Traveler
Tradisi Unik Ungkapkan Cinta, dari Roti Buaya hingga Kawin Lari di Lampung
Sumber : Okezone.com
Rabu, 15 Feb 2017 08:55
Ada yang melakukannya dengan acara makan-makan bersama atau membawa persembahan dengan simbol khusus untuk mengungkapkan keseriusan cinta oleh para pemuda dan pemudi. Nah, berikut Okezone rangkumkan beberapa di antara tradisi unik di beragam wilayah di Indonesia.
Roti Buaya dalam adat pernikahan Betawi
Orang-orang Betawi di Jakarta terdahulu biasa merayakan pernikahan dengan meriah, dari adat mengarak pengantin sampai makanan yang diserahkan. Roti Buaya adalah salah satu seserahan khas yang mencolok dari ritual pernikahan dalam budaya Betawi.
Roti berbentuk buaya ini akan disertakan dalam hantaran pernikahan yang diberikan kepada pasangan mempelai. Pada saat pernikahan dilangsungkan, roti buaya diletakkan di sisi mempelai perempuan dan para tamu untuk melambangkan karakter dan sifat mempelai laki-laki dan kesetiaan yang diharapkan dimiliki pasangan nantinya.
Cium-ciuman dalam tradisi "Omed-omedan" di Bali
Setelah perayaan Nyepi, ribuan penganut Hindu di Bali biasanya akan melaksanakan banyak ritual dan tradisi, salah satunya adalah tradisi omed-omedan atau ciuman massal. Tradisi ini pada dasarnya merupakan ajang silaturahmi antar pemuda pemudi di desa adat, sekaligus momen untuk mencari jodoh.
Tradisi merayu wanita dalam tradisi Kamomose dan Pekande-Kandea, Buton
Buton, daerah bekas kerajaan kuno di Sulawesi Tenggara, punya tradisi kuno yang sudah terbilang langka. Di antara tradisi terkait mencari jodoh, ada adat Kamomose dan Pekande-Kandea. Tradisi yang hampir serupa ini intinya menyediakan tempat bagi para gadis dan perjaka untuk saling merayu dan mengenal dengan cara makan-makan.
Tradisi Gredoan di Banyuwangi
Gredoan merupakan tradisi masyarakat untuk mencari jodoh terutama di wilayah Kecamatan Kabat dan Kecamatan Rogojampi. Gredo ini artinya menggoda, dan hanya berlaku untuk mereka yang belum memiliki pasangan atau gadis, perjaka, duda atau janda.
Tradisi ini diadakan bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Biasanya diselenggarakan pada malam hari sebelum selamatan di masjid di keesokan paginya.
Kawin Lari" di Lampung
Istilah kawin lari mungkin lebih populer dikenal masyarakat luar kampung. Namun, istilah tersebut sebenarnya diambil dari adat Sebambangan atau dalam bahasa Lampungnya, Rasan Sanak. Ini dilakukan atas kehendak kedua muda-mudi (muli-meghanai) yang ingin dinikahkan dengan cara berlarian (sebambangan) untuk menemui ketua adat.
Pertemuan tersebut dimaksudkan agar ada penyelesaian melalui perundingan damai antara pasangan dan orangtua. Perbuatan mereka ini disebut "mulei ngelakai", sementara jika hanya gadis yang lari atas kehendak sendiri maka disebut "cakak lakai/ nakat". Beberapa daerah seperti Kabupaten Lampung Utara, Lampung Timur, Lampung Tengah, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Way Kanan tercatat masih melakukan tradisi ini. (Okezone.com)
Traveler
Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi
Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time
Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap
Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d
Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan
Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N
Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis
JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat
HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako
PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit