Jumat, 05 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Avtur dari Minyak Jelantah Bisa Bikin Harga Tiket Pesawat Turun

Ekonomi,

Avtur dari Minyak Jelantah Bisa Bikin Harga Tiket Pesawat Turun

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 30 Jul 2025 16:09
okezone.com
Asosiasi Pengusaha Sektor Penerbangan atau Indonesia National Air Carriers Association (INACA) mendorong pemerintah untuk menggunakan minyak goreng bekas pakai (Used Cooking Oil/UCO)  sebagai bahan bakar pesawat.

Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja mengatakan jika digunakan secara efektif akan berdampak pada biaya penerbangan yang cenderung bisa ditekan. Justru sebaliknya, jika pemerintah masih menggunakan avtur sebagai bahan bakar utama, harga tiket bisa mengalami kenaikan seiring penerapan tax carbon oleh negara asing.

"Used cooking oil ini pengelolaan jangka panjangnya memang harus mengurangi biaya dari penerbangan. Kalau operational expenditure makin lama makin efisien," ujarnya saat ditemui dalam acara Indonesia Aero Summit 2025 di Jakarta, Rabu (30/7/2025).

Menurut Denon, dengan harga tiket yang relatif kompetitif jika menggunakan bahan bakar hasil daur ulang ini tentu akan meningkatkan traffic. Meskipun diakuinya ada banyak faktor lain yang membentuk komponen harga tiket.

"Jadi saya pikir salah satu upaya pemerintah untuk nanti jangka panjangnya menyiapkan used cooking oil ini sebagai campuran dari soft, dari after. Ini diharapkan bisa membantu menurunkan tarifnya," ucapnya.

Terkait implementasinya, Denon mengusulkan kepada pemerintah agar tidak mensentralisasi pengumpulan minyak jelantah. Namun dikumpulkan di beberapa daerah agar tidak menimbulkan banyak cost dari sisi pendistribusiannya.

"Sehingga used cooking oil yang sudah tersebar di seluruh Indonesia ini, membuat feedstocknya itu ya disebar di seluruh negara, jangan dikumpulkan lagi di Cilacap, habis itu didistribusikan lagi, ya double cost dong. Jadi used cooking oil-nya itu ada di semua daerah, karena kan kita masak di rumah," lanjutnya.

Pada kesempatan itu, Denon menambahkan Indonesia mencakup 30% pasar aviasi di kawasan ASEAN saat ini. Jumlah tersebut akan terus berkembang seiring dengan pertumbuhan populasi penduduk yang mencapai sekitar 300 juta jiwa pada tahun 2045.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) Wamildan Tsani menambahkan kurun waktu awal tahun 2025, terjadi adanya pertumbuhan penumpang sebesar 7,7 persen pada penerbangan domestik dan 6,8 persen pada penerbangan internasional.

"Keduanya menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat menjanjikan. Meski jumlah penumpang hampir kembali ke tingkat sebelum pandemi, alias permintaan sudah kembali, tetapi kapasitas kita belum sepenuhnya pulih," pungkasnya.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Jumat, 05 Jun 2026 06:30

    AI di Ruang Kelas: Guru Terbantu atau Tersaingi?

    Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah mengubah banyak aspek kehidupan manusia. Teknologi yang dahulu hanya ditemukan dalam film-film fiksi ilmiah kini hadir dalam akti

  • Kamis, 04 Jun 2026 16:35

    Diduga Angkut Kayu Ilegal, Dua Unit Colt Diesel Ditinggalkan di Wilayah Bunut

    PELALAWAN â€" Jajaran Polsek Bunut mengamankan dua unit mobil colt diesel yang diduga bermuatan kayu alam tanpa dokumen resmi di Jalan Lintas Bono, Desa Balam Merah, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalaw

  • Kamis, 04 Jun 2026 16:33

    Putra Asal Kuansing Priandi Firdaus Dilantik Jadi Kasidik Kejati Kepri

    KUANTAN SINGINGI-Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Putra daerah asal Rantau Kuantan, Priandi Firdaus Bahar, SH, MH, resmi mendapat promosi jabatan di lingkung

  • Kamis, 04 Jun 2026 16:30

    Ratusan Personel Gabungan Kawal Pemindahan 986 Narapidana ke Lapas Tanah Putih

    TANAH PUTIH-Poses pemindahan narapidana dari Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi di Kecamatan Bangko menuju Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi yang berada di Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, berlang

  • Kamis, 04 Jun 2026 16:28

    Tangkap 3 Tersangka, Polres Inhu Berhasil Amankan 8 Kg Sabu dan 19 Ribu Butir Ekstasi

    RENGAT-Satres Narkoba Polres Indragiri Hulu (Inhu) menorehkan prestasi membanggakan dengan berhasil mengungkap jaringan peredaran Narkoba jenis sabu sabu dan pil ekstasi, tak tanggung tanggung 8 kilog

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.