Selasa, 23 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Melirik Keunikan Wisata Mangrove di Kabupaten Siak

Travel

Melirik Keunikan Wisata Mangrove di Kabupaten Siak

Laporan:Roy Rudi
Jumat, 08 Jun 2018 10:51
Istimewa
SIAK - Kabupaten Siak saat ini memiliki Wisata Mangrove yang sangat indah dan unik yang berada di Kampung Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Sungai Apit.

Untuk diketahui, Keindahan dan keunikan yang dimiliki Wisata Alam Mangrove tersebut, suasana pemandangan  hutannya sangatlah menarik ditambah lagi tiupan angin yang sepoi-sepoi baik di pagi hari, siang hari maupun sore hari.

"Jika kita pusing dengan hiruk pikuk dengan kehidupan di perkotaan, tak ada salahnya saat musim libur tiba kita luangkan waktu sejenak besama keluarga untuk berkunjung melihat pemandangan yang indah, udara yang segar ditambah dengan kicauan suara burung-burung yang merdu," kata Ketua kelompok Sadar Wisata Rumah Alam Bakau Kampung Rawa Mekar Kecamatan Sungai Apit kabupaten Siak Setiono.

Diceritakan Setiono, kawasan hutan Mangrove kampung Rawa Mekar tersebut, memiliki luas sekitar 25 hektar, di dalam arel hutan Mangrove itu terdapat belasan satwa liar dan puluhan jenis batang bakau.

"Kawasan hutan bakau Rawa Mekar Jaya Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak ini kita jadikan areal konservasi dan edukasi, setelah dulunya rusak akibat penebangan liar sejak tahun 2013 kita pulihkan kembali, saat ini kami sudah menanam bibit bakau kurang lebih 17 ribu batang," ungkap Setiono, ketua Pokdarwis Rawa Mekar Jaya, saat di hubungi pada Kamis, (07/06/2018).

Setiono mejelaskan, untuk saat ini dirinya sedang mengembangkan fasilitas seperti akses jalan yang terbuat dari kayu, pos pantau, area parkir kendaraan. Untuk  memasuki area hutan bakau, pengunjung hanya di kenakan biaya tiket masuk sebesar Rp.5000 perorang.

"Di lokasi wisata, kita bisa jalan-jalan  menikmati aslinya hutan mangrove sambil berfoto dengan latar belakang hutan bakau ini. Bagi yang inhin menikmati dari jalur air, kita juga sudah mempersiapkan sarana perahu," jelasnya.

Biasanya kawasan wisata bakau ini, ramai dikunjungi oleh masyarakat lokal dan ada juga sebagian datang dari luar daerah Kecamatan Sungai Apit. Mereka datang saat musim liburan anak sekolah dan libur hari raya.

Sebagai daerah konservasi saat ini Ketua Pokdarwis Rawa Mekar Jaya terus melakukan penanaman bakau. Untuk saat ini pengembangan tanaman bakau yang sudah ditanam hampir mencapai 18 ribu batang.

"Saat ini yang sudah kita tanam hampir 18 ribu batang. Selain itu, Kami juga sudah menyiapkan pasilitas umum seperti jembatan kayu yang sudah di bangun sepanjang 1 kilo meter, pembangunan tempat selfe, parkir dan rumah rumah tempat istirahat bagi para pengunjung, sebagai penunjang fasilitas objek wisata,"terang Setiono.

Kegiatan wisata di area hutan mangrove yang kami kembangkan ini, disamping mampu menumbuhkan perekonomian masyarakat, juga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi anak daerah dengan mengembangkan usaha di sekitar area ekosistem hutan dan ekosistem pantai.

Selain itu juga, mampu menjaga keseimbangan lingkungan dan ekosistem hutan, khususnya hutan mangrove. Sejak di canangkan oleh pemkab Siak hutan bakau kampung rawang mekar jaya, sebagai daerah  konservasi dan objek wisata edukasi, sudah banyak mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di kota pekanbaru yang melakukan penelitian dan berwisata ke tempat kami.

"Alhamdulillah, dengan adanya tamu dan pengunjung datang kesini, daerah kami menjadi di kenal orang, sangat banyak manfaat melestarikan hutan bakau ini, selain menjaga keseimbangan alam, juga dapat mendatangkan nilai ekonomi bagi warga setempat,"tutupnya. (rud)

Traveler
Berita Terkait
  • Selasa, 23 Jun 2026 14:05

    Pemprov Riau Dukung Penuh MBG, Kantin Sekolah Akan Dilibatkan dalam Pengelolaan Program

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyatakan dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program strategis nasional Pemerintah Pusat. Selain mendukung peningkat

  • Selasa, 23 Jun 2026 14:03

    Penasehat Hukum Y Minta Kejari Rohil Usut Tuntas Kasus Tipikor TPP PPPK

    BAGANSIAPIAPI - Pasca ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2025 di Dinas Pendid

  • Selasa, 23 Jun 2026 13:59

    Kasus Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi Dipastikan Bakal Hadir di Persidangan

    JAKARTA - Kasus dugaan fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) akan disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur. Kuasa hukum Jokowi, Rivai Kusumanegara, mengatakan kliennya a

  • Selasa, 23 Jun 2026 13:55

    Duplik Jadi Pembelaan Terakhir, Nadiem Sebut Dituntut Lebih Besar dari Teroris

    JAKARTA - Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim dijadwalkan membacakan duplik dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chr

  • Selasa, 23 Jun 2026 13:47

    Polisi di Jambi Dibacok Saat Atur Lalin, Pelaku Positif Sabu

    Jakarta - Polisi menangkap pelaku penyerangan dua anggota Satlantas Polresta Jambi saat bersembunyi di rumah keluarga. Hasil pemeriksaan tes urine, pelaku positif menggunakan narkoba.Dilansir detikSum

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.