Travel
Paling Dingin di Dunia, Masjid Ini Suhunya di Bawah Minus 50 Derajat
Selasa, 07 Jun 2016 11:37
MASJID di dunia memiliki ciri khas tersendiri, pernahkah merasakan Masjid terdingin sedunia? Masjid ini memiliki suhu dibawah 50 derajat celcius.
Yups, itulah Masjid The Nurd Kamal. Masjid ini berada di Rusia tepatnya di Kota Norlisk. Masjid ini dikenal bukan karena kemegahan bangunannya ataupun bentuk kaligrafinya, namun dikenal karena suhu dingin yang luar biasa.
Dilansir Reuters, Selasa (7/6/2016) rasa dingin di Masjid ini kian terasa dimana angin selalu bertiup dengan kencang, bahkan bunyi salju kian mewarnai atap dari Masjid tersebut. Suhu dingin ini kian meningkat kala datangnya musim dingin.
Selain itu, mengenal nama Norlisk tentu sangat asing di telinga travellers. Dimana, Kota ini berada paling utara di Rusia.
Selain itu, daerah ini masuk dalam kawasan Krasnoyarsk Krai, di antara Sungai Yenisey dan semenanjung Taymyr. Norilsk pun bukan kota wisata.
Di Norlisk itu sendiri diperkirakan memiliki rumah bagi sekira 50.000 beragama Muslim. Jumlah ini hanya dibawah seperempat dari penduduk di wilayah Rusia yakni sekira 210.000.
Sebagian besar di Kota ini dipenuhi warga Azerbaijan dan Republik Rusia Dagestan yang bekerja sebagai pedagang atau pekerja bangunan.
Seiringnya waktu, kian tahun populasi di kota ini semakin mengecil. Pasalnya, Norilsk sendiri membatasi akses bagi orang asing.
"Banyak orang yang mulai meninggalkan Kota Norlisk," ucap Sidikov, warga Uzbek yang lahir dan dibesarkan di Kyrgyzstan.
Norilsk yang baru ditempati penduduk sekitar tahun 1930-an sebenarnya adalah kota tambang. Logam, menjadi hasil tambang yang melimpah di sana. Maka tak heran, banyak pabrik-pabrik yang menjulang tinggi.
Nah, untuk Masjid tersebut berada di lokasi di pinggiran kota yang menghadap Danau Dolgoye. Masjidnya, dibangun pada tahun 1998 oleh Mukhtad Bekmeyev yang berasal dari Suku Tartar.
Masjidnya begitu indah dan terlihat mencolok dari bangunan yang lain. Dindingnya berwarna hijau, dengan kubah yang dilapisi warna emas.
Di dekatnya, menjulang menara yang tampilan warnanya sama dengan masjidnya. Bangunan masjidnya, terdiri dari tiga lantai.
Menurut Sidikov, Masjid ini baru dibuka tahun 1998 yang dibangun Mukhtad Bekmeyev seorang etnis Tatar dan warga Norlisk asli tinggal di Kota Laut Hitam Sochi jaraknya 4.000 km.
Menyusutnya populasi di Norlisk yang turun sekira 5.000 orang setiap tahun seakan tak membuat Sidikov patah arang untuk tetap mengabadikan dirinya untuk menjaga Masjid tersebut.
Bahkan, dirinya tetap membuka tangan terbuka untuk mengajarkan siapapun yang ingin belajar Al-Quran. Hingga kini, jumlahnya sudah 500 sampai 600 orang yang ingin belajar Islam. (okezone.com)
5 Tips Packing Mudik Lebaran agar Praktis dan Tidak Ribet
JAKARTA - Mudik saat Lebaran menjadi tradisi yang sangat dinantikan banyak orang di Indonesia. Perjalanan pulang kampung sering kali memakan waktu cukup lama, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun
Wisatawan Padati Malioboro, Pergerakan Capai Ratusan Ribu Orang
Kawasan Malioboro kembali dipadati wisatawan setelah sempat sepi akibat gelombang aksi demonstrasi pekan lalu. Data terbaru menunjukkan pergerakan manusia di kawasan wisata ikonik Yogyakarta ini kemba
Long Weekend! Taman Margasatwa Ragunan Targetkan 70 Ribu Pengunjung
Sebanyak 19.381 wisatawan mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada libur nasional Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Jumlah ini meningkat dibandin
Kunjungan Fans Harry Potter Membludak, Bikin Warlok Geram
Meningkatnya jumlah wisatawan penggemar Harry Potter yang berbondong-bondong datang ke Glenfinnan Viaduct, Skotlandia, membuat warga lokal semakin geram.Jembatan ikonik yang terkenal sebagai lokasi sy
Menikmati Wisata Seru Interaksi dengan Hiu di Karimunjawa
Destinasi wisata penangkaran hiu sirip hitam (Selachimorpha) di Pulau Menjangan Kecil, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan yang suka menguji