Alasan Rihanna Ogah Sepanggung dengan Taylor Swift
Sabtu, 19 Sep 2015 15:33
"Saya pikir, saya tidak akan ikut bergabung naik ke panggung Swift. Saya hanya merasa hal itu tidak masuk akal," kata Rihanna seperti yang dirilis NME.
Dalam rangkaian tur 1989, Taylor Swift sudah mengundang banyak musisi untuk ikut bergabung dengannya di atas pangung, seperti Justin Timberlake, The Band Perry, The Weeknd, Little Mix, dan Avril Lavigne.
Belum lagi beberapa selebriti lain yang diajak Swift "hura-hura" di depan ribuan Swifties yang memadati lokasi konsernya, seperti Cara Delevigne, Karlie Kloss, dan Gigi Hadid.
Tur dunia 1989 menjadi tur Swift dengan pendapatan paling tinggi yang selama ini ia jalani, melebihi The Red Tour. Pada 9 September lalu, Billboard telah mencatat sejauh ini tur 1989 telah menjual 1,1 juta tiket dan mereguk pendapatan hingga 1 juta dolar AS atau Rp 14,4 miliar.
"Saya tidak berpikir bahwa label kami sama, saya tidak merasa akan cocok. Saya rasa penonton kami berdua berbeda. Dalam benak saya, ia adalah panutan, sedangkan saya tidak sama sekali," kata Rihanna.
Rihanna baru saja merilis sebuah single Bitch Better Have My Money (BBHMM) dengan video musik yang menggambarkan sisi ekstremnya. Dalam video BBHMM yang dirilis di laman YouTube, Rihanna berperan sebagai wanita pembunuh bayaran.
BBHMM menjadi bagian dari album ke-delapan yang tengah ia rampungkan. Rihanna mengaku kepada NME ia akan memberikan sesuatu yang berbeda sejak tiga tahun ia mengeluarkan "Unapologetic".
KPK Tahan 2 Tersangka Terkait OTT Pegawai BPK
Jakarta - KPK menahan dua orang usai melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pegawai BPK. OTT tersebut merupakan lanjutan dari kasus suap yang melibatkan Bupati Muara Enim nonaktif Ed
Polsek Tanah Putih Intensifkan Patroli Objek Vital Nasional pada Malam Hari
TANAHPUTIH-Dalam rangka menjaga keamanan dan mencegah terjadinya tindak kriminalitas pada objek vital nasional, personel Polsek Tanah Putih melaksanakan patroli rutin di kawasan operasional PT Pertami
Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual, Dosen UNM Diganjar Hukuman 4 Tahun 6 Bulan Penjara
Majelis hakim Pengadilan Negeri Sungguminasa menjatuhkan vonis 4 tahun 6 bulan penjara kepada Khaeruddin, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar (UNM), dalam perkara kekerasa
607 Personel Disiagakan Kawal Tiga Aksi Demo di Jakpus Hari Ini
Polisi menyiapkan pengamanan untuk mengawal sejumlah aksi unjuk rasa yang akan berlangsung di wilayah Jakarta Pusat pada Kamis (11/6/2026).Sebanyak 607 personel gabungan diterjunkan untuk menjaga situ
Kantor BGN Disegel Massa, Demonstran: Saat MBG Bermasalah yang Protes Justru Pengelola Dapur
Aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah elemen masyarakat di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026), diwarnai aksi penyegelan simbolis gedung.Dalam