Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • BPS Kaji Dampak Tarif Trump ke Neraca Perdagangan RI

Ekonomi,

BPS Kaji Dampak Tarif Trump ke Neraca Perdagangan RI

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 01 Agu 2025 15:17
okezone.com
Badan Pusat Statistik (BPS) masih akan melakukan kajian lebih lanjut untuk mengukur dampak kebijakan tarif dari Presiden AS Donald Trump terhadap neraca perdagangan barang antara Indonesia dan Amerika Serikat. Hingga Juni 2025, BPS mencatat bahwa neraca perdagangan kedua negara masih dalam kondisi surplus bagi Indonesia.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini menyampaikan bahwa BPS membutuhkan waktu untuk menganalisis efek dari kebijakan tarif tersebut.

"Untuk menjawab pertanyaan ini tentunya kami perlu melakukan kajian lebih lanjut untuk melihat dampak tarif Trump ke neraca perdagangan barang Indonesia ke Amerika Serikat," ujar Pudji dalam Rilis BPS di Jakarta, Jumat (1/8/2025).

"Dan sampai Juni 2025 ini, neraca perdagangan Indonesia dengan Amerika Serikat masih surplus," imbuhnya.

Terkait komoditas spesifik yang paling terdampak oleh biaya masuk sementara 10 persen yang sebelumnya diberlakukan AS, Pudji menyatakan bahwa kajian mendalam juga diperlukan. Hal ini disebabkan tidak semua komoditas ekspor Indonesia dikenakan tarif tersebut.

"Untuk menjawab pertanyaan ini maka perlu dikaji lebih lanjut untuk melihat dampak tarif tersebut terhadap ekspor Indonesia karena memang tidak semua komoditas dikenakan tarif tersebut," jelasnya.

Pudji memaparkan sepuluh komoditas ekspor terbesar Indonesia ke Amerika Serikat untuk periode Januari hingga Juni 2025. Komoditas-komoditas tersebut adalah:

Mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya (HS85).

Alas kaki (HS64).

Pakaian dan aksesorisnya atau rajutan (HS61).

Pakaian dan aksesoris bukan rajutan (HS62).

Lemak dan minyak hewani atau nabati (HS15).

Karet dan barang dari karet (HS40).

Robot, lampu dan alat penerangan (HS94).

Ikan, krustasea dan molusca (HS03).

Mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya (HS84).
Berbagai produk kimia (HS38).***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:25

    Tabrakan Beruntun di Bahu Jalan Tol JORR Cakung, Dua Orang Meninggal Dunia

    JAKARTA - Peristiwa kecelakaan terjadi melibatkan tiga kendaraan di Ruas Jalan Tol JORR KM 56 A Cakung arah Rorotan, Jakarta Timur, Jumat (15/5/2026).Ketika kendaraan yang terlibat laka lantas yakni t

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:08

    Kenapa Ubi Ungu Paling Dianjurkan? Dokter Gizi Ungkap Alasannya.

    Jakarta-Olahan ubi belakangan kembali populer di media sosial, mulai dari ubi panggang hingga ubi cream cheese dengan berbagai topping kekinian. Di antara banyak jenis ubi yang dijual, dokter gizi men

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.