Rabu, 24 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Taman Sari & Sumur Gumuling, Pesona Peninggalan Budaya Jawa yang Memukau

Travel

Taman Sari & Sumur Gumuling, Pesona Peninggalan Budaya Jawa yang Memukau

Jumat, 30 Mar 2018 09:55
okezone.com
Taman Sari di Yogyakarta (Foto: Sabra Sathilla/Kontributor)

Sebagai kota budaya, pilihan wisata budaya di Yogyakarta seakan tak pernah habis. Meski banyak bermunculan tempat wisata baru, ikon-ikon wisata Jogja juga tak pernah sepi pengunjung. Salah satunya adalah taman sari. Bekas taman kerajaan Mataram ini sering dipuji turis sebagai situs budaya dan sejarah yang menakjubkan serta beraura peaceful.

Taman Sari terletak di sebelah selatan Kraton Yogyakarta. Ketika berkunjung ke Taman Sari beberapa waktu lalu, saya memilih berjalan kaki karena jaraknya hanya 2 kilometer dari kraton Yogyakarta. Untuk berkunjung perlu beli tiket Rp.5000 ribu per orang untuk turis domestik dan Rp.12.000 untuk turis asing.

Atraksi utama disini adalah tempat kolam dan taman yang dulunya merupakan tempat pemandian. Hanya kolam dan taman ini yang tersisa dari komplek taman sari yang sesungguhnya. Dibangun pada pertengahan abad ke-18 sebagai taman kerajaan, Taman Sari dulunya merupakan tempat bersantai sultan Jogja setelah mengalami banyak peperangan.

Taman Sari sebenarnya terdiri dari 59 bangunan yang terdiri dari masjid, ruang meditasi, kolam renang, dan 18 taman air serta paviliun yang dikelilingi danau buatan. Sayangnya perang Jawa, serangan Inggris serta gempa bumi membuat sebagian besar komplek hancur. Bekas reruntuhan taman sari telah berubah menjadi kampung penduduk.

Selain tempat pemandian, bagian yang tersisa dari Taman Sari adalah mushola bawah tanah yang bernama Sumur Gumuling. Untuk masuk ke Sumur Gumuling mesti masuk lewat pintu yang berbeda. Bagian dalam Sumur Gumuling yang berupa lorong luas sering mendapat pujian dari para turis sebagai tempat yang suasananya rileks dan beraura damai.

Baik tempat pemandian maupun Sumur Gumuling memiliki nuasa arsitektur campuran Jawa dan Eropa. Hal ini karena sebelum pembangunan dimulai, arsitek Taman Sari sempat berkunjung ke Batavia (Jakarta) dua kali untuk mempelajari arsitektur Eropa. Tak heran bila turis mancanegara mengagumi karya seni yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Hamengkubuwono I ini.

Karena waktu telah menunjukkan jam 3 sore, saya diminta untuk keluar komplek segera. Namun petugas keamanan mempersilakan saya dan turis-turis lainnya untuk naik dinding pembatas agar bisa memandangi kolam pemandian Taman Sari yang memukau lebih lama.

(okezone.com)

Traveler
Berita Terkait
  • Rabu, 24 Jun 2026 09:41

    Dua Calon Manajer Kopdes Wafat, Kemenhan Evaluasi Latihan Militer

    JAKARTA-Kementerian Pertahanan (Kemenhan) akan mengevaluasi menyeluruh pelaksanaan program sarjana penggerak pembangunan Indonesia (SPPI) 2026 setelah dua peserta wafat saat mengikuti latihan dasar mi

  • Rabu, 24 Jun 2026 09:39

    Beruang Madu Masuk Permukiman Warga Kerumutan, BBKSDA Riau Evakuasi dan Lepasliarkan

    PELALAWAN-Seekor beruang madu (Helarctos malayanus) berhasil dievakuasi oleh tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.Satwa dilindungi itu beberapa kali muncul di sekitar permukiman w

  • Rabu, 24 Jun 2026 09:35

    Pemkab Rokan Hulu Apresiasi PTPN IV Regional III Perkuat Penanganan Sampah

    PEKANBARU â€" Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu mengapresiasi dukungan PTPN IV Regional III melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam mengatasi persoalan sampah di daerah tersebu

  • Rabu, 24 Jun 2026 09:33

    Distribusi Minyakita ke Koperasi Merah Putih Pekanbaru Dihentikan Bulog Riau Kepri, UMKM Menjerit

    PEKANBARU - Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah Riau dan Kepulauan Riau menghentikan sementara distribusi Minyakita ke seluruh Koperasi Merah Putih (KKMP) yang menjadi mitra di Kota Pekanbaru

  • Rabu, 24 Jun 2026 09:29

    TPID Riau Tanam Cabai, Siapkan Instrumen Kendalikan Inflasi Pangan

    PEKANBARU â€" Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau melalui PT Riau Pangan Bertuah melaksanakan kegiatan penanaman dan panen cabai di lahan on farm perusahaan tersebut, Selasa (23/6/202

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.