Kamis, 11 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Boeing Sebut Indonesia Butuh 600 Pesawat Baru

Ekonomi,

Boeing Sebut Indonesia Butuh 600 Pesawat Baru

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 27 Agu 2025 16:35
Berita satu.com
Indonesia diproyeksikan memerlukan investasi 600 pesawat baru dalam waktu dekat guna memaksimalkan potensi pertumbuhan signifikan di sektor penerbangan.

Proyeksi tersebut tertuang dalam laporan Commercial Market Outlook (CMO) 2025 yang dirilis Boeing, berdasarkan analisis berbagai faktor seperti demografi, laju ekonomi, dan kondisi armada pesawat Indonesia saat ini.

Managing Director of Boeing Commercial Marketing untuk kawasan Asia Timur Laut, Asia Tenggara, dan Oseania, David Schulte, mengatakan Indonesia memiliki keunggulan demografis yang kuat. Populasi usia muda yang besar mencapai 30 juta pada 2024 menjadi penggerak utama permintaan penerbangan.

“Indonesia memiliki demografi usia muda yang tinggi, yang berarti keinginan dan hasrat untuk bepergian mungkin sedikit lebih tinggi daripada demografi yang menua,” kata Schulte seperti dilansir dari Antara, Rabu (27/8/2025).

Selain itu, pertumbuhan ekonomi yang solid menjadi katalis tambahan. Kelas menengah diperkirakan meningkat sekitar 3% per tahun, sedangkan kelas menengah atas tumbuh lebih cepat, sekitar 8% per tahun.

Pariwisata juga berperan besar sebagai pendorong industri penerbangan. Laporan Boeing menyebut, hingga akhir 2024, sektor pariwisata berkontribusi sekitar 5% terhadap produk domestik bruto (PDB) dan diprediksi akan terus meningkat.

Dengan dukungan 12 juta tenaga kerja serta proyeksi belanja wisatawan internasional mencapai Rp 291 triliun pada 2024, dibutuhkan infrastruktur penerbangan yang lebih memadai. Schulte menambahkan, kondisi armada pesawat di Indonesia juga menjadi alasan penting untuk menambah jumlah pesawat baru.

Data menunjukkan, meski jumlah armada meningkat dari 398 unit pada 2014 menjadi 480 unit pada 2024, pengiriman pesawat baru ke Indonesia sangat terbatas dalam beberapa tahun terakhir.

Sebelum pandemi, Indonesia rata-rata menerima 30 hingga 40 pesawat baru per tahun, tetapi angka ini merosot tajam menjadi hanya empat unit pada 2020 dan satu unit pada 2023.

Kondisi ini berdampak pada tingginya tingkat pemakaian pesawat dan okupansi (load factor). Dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya, armada pesawat Indonesia merupakan yang tertua di kawasan dengan usia rata-rata hampir 15 tahun.

Sebagai perbandingan, usia rata-rata armada di Malaysia 10,9 tahun, Thailand 11 tahun, Vietnam 8 tahun, dan Singapura 8,3 tahun.

“Jika Indonesia ingin menyamai rata-rata jumlah kursi penerbangan per kapita di Asia Tenggara, yang saat ini berada di angka 0,65 (berbanding 0,4 di Indonesia), maka dibutuhkan tambahan sekitar 600 pesawat baru,” ujar Schulte.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Kamis, 11 Jun 2026 11:10

    KPK Tahan 2 Tersangka Terkait OTT Pegawai BPK

    Jakarta - KPK menahan dua orang usai melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pegawai BPK. OTT tersebut merupakan lanjutan dari kasus suap yang melibatkan Bupati Muara Enim nonaktif Ed

  • Kamis, 11 Jun 2026 11:09

    Polsek Tanah Putih Intensifkan Patroli Objek Vital Nasional pada Malam Hari

    TANAHPUTIH-Dalam rangka menjaga keamanan dan mencegah terjadinya tindak kriminalitas pada objek vital nasional, personel Polsek Tanah Putih melaksanakan patroli rutin di kawasan operasional PT Pertami

  • Kamis, 11 Jun 2026 10:22

    Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual, Dosen UNM Diganjar Hukuman 4 Tahun 6 Bulan Penjara

    Majelis hakim Pengadilan Negeri Sungguminasa menjatuhkan vonis 4 tahun 6 bulan penjara kepada Khaeruddin, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar (UNM), dalam perkara kekerasa

  • Kamis, 11 Jun 2026 10:19

    607 Personel Disiagakan Kawal Tiga Aksi Demo di Jakpus Hari Ini

    Polisi menyiapkan pengamanan untuk mengawal sejumlah aksi unjuk rasa yang akan berlangsung di wilayah Jakarta Pusat pada Kamis (11/6/2026).Sebanyak 607 personel gabungan diterjunkan untuk menjaga situ

  • Kamis, 11 Jun 2026 09:32

    Kantor BGN Disegel Massa, Demonstran: Saat MBG Bermasalah yang Protes Justru Pengelola Dapur

    Aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah elemen masyarakat di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026), diwarnai aksi penyegelan simbolis gedung.Dalam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.