Kamis, 30 Jul 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Boeing Sebut Indonesia Butuh 600 Pesawat Baru

Ekonomi,

Boeing Sebut Indonesia Butuh 600 Pesawat Baru

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 27 Agu 2025 16:35
Berita satu.com
Indonesia diproyeksikan memerlukan investasi 600 pesawat baru dalam waktu dekat guna memaksimalkan potensi pertumbuhan signifikan di sektor penerbangan.

Proyeksi tersebut tertuang dalam laporan Commercial Market Outlook (CMO) 2025 yang dirilis Boeing, berdasarkan analisis berbagai faktor seperti demografi, laju ekonomi, dan kondisi armada pesawat Indonesia saat ini.

Managing Director of Boeing Commercial Marketing untuk kawasan Asia Timur Laut, Asia Tenggara, dan Oseania, David Schulte, mengatakan Indonesia memiliki keunggulan demografis yang kuat. Populasi usia muda yang besar mencapai 30 juta pada 2024 menjadi penggerak utama permintaan penerbangan.

“Indonesia memiliki demografi usia muda yang tinggi, yang berarti keinginan dan hasrat untuk bepergian mungkin sedikit lebih tinggi daripada demografi yang menua,” kata Schulte seperti dilansir dari Antara, Rabu (27/8/2025).

Selain itu, pertumbuhan ekonomi yang solid menjadi katalis tambahan. Kelas menengah diperkirakan meningkat sekitar 3% per tahun, sedangkan kelas menengah atas tumbuh lebih cepat, sekitar 8% per tahun.

Pariwisata juga berperan besar sebagai pendorong industri penerbangan. Laporan Boeing menyebut, hingga akhir 2024, sektor pariwisata berkontribusi sekitar 5% terhadap produk domestik bruto (PDB) dan diprediksi akan terus meningkat.

Dengan dukungan 12 juta tenaga kerja serta proyeksi belanja wisatawan internasional mencapai Rp 291 triliun pada 2024, dibutuhkan infrastruktur penerbangan yang lebih memadai. Schulte menambahkan, kondisi armada pesawat di Indonesia juga menjadi alasan penting untuk menambah jumlah pesawat baru.

Data menunjukkan, meski jumlah armada meningkat dari 398 unit pada 2014 menjadi 480 unit pada 2024, pengiriman pesawat baru ke Indonesia sangat terbatas dalam beberapa tahun terakhir.

Sebelum pandemi, Indonesia rata-rata menerima 30 hingga 40 pesawat baru per tahun, tetapi angka ini merosot tajam menjadi hanya empat unit pada 2020 dan satu unit pada 2023.

Kondisi ini berdampak pada tingginya tingkat pemakaian pesawat dan okupansi (load factor). Dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya, armada pesawat Indonesia merupakan yang tertua di kawasan dengan usia rata-rata hampir 15 tahun.

Sebagai perbandingan, usia rata-rata armada di Malaysia 10,9 tahun, Thailand 11 tahun, Vietnam 8 tahun, dan Singapura 8,3 tahun.

“Jika Indonesia ingin menyamai rata-rata jumlah kursi penerbangan per kapita di Asia Tenggara, yang saat ini berada di angka 0,65 (berbanding 0,4 di Indonesia), maka dibutuhkan tambahan sekitar 600 pesawat baru,” ujar Schulte.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Kamis, 30 Jul 2026 16:18

    Plt Bupati Tegaskan Pemerintah Daerah Hadir sebagai Fasilitator Terkait Eks Lahan PT Adimulia Agrolestari

    TELUKKUANTAN - Plt. Bupati Kuantan Singingi, H. Muklisin, menegaskan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi hadir sebagai fasilitator dalam menyelesaikan persoalan lahan eks 200 hektare PT Adimulia Agr

  • Kamis, 30 Jul 2026 16:17

    Anggota Polri Staf KPK Jadi Tersangka Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan seorang anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Bupati Pemalang Anom Widiya

  • Kamis, 30 Jul 2026 16:08

    'Perbaiki Surat Dakwaan', Kejagung Pastikan Kasus Dokter Tifa Tetap Berjalan

    JAKARTA - Jaksa penuntut umum memastikan kelanjutan proses hukum kasus dugaan pencemaran nama baik terkait keaslian ijazah mantan Presiden Joko Widodo. Berkas perkara dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma

  • Kamis, 30 Jul 2026 16:05

    Melangkah Bersama PHR, Koperasi Pucuk Rebung Ekspor Produk UMKM Hingga Negeri Sakura

    PEKANBARU "Yuneli (49) tidak pernah membayangkan perjalanan Koperasi UMKM Pucuk Rebung bisa sejauh ini. Berawal dari kesederhanaan dapur-dapur rumah tangga di Pekanbaru, kini produk-produk olahan lo

  • Kamis, 30 Jul 2026 16:03

    Pangdam Mutasi Empat Perwira dari Jabatan Strategis

    PEKANBARU - Panglima Daerah Militer (Pangdam) XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo lakukan rotasi empat jabatan strategis. Mutasi jabatan tersebut bagian dari pembinaan personel dan penyega

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki