Travel
Surga Kecil Raja Ampat yang Penuh Petualangan
Kamis, 12 Apr 2018 14:05
#TiketKemanapun membawa saya
dan Andromeda Naholo untuk mengeksplore surga di timur Indonesia
tersebut bersama detikTravel dan Tiket.com. Akhirnya mimpi saya menjadi
nyata, melihat keindahan Raja Ampat dengan mata kepala sendiri.
Perjalanan
udara, laut, sampai darat yang kami tempuh hampir selama 8 jam ini
seperti pemanasan untuk petualangan mengeksplore Raja Ampat yang
sesungguhnya.
Speed boat menjadi transportasi utama untuk
mengeksplore Raja Ampat. Dengan jarak tempuh kurang lebih 1 jam
perjalanan, kami sudah sampai di beberapa spot snorkeling yang tidak
diragukan lagi keindahannya yaitu Mioskon dan Firwen Wall.
Setelah
memakai masker, snorkel, dan fin kami langsung menceburkan diri ke laut
dan berenang di bawah teriknya matahari. Mioskon menawarkan spor
snorkeling di tengah laut, sedangkan Firwen Wall menawarkan spot
snorkeling di sisi tebing karang yang keduanya pun memiliki pemandangan
bawah laut yang sangat indah.
Perjalanan berikutnya, kami memilih
untuk duduk di atas speed boat. Dari kejauhan sudah terlihat pantai
dengan gradasi warna biru, tosca, dan bening, pantai ini bernama Firwen.
Kami turun dari kapal dengan berlari, tujuannya ke arah ayunan
yang tergantung di bawah pohon besar yang sangat rindang. Selain ayunan,
disana juga ada seutas tali yang dipakai tour guide kami untuk atraksi
berayun dari atas pohon seperti tarzan. Pisang goreng dengan sambal pun
menemani kami beristirahat sejenak disana.
Selanjutnya, Pasir
Timbul di tengah laut dan keramahan warga desa Yenbuba menutup
perjalanan kami di hari itu. Di Yenbuba, tour guide kami menghibur
dengan MOP Papua sampai kami tertawa terbahak-bahak. MOP Papua adalah
semacam bercandaan atau lawakan yang dilontarkan oleh orang Papua dan
dengan bahasa daerah disana dengan tujuan membuat orang tertawa atau
menghibur.
Destinasi di hari berikutnya adalah Wayag. Semua orang
pasti tahu Wayag, icon Raja Ampat yang pamornya sampai ke Mancanegara.
Ternyata dibalik keindahan foto-foto yang bertebaran di dunia maya,
perjuangan untuk sampai puncaknya sangat tidak mudah.
Perjalanan
ditempuh lebih dari 3 jam dari Waisai, dan berlabuh di tepi tebing
karang yang ternyata adalah trek untuk naik ke puncak Wayag.
Pijakan
kami adalah karang yang cukup tajam, dengan kemiringan lebih dari 45
derajat. Lebih mirip climbing disini, meskipun sempat beberapa kali
melewati jalan landai dengan pijakan tanah.
Untuk naik kesana,
usahakan memakai sendal gunung atau sepatu yang tidak licin. Kurang
lebih sekitar 40 menit, akhirnya lelah kami dibayar lunas dengan
pemandangan yang luar biasa di Puncak Wayag. Semua sisi Wayag
menakjubkan dengan panorama laut dan tebing-tebing karang. Harus sangat
berhati-hati disana, karena tempatnya tidak terlalu luas dan langsung
jurang.
Selain Wayag, Raja Ampat juga memiliki tempat dengan view
serupa tapi tak sama yaitu Piaynemo dan Telaga Bintang. Piaynemo
menyuguhkan pemandangan yang satu tipe dengan Wayag, tetapi perjalanan
untuk menuju puncaknya sangat berbanding terbalik.
Untuk
mencapai puncak Piaynemo, kita tinggal melewati jalan dan anak tangga
yang sudah dibuat dari kayu. Yang membuat saya berdecak kagum,
pohon-pohon yang menghalangi jalan tidak ditebang tetapi dibuatkan
lubang khusus untuk mereka tetap hidup.
Sebuah potret yang
mencerminkan bagaimana mereka sangat menghargai alam. Sedangkan Telaga
Bintang memiliki trek yang hampir sama dengan Wayag, tetapi jarang
tempuhnya hanya 1/3 Wayag. Ternyata nama Telaga Bintang dibuat karena
dari puncaknya kita bisa melihat laut yang dibatasi oleh beberapa tebing
karang membentuk sebuah bintang. Cantik!
Keekstriman di Raja
Ampat belum habis. Setelah menginjakan kaki di Puncak Wayag, kami
langsung menuju ke sebuah pulau yang juga menjadi Pos Keamanan di Wayag
untuk berenang bersama hiu. Kami memberi makan hiu sambil berenang
dengan menggunakan masker dan snorkel, hiu-hiu itu pun berada sangat
dekat dengan kami.
Menurut tour guide kami, hiu-hiu itu masih
bayi tetapi ukurannya sudah cukup besar. Meskipun jinak, kami tetap
harus berhati-hati ketika memberi makan dan untuk wanita yang sedang
menstruasi tidak boleh berenang disana.
Pulang dari sana, ombak
dilautan sempat tidak bersahabat. Gelombangnya cukup tinggi dan
perjalanannya pun masih jauh. Kami pikir itu salah satu pengalaman yang
menarik, berpetualang di lautan. Untungnya kami berhasil bekerja sama
melalui situasi itu dan kami menghadapinya dengan tenang.
Ternyata
destinasi liburan ini tak hanya menyuguhkan keindahan alam, tapi juga
menyuguhkan banyak pelajaran hidup. Tentang kejujuran, totalitas, saling
menghargai, dan bagaimana menyelaraskan diri dengan alam.
Raja
Ampat merupakan contoh nyata sinergi yang kuat antara masyarakat, pelaku
pariwisata, dan tempat wisata. Tidak ada sampah berserakan disana,
tidak ada berita kejahatan selama saya disana.
Dari pengalaman
saya selama 3 hari mengeksplore Raja Ampat, saya sadar bahwa wisata
kelas dunia ini merupakan surga bagi penggila petualangan. Setiap
kegiatan disana membutuhkan keberanian dan effort yang lebih, semua
keindahannya harus dicapai dengan usaha keras.
Duduk di atap
speed boat, berenang di bawah terik matahari, kulit yang terbakar,
meniti karang untuk sampai ke puncak Wayag, ombak besar, berenang
bersama hiu, berjam-jam dalam kapal, adalah hal-hal yang pasti akan
digilai oleh para petualang. Bukankah begitu?
Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat
PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl
Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad
Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban
Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik
Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka
Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait
Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta
SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut