Travel
Selamat Ulang Tahun Jakarta! Ini Deretan Bangunan Bersejarah di Ibu Kota
Jumat, 22 Jun 2018 09:12
HARI ini, Jumat 22 Juni 2018 ibu kota kita tercinta, DKI Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya yang ke-491. Jakarta dengan segala serba-serbinya, baik itu kelebihan maupun kekurangan tentu punya tempat tersendiri di hati para penduduknya.
Mendengar nama kota Jakarta, tidak bisa disangkal perkara soal kemacetan memang jadi imej yang sudah terlanjur melekat. Padahal di dalamnya, Jakarta sebagai sebuah kota juga menyimpan banyak sejarah, salah satu contohnya adalah bangunan.
Berusia hampir 500 tahun, Jakarta tentu menjadi saksi bisu perubahan kebudayaan yang terjadi dari masa ke masa. Meski demikian, masih ada peninggalan-peninggalan bangunan tua di Jakarta.
Nah, tidak ada salahnya kan untuk mengetahui apa-apa saja bangunan bersejarah di kota ini? Berikut pemaparan singkatnya.
1. Monumen Nasional
Monumen Nasional atau Monas, memiliki tinggi kurang lebih 132 meter. Monumen ini, dibangun sebagai simbol peringatan dalam rangka mengenang perjuangan rakyat Indonesia meraih kemerdekaan dari penjajah pemerintah kolonial Hindia-Belanda.
Monumen ini dibangun sejak 17 Agustus 1961, di bawah titah
presiden Soekarno kala itu, hingga akhirnya bisa dibuka untuk khalayak
umum pada 12 Juli 1975.
2. Gudang VOC
Kabarnya, gudang VOC yang dibangun pada 1628 ini punya sejarah panjang di dalamnya. Dulu bangunan ini pernah berfungsi sebagai kantor pusat kegiatan perusahaan dagang Hindia Belanda.
Tidak hanya sebagai kantor pusat kegiatan dagang, bangunan ini juga
difungsikan untuk tempat menyimpan dan memperbaiki kapal-kapal besar
yang akan berlayar ke perairan terbuka selama berbulan-bulan atau bahkan
tahunan. Gedung VOC disebutkan jadi salah satu bandar paling penting
di Asia.
3. Gedung Kesenian Jakarta
Bangunan tua peninggalan Belanda yang didominasi cat warna putih ini, dibangun pada 1821 dengan tema neo-renaisance di bawah pengawasan arsitek perwira VOC, Mayor Schultze.
Seperti namanya, gedung ini berfungsi sebagai gedung pertunjukan
untuk menunjukkan karya-karya dari para seniman Tanah Air. Mulai dari
seni teater, seni drama, seni film, sastra, dan lain-lain. Gedung
kesenian Jakarta ini sendiri terletak di Jl. Gedung Kesenian No.1, DKI
Jakarta.
4. Museum Tekstil
Siapa sangka ternyata bangunan yang sekarang digunakan sebagai museum tekstil ini dulunya adalah rumah tempat tinggal dari seorang warga Prancis. Namun, setelah berganti kepemilikan dan fungsi, bangunan yang didirikan di abad ke-19 ini diketahui akhirnya digunakan sebagai museum tekstil pada 28 Juni 1976.
Lokasinya sendiri berada di Jl. KS Tubun No.4. Cocok didatangi Anda yang senang dengan kegiatan berbau dengan tekstil. Mulai dari membatik, merawat kain, hingga mempelajari teknik pewarnaan alam pada kain.
Selain sembari menikmati sederet koleksi yang berhubungan dengan
proses pembuatan tekstil seperti alat pemintal benang, alat tenun,
kain tenun, kain dari kulit kayu dan kulit binatang.
5. Gedung Arsip Nasional
Sama halnya seperti bangunan museum tekstil, bangunan gedung arsip nasional yang kita kenal sekarang ini juga pada abad ke-18 merupakan sebuah rumah alias tempat tinggal gubernur jenderal VOC Reinier de Klerk ( 1777 – 1780). Di tahun 1992, bangunan bersejarah ini mengalami renovasi, dan akhirnya resmi jadi salah satu cagar budaya nasional.
Walau mengalami proses renovasi, namun gaya arsitektur serta perabotan di dalamnya dikatakan tetap dipertahankan seperti aslinya. Kini, bekas rumah jenderal VOC yang beralamat di Jl. Gajah Mada No. 111 ini bukan cuma digunakan sebagai museum tapi juga biasa dimanfaatkan untuk tempat berbagai acara ataupun pameran.
(okezone.com)
Traveler
Prabowo Gandeng Imperial College London untuk Perkuat Pendidikan, Bakal Bangun 10 Kampus Kedokteran di Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Imperial College bersama Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto di Istana Negara, Jakarta, Senin (22/6) sore. Pertemuan i
Wako Pekanbaru Agung Nugroho Sebut Salah Satu Faktor Kenaikan PAD Pekanbaru Karena MBG
PEKANBARU- Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu faktor yang turut mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru. Hal ter
Kasus Pembacokan 'Cinta Ditolak' Mahasiswi UIN Suska Riau Segera Disidangkan
PEKANBARU - Perkara pembacokan terhadap mahasiswi UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, Faradilla Ayu Pramesti (23), segera memasuki babak persidangan. Berkas perkara dengan tersangka Raihan Mufa
Riau Siapkan Aturan Baru Perlindungan Anak, Ancaman Digital Jadi Sorotan
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mempercepat penguatan sistem perlindungan anak melalui pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perlindungan Anak.Regulasi baru ini disiapkan unt
MBG Disebut Ringankan APBD Riau Biayai Konsumsi Tujuh Boarding School Milik Pemprov
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mendukung positif program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digalakkan Pemerintah Pusat. Hal ini dikarenakan dengan Program MBG Pemerintah Provinsi Riau berhasil men