Rabu, 24 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Puncak Widosari Suguhkan Panorama Merapi, Merbabu dan Pantai Selatan

Travel

Puncak Widosari Suguhkan Panorama Merapi, Merbabu dan Pantai Selatan

Kamis, 22 Feb 2018 13:40

KULON PROGO - Warga Dusun Tritis, Desa Ngargosari, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengembangkan destinasi wisata alternatif Puncak Widosari yang berada di atas ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut.

Wakil Ketua Pokdarwis Argobinangun Desa Ngargosari, Warih Triyanto mengatakan Puncak Widosari menyuguhkan keindahan alam. Pemandangan di tempat ini lengkap, pagi dapat matahari terbit dan sore matahari terbenam, melihat Yogyakarta, Magelang, Purworejo, Gunung Merapi dan Merbabu serta ombak pantai selatan terlihat jelas.

"Hal ini yang menjadi pembeda dengan objek wisata di kawasan Bukit Menoreh," kata Warih.

Ia mengatakan Puncak Widosari dikelilingi pepohonan dan kebun teh yang hijau. Puncak Widosari mulai dirintis sejak 2012. Awal perkembangan, jalan menuju puncak baru berupa jalan tanah dengan pagar bambu untuk pengaman.

Kemudian, pada 2017, Puncak Widosari berbenah dengan digarap serius warga, Pokdarwis dan Karang Taruna yang didukung Dinas Pariwisata Kulon Progo Tingkat kunjungan wisata pun mulai melonjak, mereka datang tidak hanya dari Kulon Progo, melainkan juga dari sejumlah daerah di Jateng dan DIY.

"Pada Sabtu dan Minggu, jumlah pengunjung bisa mencapai 500 orang. Jumlah ini sangat tinggi dibanding saat awal dirintis," katanya.

Menurutnya, pegelola memang belum banyak melakukan promosi, sejauh ini keindahan puncak Widosari justru lebih banyak tersiar dari para pengujung yang berfoto selfie dan disebar melalui media sosial.

"Dari sini ke kebun teh juga tidak jauh, hanya sekitar tiga kilometer untuk ke kebun teh Tritis dan Ngilinggo, mau ke Pucak Suroloyo juga hanya empat kilometer," katanya.

Potensi lain yang akan digarap yakni seni budaya dan kuliner. Kuliner khas yakni teh sangrai, nasi jagung, sayur buntil dan gorengan teri. Kuliner tersebut bisa dipesan jika datang bersama-sama. Kesenian lokal juga banyak, salah satunya yakni tari Bangilun semacam tarian sambutan kepada tamu. "Ada juga topeng ireng, rebana, hadrah, dan pencak silat," katanya.

Staf Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo Retno Raharjo mengatakan objek wisata Puncak Widosari mulai dikembangkan 2017 dengan harapan bisa jadi daya tarik wisata baru di Kulon Progo, termasuk untuk menambah spot kawasan Ngliggo-Tritis.

"Di sini, kami kembangkan spot dari jalan masuk ada beberapa spot yang dikembangkan. Kami juga berencana untuk merintis kopi Tritis agar bisa lebih meningkatkan perekonomian masyarakat dengan potensi wisata yang ada," katanya.

(okezone.com)

Traveler
Berita Terkait
  • Rabu, 24 Jun 2026 18:35

    Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama

    Mimika-Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, hadir dan mengawal langsung prosesi perdamaian perang suku yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Dandi

  • Rabu, 24 Jun 2026 17:36

    Kodim 1714/PJ dan Polri Berikan Dukungan Penuh Bersama Pemda Kab. Puncak Jaya Dalam Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2024

    Puncak Jaya-Bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, telah dilaksanakan kegiatan Pembagian dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengang

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:41

    Berkacamata Hitam dan Masker, Aliansi Rakyat Sulsel Demo Dukung MBG Dilanjutkan

    Sejumlah emak-emak yang masuk dalam pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut berpartisipasi dalam aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Rakyat Sulsel untuk mendukung program Makanan Berg

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:29

    Duduk Perkara Warga di Labuhanbatu Utara Tewas Dianiaya Usai Dituding Curi Sawit

    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatra Utara mengungkap kronologi kematian Luis David Hutabarat (32), warga Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, yang diduga mengalami p

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:04

    Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 131,5 Triliun

    Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat telah menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 131,5 triliun melalui penanganan perkara tindak pidana khusus sepanjang periode 2020 hingga 2026.J

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.