Rabu, 24 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Taman Wisata Alam Gunung Api Bukit Kaba Segera Dibuka Kembali

Travel

Taman Wisata Alam Gunung Api Bukit Kaba Segera Dibuka Kembali

Senin, 26 Feb 2018 09:54

REJANG LEBONG - Taman Wisata Alam Gunung Api Bukit Kaba di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mulai Maret 2018 dibuka kembali setelah dua bulan ditutup untuk pemulihan ekosistem.

Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) TWA Gunung Api Bukit Kaba, Winarso saat dihubungi mengatakan, penutupan lokasi wisata alam ini dilakukan karena adanya pemulihan ekosistem terhitung sejak 8 Januari lalu sampai dengan 28 Februari.

"Kemungkinan TWA Bukit Kaba ini akan dibuka kembali mulai Maret nanti, kemarin selama dua bulan dilakukan penutupan karena ada pekerjaan pemulihan ekosistem," katanya.

Sebelum dibuka untuk umum, pihaknya akan melakukan pemantauan langsung keberadaan ekosistem yang ada di kawasan itu, dengan melakukan pengamatan lapangan guna mengetahui perkembangannya terutama jenis aneka tanaman khas Bukit Kaba.

Jika nantinya sampai batas waktu yang ditentukan, ternyata ekosistemnya belum pulih, maka akan dilakukan penambahan waktu guna memulihkannya.

Program pemulihan ekosistem yang dilakukan pihaknya itu tambah dia, dilakukan menyusul tingginya aktivitas pendakian oleh para pengunjung pada 2017 lalu.

Selain itu, kerusakan ekosistem di kawasan TWA Bukit Kaba ini juga akibat aktivitas masyarakat yang berdiam di dekat gunung api yang masih aktif tersebut.

"Kerusakan ini bisa dilihat dengan banyaknya pohon-pohon di sepanjang jalan menuju ke puncak yang rusak termasuk juga banyaknya sampah-sampah plastik yang ditinggalkan pengunjung," ujarnya.

Untuk itu jika dibuka kembali, pihak KPHK TWA Bukit Kaba kata Winarso, akan menerapkan standar pendakian bagi para pendaki ke puncak gunung api yang memiliki ketinggian 1.936 Mdpl itu, karena selama ini belum ada standar resmi bagi para pendaki.

Standar baku yang akan mereka terapkan diantaranya pengecekan jumlah barang bawaan pendaki. Misalnya yang membawa 10 bungkus mi instan, maka saat turun sampah 10 bungkus mi instan tadi juga harus dibawa kembali.


(okezone.com)

Traveler
Berita Terkait
  • Rabu, 24 Jun 2026 17:36

    Kodim 1714/PJ dan Polri Berikan Dukungan Penuh Bersama Pemda Kab. Puncak Jaya Dalam Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2024

    Puncak Jaya-Bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, telah dilaksanakan kegiatan Pembagian dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengang

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:41

    Berkacamata Hitam dan Masker, Aliansi Rakyat Sulsel Demo Dukung MBG Dilanjutkan

    Sejumlah emak-emak yang masuk dalam pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut berpartisipasi dalam aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Rakyat Sulsel untuk mendukung program Makanan Berg

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:29

    Duduk Perkara Warga di Labuhanbatu Utara Tewas Dianiaya Usai Dituding Curi Sawit

    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatra Utara mengungkap kronologi kematian Luis David Hutabarat (32), warga Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, yang diduga mengalami p

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:04

    Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 131,5 Triliun

    Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat telah menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 131,5 triliun melalui penanganan perkara tindak pidana khusus sepanjang periode 2020 hingga 2026.J

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:01

    Disdik Riau Salah Input Data, Plt Gubri Minta Maaf, Ternyata MBG tidak Berpengaruh pada Penurunan Retribusi Daerah

    PEKANBARU â€" Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur SF Hariyanto menyampaikan permohonan maaf atas kehebohan yang terjadi terkait informasi pengaruh program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap pendapatan res

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.