Rabu, 24 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Mengenal Garis Pembatas Korea Utara dan Korea Selatan

Travel

Mengenal Garis Pembatas Korea Utara dan Korea Selatan

Sabtu, 05 Mei 2018 14:17
Detik.com
Traveler di Zona Demarkasi Korea (CNN Travel)
Seoul - Pemimpin Korut, Kim Jong-Un dan Presiden Korsel, Moon Jae-in bertemu pekan lalu lalu. Pertemuan itu ada di atas DMZ yang membagi kedua negara.

Pertemuan bersejarah itu berlangsung pada Jumat (27/4). Melansir CNN Travel, Sabtu (5/5/2018), kamu juga bisa mengunjungi tempat pembicaraan mereka berdua.

Korean Demilitarized Zone (DMZ) atau Garis Demarkasi Militer Korea ini adalah tanah tak bertuan sekitar 48 kilometer sebelah utara Kota Seoul. Didirikan setelah adanya Perjanjian Gencatan Senjata Perang Korea pada tahun 1953.

DMZ ini membagi semenanjung Korea menjadi dua bagian. Zona sepanjang 160 mil itu kini bukan hanya tempat pertemuan politik strategis, tapi juga magnet bagi para turis.

Garis Demarkasi Militer Korea mungkin salah satu perbatasan negara yang paling rawan, tetapi keberadaannya telah dikunjungi lebih dari 1,2 juta pelancong setiap tahun. Data itu didapat dari Korea Tourism Organization.

Garis Demarkasi Militer Korea yang paling sering dikunjungi Joint Security Area (JSA), dikenal juga sebagai area gencatan senjata Panmunjom. Bill Clinton, presiden ke-42 Amerika Serikat pernah berkunjung pada tahun 1993 dan menyebutnya sebagai tempat paling menakutkan di bumi.

"Panmunjom adalah bagian dari DMZ yang paling sering dikunjungi, dari kedua belah pihak. Di sinilah Anda dapat melihat garis depan dari dekat dan bahkan mengunjungi ruang konferensi," kata Simon Cockerell, Managing Director Koryo Tours.

Di bagian Korea Selatan, suasananya sangat bervariasi, mulai dari tempat penghormatan hingga Observatorium Dora yang ramai ada di JSA. Bahkan ada taman hiburan yang dibangun di Imjingak Nuri Peace Park, tepat di luar DMZ dan mungkin terasa bertentangan karena sejarahnya yang suram.

Taman bermain di Zona Demarkasi Korea (CNN Travel)
Taman bermain di Zona Demarkasi Korea (CNN Travel)
Bagaimana cara mengunjungi Zona Demarkasi Korea?

Kamu harus memesan tur pribadi atau grup yang dipandu dengan operator resmi, seperti Tur Koryo di Korea Utara atau Viator di Korea Selatan. Di Korea Utara, ada dua spot utama yang menarik dalam Zona Demarkasi Korea, yakni Panmunjom dan pos pengamatan Wall Concrete yang menjadi penghalang anti-tank Korea Selatan.

Dalam itinerary biasanya membawa wisatawan ke terowongan infiltrasi yang belum selesai (dikatakan dibangun oleh Korea Utara), Freedom Bridge, Taman Perdamaian Nuri, Observatorium Dora dan Observatorium Gunung Odu.

Dikenal juga sebagai Bukit Unifikasi, Observatorium Gunung Odu adalah gardu pandang yang memfasilitasi pelancong dengan teropong yang berpemandangan 360 derajat. Atau bisa melihat area Zona Demarkasi Korea.

Dari tempat ini, Anda akan melihat kota-kota modern dari Korea Selatan disandingkan dengan lanskap berawa di Korea Utara. Anda mungkin hanya melihat sekilas bangau putih, elang, beruang, kambing, atau rusa.

Sisi lain di area Zona Demarkasi Korea (CNN travel)
Sisi lain di area Zona Demarkasi Korea (CNN travel)
Pengalaman yang tidak terduga ada di Zona Demarkasi Korea. Anda dapat mengunjungi Museum DMZ atau Menara Unifikasi, keduanya terbuka untuk wisatawan yang masuk dari Korea Selatan.

Wisatawan yang datang ke Zona Demarkasi Korea harus tetap bersama pemandu dan pengawalan militer setiap saat. Anda juga akan diminta menandatangani formulir yang isinya bersedia mengganti rugi kepada pihak berwenang jika Anda melenceng dari paket yang bisa saja memicu ranjau darat meledak.

Mengenai aturan, bahwa sisi selatan DMZ lebih ketat daripada sisi utara. Di sisi Korea Selatan, wisatawan harus mengikuti aturan berpakaian yang ketat, yakni tidak memakai sandal, kamuflase, celana pendek atau jeans robek, serta tidak melambaikan tangan, memberi isyarat, menunjuk atau mengambil gambar tanpa izin.

Fakta Singkat Zona Demarkasi Korea:
1. Apa yang harus dibawa: Paspor
2. Dress Code (Korea Selatan): tidak memakai celana robek, celana pendek, rok atau kamuflase, tidak melambai, menunjuk, memberi tanda atau fotografi tanpa izin
3. Kapan memesan tour: kira-kira satu minggu sebelum perjalanan
4. Kapan waktu tour terbaik: Selasa-Jumat
5. Musim terbaik: Musim Semi atau Musim Gugur
6. Spot populer di Zona Demarkasi Korea: Area Keamanan Bersama, Freedom Bridge, Terowongan Infiltrasi, dan Observatorium Gunung Odu

(detik.com)
Traveler
Berita Terkait
  • Selasa, 23 Jun 2026 16:43

    Menjaga Warisan Leluhur, Dirjend Perhutanan Sosial Kunjungi Hutan Adat Imbo Putui Kenegerian Petapahan

    PETAPAHAN-Pada Minggu, 21 Juni 2026, Hutan Adat Imbo Putui Kenegerian Petapahan menerima kunjungan Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan, Ibu Catur Endah Prasetiani, S.Si., M.T., b

  • Selasa, 23 Jun 2026 16:30

    Kapolres Rohil Pimpin Apel Siaga, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla

    BALAIJAYA-Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., memimpin Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bersama PT Salim Ivomas Pratama Tbk dan Pemerintah Kabupaten

  • Selasa, 23 Jun 2026 16:14

    PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tebar Kepedulian bagi Anak-anak Kurang Mampu dan Lansia Dhuafa

    PEKANBARU - Persatuan Wanita Patra (PWP) Tingkat Wilayah PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 dengan menghadirkan inisiatif dan k

  • Selasa, 23 Jun 2026 15:30

    Petani Rambahan Logas Tanah Darat Kuansing Sukses Sulap Hutan Kemasyarakatan Jadi Sumber ‘Cuan’ Lewat Agroforestri

    PEKANBARU - Kelompok Usaha Perhutanan Sosial di Desa Rambahan, Logas Tanah Darat, Kuantan Singingi, Riau terbukti sukses memaksimalkan program Hutan Kemasyarakatan untuk mendongkrak ekonomi warga sete

  • Selasa, 23 Jun 2026 14:43

    Pelarian Panjang DPO Sabu 15 Kg Bengkalis Berakhir di Tangan Polisi

    BENGKALIS - Pelarian panjang seorang buronan kasus narkotika kelas kakap di Provinsi Riau akhirnya terhenti. Pria berinisial A (48) yang telah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) selama hampir tiga t

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.