Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Melihat Keindahan Dunia Bawah Laut di Sikka, NTT

Travel

Melihat Keindahan Dunia Bawah Laut di Sikka, NTT

sumber : okezone.com
Sabtu, 23 Des 2017 07:32
(Foto: Florestourism)
Diving
SUDAH menjadi rahasia dunia bahwa Indonesia sebagai negara maritim, yang wilayahnya lebih besar terdiri dari lautan dibandingkan daratan adalah salah satu spot atau lokasi diving paling indah di dunia.

Pesona bahari di Indonesia memang hadir dengan keindahan alam biota lautnya yang menawan. Maka tak heran tak hanya wisatawan Nusantara namun juga wisatawan mancanegara yang hobi menyelam di daerah perairan Indonesia.


Sempat Ingin Bunuh Diri, Kisah Mantan Bintang Porno Urus 14 Anaknya Jadi Viral

Jika menyebut titik spot diving alias menyelam di lautan Indonesia, biasanya orang terfikirkan daerah Labuan Bajo, Raja Ampat, atau Alor. Tetapi tahukah Anda, bahwa alam bawah laut dan biota laut di daerah perairan Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur juga tidak kalah cantik?

Sikka sendiri sebenarnya bukanlah nama baru dalam peta wisata selam di Tanah Air, bahkan dapat dikatakan merupakan pelopor wisata scuba diving yang telah menjadi destinasi wisata selam dunia sejak 1970 silam. Namun sayangnya, pada tahun 1992 atau sekitar 25 tahun yanglalu wilayah ini diguncang musibang tsunami sebagai akibat terjadinya gempa tektonik bawah laut dengan kekuatas 6,8 skala ritcher yang akhirnya membuat timbulnya kerusakan pada wilayah laut seperti hancurnya terumbu karang, sehingga membuat nama Sikka sebagai primadona selam dunia lama kelamaan menjadi tenggelam.

Namun kini, setelah dua puluh lima tahun berlalu, Sikka telah pulih dari keterpurukan dan siap memanjakan para pecinta wisata selam dengan keindahan bawah lautnya. Lalu sebenarnya keunggulan apa sih yang dimiliki Sikka sebagai diving spot jika dibandingkan area-area diving spot lainnya di Indonesia? Menjawab hal ini, maka Okezone pun langsung bertanya kepada Drs. Kensius Didimus, sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sikka.

"Keunggulannya kita di Sikka ini punya biota laut yang tidak ada di diving spot lainnya di Indonesia. Di Sikka ada yang namanya Mac, yaitu ikan-ikan kecil yang suka bersembunyi di balik-balik rumput laut dan juga dedaunan, ini di Labuan Bajo tidak ada ditemukan itu," papar Kensius ketika dijumpai Okezone, Kamis (21/12/2017) dalam acara peluncuran buku "Sikka Underwater" di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kementrian Pariwisata Republik Indonesia, Jakarta Pusat.

Kensius juga mengemukakan, biota laut yakni ikan mac yang ada di Sikka inilah yang juga menjadi daya tarik banyak wisatawan asing, khususnya yang datang dari benua Eropa .

"Wisatawan asing itu paling banyak datang dari Eropa, khususnya Belanda dan Spanyol. Nah yang mereka cari itu alam bawah laut kita yang indah, yang salah satunya adalah ikan mac itu karena di Labuan Bajo tidak ada makanya mereka sekarang larinya ke Sikka. Bahkan sampai bisa belasan hari tinggal di Sikka untuk mencari itu," tambahnya.

Selain keunggulan dari sisi ragam biota laut, seperti yang disebutkan oleh Muljadi Pinneng Sulungbudi sebagai kepala project buku Sikka Underwater dan fotografer underwater profesiona. Kabupaten Sikka, contohnya Pulau Babi, Teluk Maumere , Pangabatang North, Tanjung Darat Pondok, dan lain-lain sebagai diving spot juga disebutkan memiliki keunggulan dari segi akses yang mudah ke Maumere dan dari segi sisi kebersihan lautnya.

"Sikka gampang untuk diakses sehingga jadi lebih mudah untuk dicapai, ditambah lagi dari sisi kejernihan air lautnya," imbuhnya singkat.

Untuk akses, Kabupaten Sikka sendiri diketahu berada di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur dengan Maumere sebagai ibu kota kabupaten. Maumere hadir dengan fasilitas bandar udara terbesar di Pulau Flores, yang menjadikannya sebagai pintu gerbang ke wilayah timur Flores dan sekitarnya. Sehingga dapat dikatakan Maumere ini merupakan jalur pelancong dan wilayah yang ramah pelancong dengan adanya sarana dan prasarana penunjang pariwisata di sana.

(okezone.com)
Traveler
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:02

    Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye

  • Sabtu, 20 Jun 2026 14:30

    Wujud Kehadiran Polri, Satlantas Polres Inhu Gelar Bakti Religi

    RENGAT-Sebagai wujud nyata kehadiran Polri ditengah masyarakat untuk kepentingan semua elemen yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, Polri melalui jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polr

  • Sabtu, 20 Jun 2026 14:29

    Belasan Ribu Massa di Jember Dukung Program Strategis Prabowo, Minta MBG Tetap Dilanjutkan

    Jakarta - Ribuan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Jember Maju (FMJM) menggelar aksi di depan Kantor DPRD Jember, Sabtu (20/6/2026). Massa yang diklaim mencapai sekitar 11 ribu orang itu men

  • Sabtu, 20 Jun 2026 13:50

    Trump: Minyak Habis dalam 4 Pekan Jika Hormuz Ditutup

    Washington D.C - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan cadangan minyak dunia berpotensi habis dalam waktu sekitar empat minggu apabila Selat Hormuz tetap ditutup. Menurutnya, pembu

  • Sabtu, 20 Jun 2026 13:46

    Mantan Kepala BIN A.M. Hendropriyono Ingatkan Waspada Disinformasi dan Upaya Pecah Belah Bangsa

    Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), A.M. Hendropriyono, baru-baru ini mengeluarkan peringatan serius kepada masyarakat Indonesia. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai upaya p

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.