Humas Pemkab Siak
Bupati dan Wabup Siak foto bersama dengan para Alumni di malam temu kangen IKAPTK se Riau dan Kepri di area water front City Siak, Sabtu (16/7/2016) malam.
SIAK - Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) se Riau dan Kepulauan Riau menggelar malam temu kangen di water front city (turap harmoni) yang terletak di kota Siak, Sabtu (16/7/2016) malam.
Diacara tersebut tampak hadir dari berbagai tingkatan alumni yang pernah mengecam pendidikan di Akademi Pemerintah Dalam Negeri (APDN) semisal Bupati Rohil Suyatno, Walikota Dumai Zulkifli AS, Wakil Bupati Kepulauan Meranti Said Hasyim, Wakil Bupati Tanjung Balai Karimun, Ketua IKAPTK Riau Achmad, dan sejumlah Sekda se-Riau dan Kepri, serta senior dan sesepuh IKAPTK.
Acara dengan tema "Mari kita mantapkan silaturahim dan profesionalisme pamong praja dalam pengabdian Negara dan masyarakat" ini dihadiri 500 orang angkatan, mulai dari angkatan I hingga angkatan 16 yang pernah mengemban jabatan diberbagai elemen pemerintahan di Riau dan Kepulauan Riau.
Dalam sambutan Alfedri selaku Ketua IKAPTK Siak merasa bangga dengan terlaksananya kegiatan tersebut di Negeri Istana. Ia juga menyebut dengan digelarnya acara ini di water front city dengan nama istilah turap harmoni, menjadi kebahagian tersendiri bagi keluarga IKAPTK kabupaten Siak selaku tuan rumah.
"Selain kegiatan rutin bulanan, kami senantiasa mempererat dan membangun kebersamaan serta kekompakan dengan prinsip Ambek Prama Arta untuk mendukung kepemimpinan senior kami Bupati Siak Pak Syamsuar,"kata Alfedri.
Lanjutnya, kalau kekompakan ini selalu terjalin, kita bisa saling mewarnai satu sama lain dalam membangun negeri ini. Ini terbukti dengan terpilihnya kabupaten Siak sebagai salah satu kabupaten terbaik se Indonesia dalam katagori pelayanan perizinan sebagai bukti kekompakan kita (Alumni APDN,Red) untuk membangun negeri.
"Mudah-mudahan kita selalu di beri kemudahan dari segala upaya yang kita inginkan, karena kita dulunya disekolahkan untuk menjadi kader-kader pemimpin di Riau dan Kepri serta di Indonesia yang kita banggakan ini," harap Alfedri.
Hal senada juga di ungkapkan Ketua IKAPTK Riau Achmad, ia menyebut umur kita memang limited tapi keinginan kita unlimited, artinya kehidupan kita terbatas tapi keinginan kita tidak terbatas. "Ikatan persaudaraan kita tidak bisa dipisahkan dan tidak akan terpisahkan dengan pemisah administrasi pemerintahan. Ikatan emosional ini harus kita jaga dengan baik," kata mantan Bupati Rohul yang menjabat dua periode dalam sambutannya.
Senada dengan Achmad, Bupati Siak Syamsuar juga mengatakan, walau berbeda warna baju, persaudaraan kita tetap terjaga. Hubungan batin antara dua provinsi ini menjadikan kita semakin kuat agar selalu menjalin silaturahmi dengan baik dan tidak membeda-bedakan angkatan alumni pamongpraja.
"Kami ucapkan terimakasih kepada kawan-kawan semua atas kehadirannya di Siak, dan mohon bantuan dan dukungannya pada periode kedua kami bersama adinda Alfedri. Kedepan kami ingin memajukan pembangunan pariwisata di kabupaten Siak. Jika dibandingkan dengan kabupaten/kota di Kepri, kita masih dibawah mereka," sebut Syam.
Ia juga berharap pariwisata di kabupaten Siak bisa bersinergi dengan kabupaten/kota lainnya agar wisata di provinsi Riau bisa berkembang. "Mudah-mudahan Siak bisa menjadi ikon wisata bagi provinsi Riau kedepannya. Hal ini perlu promosi dan cara pengemasan yang baik agar bisa menjadi destinasi wisata baru di Sumatera," pungkas Syam. (ril)
Traveler