Travel
Setelah Kalibiru, Ada Air Terjun Kedung Pedut yang Makin Hits
Jumat, 19 Jan 2018 13:35
Kepala Desa Kembang, Sarijo kepada Liputan6.com akhir pekan lalu mengaku, sudah banyak tamu mancanegara yang datang ingin merasakan kesegaran air terjun Kedung Pedut. Bahkan tak jarang di antaranya yang bermalam di desa tersebut.
"Tamu Thailand Turki malah bermalam di sini. Malaysia gudangnya, paling banyak. China juga banyak, Amerika. Nginep di sini," ujarnya.
Sarijo mengatakan, suasana yang masih sangat alami menjadi alasan utama mengapa destinasi wisata air terjun ini makin digemari wisman.
"Cuaca juga mendukung di sini. Alamnya alami tidak banyak rekayasa buatan. Bambu jadi tangga buatan. Spot foto dari kayu mereka bilang masih alami," ujar Sarijo.
Keindahan Alam yang Terjaga
Melihat potensi yang masih alami ini warga desa sepakat untuk tidak banyak merekayasa. Sehingga pengunjung benar-benar mendapatkan sensasi wisata alam yang masih "perawan".
"Alaminya terjaga sehingga menegaskan kebersihan paling penting. Pengelola lihat plastik langsung diambil. Kita sampai dapat predikat nomor satu juara kebersihan se-Kulonprogo," kata Sarijo menambahkan.
Tak hanya itu, keindahan alam yang terus terjaga membuat habitat di sekitarnya juga merasa aman dan terjaga. Berbagai spesies asli di alam sekitar juga mudah ditemui, mulai dari burung, capung, hingga kupu-kupu."Khas sini ada burung jenggot lalu serpu terus sulingan. Ada aturan gak boleh nembak ada perdesnya," ujar Sarijo.
Murah Meriah
Wisatawan yang masuk menikmati suasana Kedung Pedut dapat memilih beberapa spot untuk berfoto. Ada grojogan kedung bantal spot foto kapal pedut, kedung merak untuk mandi air.
"Buat loncat kedung merak. Grojogan kedung pedut dibawahnya kolam buatan untuk mandi. Bawahnya palau kecil dinamakan gazebo pulau kecil. Bawahnya untuk telusur sungai. Ada dua pilihan, panjang 1 kilometer dan short 500 meter," ujarnya.
Pengunjung di Kedung Pedut bisa menikmati suasana alam yang memesona itu hanya dengan membayar tiket masuk Rp6000. Pengunjung bisa menikmati berbagai spot itu mulai dari pukul 08.00 pagi hingga 17.00 sore.
(liputan6.com)
5 Tips Packing Mudik Lebaran agar Praktis dan Tidak Ribet
JAKARTA - Mudik saat Lebaran menjadi tradisi yang sangat dinantikan banyak orang di Indonesia. Perjalanan pulang kampung sering kali memakan waktu cukup lama, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun
Wisatawan Padati Malioboro, Pergerakan Capai Ratusan Ribu Orang
Kawasan Malioboro kembali dipadati wisatawan setelah sempat sepi akibat gelombang aksi demonstrasi pekan lalu. Data terbaru menunjukkan pergerakan manusia di kawasan wisata ikonik Yogyakarta ini kemba
Long Weekend! Taman Margasatwa Ragunan Targetkan 70 Ribu Pengunjung
Sebanyak 19.381 wisatawan mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada libur nasional Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Jumlah ini meningkat dibandin
Kunjungan Fans Harry Potter Membludak, Bikin Warlok Geram
Meningkatnya jumlah wisatawan penggemar Harry Potter yang berbondong-bondong datang ke Glenfinnan Viaduct, Skotlandia, membuat warga lokal semakin geram.Jembatan ikonik yang terkenal sebagai lokasi sy
Menikmati Wisata Seru Interaksi dengan Hiu di Karimunjawa
Destinasi wisata penangkaran hiu sirip hitam (Selachimorpha) di Pulau Menjangan Kecil, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan yang suka menguji
:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1834574/original/053447800_1516164031-Screenshot_2018-01-17-11-07-49-817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1834575/original/052681700_1516164262-IMG20180114133809.jpg)