Travel
Tak Hanya Seba Baduy, Objek Wisata Populer di Banten Ini Wajib Dikunjungi
Selasa, 17 Apr 2018 13:42
SERANG - Pemerintah Provinsi Banten akan menggelar prosesi budaya Seba Baduy pada 20 sampai 22 April 2018 di Kota Serang, sekaligus sebagai ajang mempromosikan destinasi wisata lainnya di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata Banten Eneng Nurcahyati di Serang, mengatakan, Seba Baduy tahun ini tidak akan kalah istimewa dengan tahun-tahun sebelumnya. Tidak hanya even Seba saja yang bisa dinikmati, potensi alam Banten dan wisata sejarahnya menjadi paket lengkap bagi wisatawan ketika turut serta dalam prosesi budaya tahunan masyarakat adat Baduy tersebut.
"Potensi pariwisata Provinsi Banten sangatlah besar dan lengkap. Baik wisata bahari, wisata alam hingga wisata sejarah yang dibalut dengan budaya yang sangat kaya. Dengan Festival Exciting Banten on Seba Baduy, kami akan mengangkat itu semua dan mengemasnya dengan baik," kata Eneng.
Menurut Eneng, Banten selama ini menjadi tujuan warga Jakarta untuk berwisata. Bukan hanya jaraknya yang dekat, tetapi juga pesonanya yang luar biasa.
Eneng mengatakan, Banten memiliki beberapa pantai yang menarik. Di antaranya Pantai Anyer, Pantai Carita, Pantai Karang Bolong, Pantai Sawarna, serta kawasan Tanjung Lesung.
"Deretan pantai ini selalu menjadi pilihan warga ibu kota untuk berwisata. Bahkan Pantai Sawarna merupakan salah satu spot favorit untuk berolahraga surfing karena ombaknya cukup baik," kata dia.
Eneng juga mengungkapkan bahwa Banten mempunyai beberapa pulau yang sangat cantik. Di antara pulau tersebut yakni Pulau Tunda dengan panoramanya yang rupawan, Pulau Sangiang yang begitu eksotis, atau Pulau Dua yang menjadi persinggahan burung-burung langka dari berbagai belahan dunia.
"Belum lagi, gunung api fenomenal yakni Gunung Anak Krakatau yang juga menjadi daya tarik tersendiri," kata dia.
Gunung yang juga menjadi bagian dari Provinsi Lampung itu, kata dia, pernah menghebohkan dunia dengan letusannya. "Letusan yang dirasakan diberbagai benua dan ikut mempengaruhi iklim dunia," kata Eneng.
Selain itu, kata dia, Provinsi Banten juga memilik Taman Nasional Ujung Kulon. Taman Nasional ini menjadi rumah terakhir bagi badak bercula satu yang sangat langka. Provinsi Banten juga memiliki banyak peninggalan cagar budaya masa lalu yang terhampar dari Tangerang Selatan hingga Banten Lama.
Peninggalan cagar budaya tersebut berupa situs sejarah yang telah menjadi bagian perkembangan budaya Banten sejak dahulu kala. Karena Banten merupakan salah satu kota pelabuhan tertua di Pulau Jawa.
"Ada Benteng Speelwijk, Keraton Kaibon, Masjid Agung Banten,
Vihara Avalokitesvara, Keraton Surosawan serta Museum Situs Purbakala
Kerajaan Banten," katanya.
(okezone.com)
Traveler
Menjaga Warisan Leluhur, Dirjend Perhutanan Sosial Kunjungi Hutan Adat Imbo Putui Kenegerian Petapahan
PETAPAHAN-Pada Minggu, 21 Juni 2026, Hutan Adat Imbo Putui Kenegerian Petapahan menerima kunjungan Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan, Ibu Catur Endah Prasetiani, S.Si., M.T., b
Kapolres Rohil Pimpin Apel Siaga, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla
BALAIJAYA-Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., memimpin Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bersama PT Salim Ivomas Pratama Tbk dan Pemerintah Kabupaten
PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tebar Kepedulian bagi Anak-anak Kurang Mampu dan Lansia Dhuafa
PEKANBARU - Persatuan Wanita Patra (PWP) Tingkat Wilayah PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 dengan menghadirkan inisiatif dan k
Petani Rambahan Logas Tanah Darat Kuansing Sukses Sulap Hutan Kemasyarakatan Jadi Sumber ‘Cuan’ Lewat Agroforestri
PEKANBARU - Kelompok Usaha Perhutanan Sosial di Desa Rambahan, Logas Tanah Darat, Kuantan Singingi, Riau terbukti sukses memaksimalkan program Hutan Kemasyarakatan untuk mendongkrak ekonomi warga sete
Pelarian Panjang DPO Sabu 15 Kg Bengkalis Berakhir di Tangan Polisi
BENGKALIS - Pelarian panjang seorang buronan kasus narkotika kelas kakap di Provinsi Riau akhirnya terhenti. Pria berinisial A (48) yang telah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) selama hampir tiga t