Travel
Sederet Hal Menarik dari Masjid Kubah Emas, Nomor 4 Anda Percaya?
Sabtu, 30 Mar 2019 09:08
HAJJAH Dian Djuriah (70), pendiri Masjid Kubah Emas meninggal dunia dan dimakamkan hari ini. Keberadaan masjid yang bernama asli Masjid Dian Al Mahri itu pun hingga kini masih terus terus membuat banyak orang berdecak kagum.
Masjid Kubah Emas adalah sebuah masjid yang dibangun di tepi Jalan Raya Meruyung, Limo, Depok. Selain menjadi tempat untuk menunaikan ibadah bagi umat muslim sehari-hari, masjid ini juga menjadi kawasan wisata yang menarik perhatian banyak orang.
Banyak orang sekitar atau bahkan dari luar daerah melakukan wisata ziarah atau sekadar ingin merasakan shalat di masjid yang kokoh dan indah di Kota Depok, Jawa Barat ini. Apalagi posisi sangat strategis yakni berada di antara perbatasan Jawa Barat dan Provinsi Banten atau tepatnya di Kota Tangerang Selatan.
Yuk ketahui lagi hal-hal unik terkait Masjid Kubah Emas, dari yang fakta hingga berhembus kabar mistis yang menyelimuti pembangunan masjid tersebut.
1. Disebut Masjid termegah di Asia Tenggara
Kita patut berbangga, karena masjid ini disebut sebagai masjid termegah di Asia Tenggara. Bagaimana tidak, menurut Wikipedia, masjid ini berdiri di lahas seluas 50 hektare. Sementara bangunan masjid menempati luas area sebesar 60 x 120 meter atau sekitar 8000 meter persegi.
Karena luasnya, masjid dapat menampung sekira 20.000 jemaah.
2. Kubah terbuat dari Emas
Ini yang membuat masjid Dian Al Mahri cepat menjadi kesohor sejak diresmikan pada 31 Desember 2016. Ya karena kubah-kubahnya terbuat dari emas. Masjid Kubah Emas memiliki 5 kubah, satu kubah utama dan empat kubah kecil. Jika Anda melihat kubah utama, maka Anda akan teringat dengan kubah pada bangunan bersejarah India yakni Taj Mahal, karena memang bentuknya mirip.
Kubah utama memiliki tinggi 25 meter sementara kubah-kubah kecil setinggi 8 meter.
3. Arsitektur bagian dalam masjid
Masjid yang arsitekturnya bergaya Timur Tengah ini memiliki lampu gantung di bagian dalam yang didatangkan langsung dari Italia seberat 8 ton.
Relief hiasan di atas tempat imam juga terbuat dari emas 18 karat. Begitu juga pagar di lantai dua dan hiasan kaligrafi di langit-langit masjid. Sedangkan mahkota pilar masjid yang berjumlah 168 buah berlapis bahan prado atau sisa emas.
Sementara bagian interiornya, masjid memilikipilar-pilar kokoh yang menjulang tinggi untuk memberikan kesan yang agung.
Warna monokrom mendominasi ruang masjid dengan unsur utama warna krem, untuk memberi karakter ruang yang tenang dan hangat. Materialnya terbuat dari bahan marmer yang diimpor dari Turki dan Italia. Di tengah ruang, tergantung lampu yang terbuat dari kuningan berlapis emas seberat 2,7 ton, yang pengerjaannya digarap ahli dari Italia.
Di balik kemegahannya, ada misteri yang menyelimuti Masjid Kubah Emas ini. Beberapa orang pernah bercerita tentang keanehan yang mereka rasakan tentang masjid ini. Bukan hanya dari kubahnya yang terbuat dari emas, tapi ada hal lain seperti proses pembangunan masjid ini yang tidak pernah diketahui warga sekitar.
Desas-desus ini sempat ramai diperbincangkan oleh para pengunjung, dimana mereka mendengar bahwa konon katanya, masjid Kubah Emas ini muncul secara tiba-tiba. Bahkan, tidak ada satu pun masyarakat yang tinggal di sekitar daerah Meruyung tahu, kapan masjid ini dibangun. Walaupun data-data menuliskan masjid dibangun sejak 2001, masyarakat Meruyung pun tak tahu siapa yang mengerjakannya.
Dikatakan bahwa kemunculan yang misterius ini, membuat masyarakat disekitar kawasan Kubah Emas mulai membuat asumsi-asumsi di luar nalar. Menurut gosipnya, perihal ketidaktahuan masyarakat membuat mereka percaya bahwa pekerja yang mengerjakan masjid Kubah Emas ini adalah pekerja yang sama dengan yang mengerjakan Candi Borobudur dan Candi Loro Jonggrang, alias bangsa Jin!
Tetapi untuk menanggapi misteri ini, sebagian masyarakat dan
pengunjung lain percaya bahwa masyarakat yang tinggal disekitar kawasan
masjid Kubah Emas kemungkinan besar tidak memperhatikan sewaktu masjid
ini dibangun, karena memang keberadaannya saat dibangun tertutup oleh
pagar seng, dan juga letak masjid yang agak jauh dari jalan raya.
5. Jenazah pemilik Masjid Kubah Emas dimakamkan di halaman masjid
Nah ini merupakan fakta yang paling baru dari keberadaan Masjid Kubah Emas ini. Di mana sang pemilik Hajjah Dian Djuriah Rais binti H Muhammad Rais dimakamkankan di halaman mesjid. Jenazah sebelumnya pun dishalatkan di Masjid Kubah Emas sekira pukul 12.45 WIB.
Jadi, bagaimana nih menurut kalian? Apakah ini hanya sekadar misteri (takhayul) yang dibuat-buat oleh masyarakat dan pengunjung?
Lebih baik, nikmati saja keindahannya dan manfaatkan keberadaanya dengan baik, tanpa berpikir yang aneh-aneh, ya!
Sumber: okezone.com
Liquid Narkoba Beredar di Pekanbaru, dr. Nining: Jangan Pernah Mencoba Kalau Tidak Mau Kecanduan
Jangan pernah mencoba, sebab isi pod getar bukan seperti vape yang isinya hanya sekadar nikotin.Tapi pod getar ini memang dikaitkan dengan zat yang isi di dalamnya itu adalah mengandung etomidat.Sekar
Antusias Warga dan Personel Polling Dukung Tim Jagoan,
PEKANBARU - Antuasias Piala Dunia 2026 tampak di seluruh Polsek Polres Dumai, Sabtu (13/6/2026).Bersama dengan warga, semangat perhelatan sepakbola dunia empat tahunan tersebut begitu terasa lewat keg
KPK Sita Dokumen Penting Terkait Kasus Suap Pengadaan di Muara Enim
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penyitaan sejumlah dokumen penting terkait proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Tindakan ini merupakan bag
Blak-blakan Dirut Pertamina Ungkap Alasan Penyesuaian Harga Pertamax, Pastikan BBM Subsidi Tak Naik
Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri mengatakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dipastikan tidak mengalami kenaikan. Hal ini dikatakan untuk memberikan kepastian mengenai nasi
Kasus Pencurian Ringan dan Revisi KTP Selesai Cepat Lewat Sidang Keliling di Kandis Siak
SIAK - Sebanyak delapan perkara hukum berhasil diselesaikan dalam satu hari melalui program sidang keliling yang dilaksanakan oleh Pengadilan Negeri Siak. Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Camat Kand