagian dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengang

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:41

    Berkacamata Hitam dan Masker, Aliansi Rakyat Sulsel Demo Dukung MBG Dilanjutkan

    Sejumlah emak-emak yang masuk dalam pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut berpartisipasi dalam aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Rakyat Sulsel untuk mendukung program Makanan Berg

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:29

    Duduk Perkara Warga di Labuhanbatu Utara Tewas Dianiaya Usai Dituding Curi Sawit

    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatra Utara mengungkap kronologi kematian Luis David Hutabarat (32), warga Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, yang diduga mengalami p

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:04

    Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 131,5 Triliun

    Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat telah menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 131,5 triliun melalui penanganan perkara tindak pidana khusus sepanjang periode 2020 hingga 2026.J

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.