Kamis, 30 Jul 2026
  • Home
  • Internasional
  • 2 Kapal Tanker Coba Melintas Tapi Gagal, Iran: Selat Hormuz Wilayah Kami!

Internasional,

2 Kapal Tanker Coba Melintas Tapi Gagal, Iran: Selat Hormuz Wilayah Kami!

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 30 Jul 2026 15:35
Jakarta - Garda Revolusi Iran mengatakan bahwa dua kapal tanker minyak mencoba melintasi Selat Hormuz dengan dukungan Amerika Serikat. Namun, kapal-kapal tersebut akhirnya putar balik setelah salah satu kapal terbakar.
"Semalam, dua kapal tanker minyak, yang dibantu oleh pesawat Amerika, mencoba meninggalkan Selat Hormuz melalui jalur selatan yang tidak aman," kata Garda Revolusi Iran dalam sebuah pernyataan, dilansir kantor berita AFP, Kamis (30/7/2026).

"Setelah kebakaran besar terjadi di salah satu kapal, kedua kapal tersebut segera berbalik arah," imbuhnya.

Otoritas Iran telah menguasai Selat Hormuz sejak pecahnya perang di Timur Tengah pada 28 Februari lalu.

Sejak saat itu, Iran bersikeras bahwa kapal-kapal yang melintasi jalur perairan yang penting untuk perdagangan energi itu, harus melewati rute yang ditentukan oleh Iran setelah meminta izin dan membayar biaya layanan.

Pada hari Kamis (30/7), Garda Revolusi Iran kembali menegaskan kembali bahwa Selat Hormuz adalah "wilayah kami". Garda Revolusi Iran juga menegaskan bahwa Selat Hormuz "tidak dapat dibuka kembali selama retorika dan ancaman berlebihan dari para pejabat Amerika dan campur tangan mereka dalam pergerakan maritim di wilayah tersebut terus berlanjut."

Timur Tengah kembali memanas setelah militer Amerika Serikat pada hari Rabu (29/7) malam waktu setempat kembali melancarkan gelombang serangan besar-besaran terhadap Iran. Serangan terbaru itu berlangsung selama dua jam dan menghantam puluhan target di Iran.

Washington menyebut serangan terbaru itu sebagai "respons yang kuat" terhadap rudal-rudal Iran yang diluncurkan ke arah pasukan AS di Timur Tengah sehari sebelumnya.

Serangan AS tersebut menewaskan tiga orang sekeluarga, termasuk seorang anak berusia dua tahun, di pulau Qeshm, Iran, lapor kantor berita Iran, Fars, seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (30/7/2026).

"Serangan AS terhadap sebuah rumah tinggal di kawasan Chah Tangu, Qeshm, menewaskan tiga anggota keluarga: ayah, ibu, dan anak mereka yang berusia 2 tahun," lapor Fars mengutip Universitas Ilmu Kedokteran Hormozgan, seraya menambahkan bahwa dua anak lainnya terluka.

Sebelumnya, militer AS mengatakan pada hari Selasa waktu setempat bahwa mereka mencegat beberapa rudal balistik yang diluncurkan oleh Iran ke arah pasukan AS di Yordania. Otoritas Iran kemudian mengkonfirmasi telah meluncurkan rudal-rudal balistik ke pangkalan militer AS di Yordania.

Presiden Donald Trump mengatakan setelah rudal-rudal Iran tersebut dicegat, bahwa pasukan AS akan membalas. "Kita akan menyerang mereka dengan sangat keras," katanya.

Komando Pusat AS atau CENTCOM menggambarkan serangan terbaru itu sebagai "respons yang kuat terhadap upaya serangan Iran kemarin terhadap pasukan AS yang berbasis di Timur Tengah."

CENTCOM mengatakan serangan Amerika itu dimulai pukul 8 malam ET pada hari Rabu (0000 GMT pada hari Kamis) dan berakhir pukul 10 malam. ET (0200 GMT pada hari Kamis).

"CENTCOM menyerang puluhan target Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di Iran, termasuk pusat komando militer, fasilitas rudal dan drone, situs pengawasan dan pertahanan pantai, serta kemampuan maritim," (detik.com)
Sumber: https://news.detik.com/internasional/d-8597098/2-kapal-tanker-coba-melintas-tapi-gagal-iran-selat-hormuz-wilayah-kami?page=2

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki