Selasa, 23 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Menikmati Sunset di Embung Nglanggeran, Keindahannya Dijamin Menghipnotis

Travel

Menikmati Sunset di Embung Nglanggeran, Keindahannya Dijamin Menghipnotis

Selasa, 15 Mei 2018 09:52
Instagram
Embung Nglanggeran.

OBYEK wisata di Yogyakarta seakan tidak pernah habis untuk dikunjungi. Terlebih, ada beberapa warga yang memang bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk memunculkan obyek wisata baru. Salah satu obyek wisata baru yang tengah populer adalah Embung Nglanggeran.

Telaga buatan ini terletak di pinggang Gunung Api Purba Nglanggeran, Dusun Nglanggeran Wetan, Patuk, Gunungkidul. Dulunya telaga ini merupakan bukit yang kemudian bagian atasnya dipotong untuk dijadikan tempat penampungan air. Air biasanya digunakan untuk mengairi perkebunan petani saat musim kemarau.

Lalu pada Februari 2013, Sri Sultan Hamengku Buwono X meresmikan tempat penampungan air tersebut dan selanjutnya menjadi obyek wisata. Begitu dibuka, Embung Nglanggeran langsung membuat masyarakat merasa penasaran sehingga tertarik untuk berkunjung. Maka tak heran bila sekarang obyek wisata tersebut ramai dikunjungi.

Salah satu daya pikat telaga buatan ini adalah lokasinya yang unik dan pemandangan yang sangat mempesona, walaupun hanya bisa sekadar melihat jernihnya air ditambah dengan suasana yang tenang akan semakin syahdu menjelang matahari terbenam.

Perpaduan sinar matahari senja dengan perbukitan hijau mampu menghipnotis mata siapapun yang memandangnya. Pemandangan itu juga akan terefleksi di permukaan air. Maka dari itu, waktu terbaik untuk mengunjungi telaga buatan ini adalah sore hari.

Walau begitu, wisatawan bisa datang dari siang karena di sekitar telaga terdapat gazebo yang bisa digunakan untuk bersantai. Selain itu wisatawan juga bisa mengabadikan beberapa foto dengan latar belakang perbukitan hijau. Tapi ingat, jangan mencoba berenang apalagi menyemplungkan sesuatu ke dalam telaga.

Untuk menuju Embung Nglanggeran, wisatawan bisa mengambil rute menuju Jalan Wonosari dan melanjutkan perjalanan ke daerah Piyunga. Kemudian ambil arah menuju Bukit Patuk/Hargodumilah atau "Bukit Bintang", tiba di perempatan belok ke kiri dan menuju Desa Ngoro-Oro.

Sesampainya di pertigaan setelah UPT Puskesmas Patuk II belok ke kanan dan terus ikuti papan penunjuk jalan menuju Kebun Buah Nglanggeran. Dari situ obyek wisata sudah semakin dekat, namun wisatawan harus mendaki puluhan anak tangga terlebih dahulu. Meskipun lelah, tapi semua perjalanan itu akan terbayar sesampainya di atas bukit.

(okezone.com)

Traveler
Berita Terkait
  • Selasa, 23 Jun 2026 16:43

    Menjaga Warisan Leluhur, Dirjend Perhutanan Sosial Kunjungi Hutan Adat Imbo Putui Kenegerian Petapahan

    PETAPAHAN-Pada Minggu, 21 Juni 2026, Hutan Adat Imbo Putui Kenegerian Petapahan menerima kunjungan Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan, Ibu Catur Endah Prasetiani, S.Si., M.T., b

  • Selasa, 23 Jun 2026 16:30

    Kapolres Rohil Pimpin Apel Siaga, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla

    BALAIJAYA-Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., memimpin Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bersama PT Salim Ivomas Pratama Tbk dan Pemerintah Kabupaten

  • Selasa, 23 Jun 2026 16:14

    PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tebar Kepedulian bagi Anak-anak Kurang Mampu dan Lansia Dhuafa

    PEKANBARU - Persatuan Wanita Patra (PWP) Tingkat Wilayah PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 dengan menghadirkan inisiatif dan k

  • Selasa, 23 Jun 2026 15:30

    Petani Rambahan Logas Tanah Darat Kuansing Sukses Sulap Hutan Kemasyarakatan Jadi Sumber ‘Cuan’ Lewat Agroforestri

    PEKANBARU - Kelompok Usaha Perhutanan Sosial di Desa Rambahan, Logas Tanah Darat, Kuantan Singingi, Riau terbukti sukses memaksimalkan program Hutan Kemasyarakatan untuk mendongkrak ekonomi warga sete

  • Selasa, 23 Jun 2026 14:43

    Pelarian Panjang DPO Sabu 15 Kg Bengkalis Berakhir di Tangan Polisi

    BENGKALIS - Pelarian panjang seorang buronan kasus narkotika kelas kakap di Provinsi Riau akhirnya terhenti. Pria berinisial A (48) yang telah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) selama hampir tiga t

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.