Traveler
Kemenpar Siap Sertifikasi 35 Ribu Tenaga Kerja Pariwisata
Jumat, 05 Agu 2016 10:46
KEMENTERIAN PARIWISATA Indonesia terus mempersiapkan tenaga kerja yang handal. Puluhan ribu tenaga kerja siap disertifikasi.
Ini akan menjadi kunci menyukseskan pariwisata Indonesia yang menargetkan 20 juta wisman dan 275 juta wisnus di Tanah Air pada 2019.
Kementrian Pariwisata pun terus menggenjot lahirnya kader-kader pariwisata yang dimulai dari dunia pendidikan.
Salah satunya dengan baru diluncurkannya program Pariwisata Goes to Campuss ke semua universitas dan khususnya universitas yang memiliki program pendidikan kepariwisataan.
"Semua kampus akan kami masuki untuk melahirkan kader- kader pariwisata yang berkualitas yang handal. Mengapa mahasiswa, karena dalam sejarah kebangsaan kita, dari dulu sampai sekarang, yang memiliki peranan besar adalah mahasiswa, yang memiliki rasa pratiotik yang besar terhadap bangsa," papar Ahman Sya, Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan (Deputi BPKK).
Hal itu disampaikan Ahman Sya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Perguruan Tinggi Pariwisata se-Indonesia di Hotel Golden Tulip Bay View Ungasan, Provinsi Bali, Kamis (4/8/2016).
"Pelatihan dasar pariwisata antara lain berupa pemberian pemahaman dan pelatihan penerapan Sapta Pesona (keamanan, ketertiban, kebersihan, kenyamanan, keindahan, keramahtamahan, dan kenangan) bagi SDM pariwisata sebagai kunci utama dalam menciptakan pelayanan prima bagi wisatawan dalam rangka peningkatan daya saing," sambung Ahman Sya.
Mengangkat tema "Peran Aktif Perguruan Tinggi Pariwisata dalam Pencapaian Target 20 (dua puluh) Juta Kunjungan Wisman Tahun 2019", agenda utama dalam rakornas yang berlangsung selama tiga hari adalah membahas sejumlah agenda utama seputar komitmen stakeholder lembaga pendidikan pariwisata dalam membangun Sumber Daya Manusia di 10 Destinasi Pariwisata Prioritas.
Untuk meningkatkan kualitas dan daya saing SDM pariwisata, tahun ini diwujudkan dalam program kegiatan antara lain memfasilitasi kegiatan sertifikasi bagi 35.000 tenaga kerja sektor pariwisata.
"Angka ini mengalami kenaikan 100% dari target tahun 2015 yang lalu sebanyak 17.500 tenaga kerja," ungkapnya lagi.
Ia menyebut, daya saing SDM pariwisata Indonesia di tingkat ASEAN masih berada di ranking 5 di bawah Singapura, Thailand, Malaysia, dan Filipina pada 2015.
Sedangkan di tingkat dunia berada di rangking 53 dari 141 negara atau jauh tertinggal dari Singapura di ranking 3 dan Filipina di ranking 42 dunia.
Setidaknya ada tiga hal yang masih menjadi kelemahan dari SDM pariwisata di Indonesia. Pertama bahasa asing, terutama bahasa Inggris, kedua teknologi informasi dan ketiga adalah manajerial industri pariwisata itu sendiri. "Tiga hal ini menjadi fokus perhatian," kata Ahman Sya.
Melalui rakornas ini, disepakati akan menjadi komitmen bersama antara pemerintah dan stakeholder khususnya bidang pendidikan untuk mendukung program penciptaan SDM pariwisata berkualitas agar dapat memenangkan persaingan.
Sementara Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof Dr. Ir. Kadarsah Suryadi mengatakan Indonesia sudah memiliki perguruan tinggi dengan program studi kepariwisataan mulai dari tingkat diploma (D1, D2, D3, D4) sampai jenjang stara (S1, S2 dan S3).
Namun menurutnya, yang akan melayani wisatawan bukan hanya mereka yang memiliki sertifikat atau ijazah.
Melainkan juga orang-orang yang ada di ruang terbuka seperti di jalan, di hotel, rumah makan, toko dan lainnya. Karenanya pendidikan informal juga sangat penting dilibatkan.
"Di situlah tanggung jawab peguruan tinggi untuk melatih masyarakat yang tidak mendapatkan pendidikan formal agar mereka juga mengetahui bagaimana perannya sebagai agen pelayan wisatawan," pungkas Kadarsah. (Okezone.com)
5 Tips Packing Mudik Lebaran agar Praktis dan Tidak Ribet
JAKARTA - Mudik saat Lebaran menjadi tradisi yang sangat dinantikan banyak orang di Indonesia. Perjalanan pulang kampung sering kali memakan waktu cukup lama, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun
Wisatawan Padati Malioboro, Pergerakan Capai Ratusan Ribu Orang
Kawasan Malioboro kembali dipadati wisatawan setelah sempat sepi akibat gelombang aksi demonstrasi pekan lalu. Data terbaru menunjukkan pergerakan manusia di kawasan wisata ikonik Yogyakarta ini kemba
Long Weekend! Taman Margasatwa Ragunan Targetkan 70 Ribu Pengunjung
Sebanyak 19.381 wisatawan mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada libur nasional Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Jumlah ini meningkat dibandin
Kunjungan Fans Harry Potter Membludak, Bikin Warlok Geram
Meningkatnya jumlah wisatawan penggemar Harry Potter yang berbondong-bondong datang ke Glenfinnan Viaduct, Skotlandia, membuat warga lokal semakin geram.Jembatan ikonik yang terkenal sebagai lokasi sy
Menikmati Wisata Seru Interaksi dengan Hiu di Karimunjawa
Destinasi wisata penangkaran hiu sirip hitam (Selachimorpha) di Pulau Menjangan Kecil, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan yang suka menguji