Buang-buang Uang? Habiskan Uang Jutaan, Ornamen Melayu di Fly Over Pekanbaru Dibongkar, Ini Gantinya
Admin
Senin, 26 Okt 2020 14:32
PEKANBARU - Sejumlah pekerja tampak membongkar ornamen motif melayu yang dipasang di sisi kiri dan kananFly Over Pekanbaru Jalan Sudirman pada Senin (26/10/2020).
Relief motif melayu di Fly Over Pekanbaru ini terpaksa dibongkar oleh petugas karena membahayakan pengendara.
Sebab sejumlah bongkaran dari relief ini sempat terjatuh ke jalan yang ada dibawah Fly Over Pekanbaru tersebut.
Saat ini petugas dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Riau tengah menggesa pembongkaran ornamen motif Melayu di dua jembatan layang tersebut, yakni Fly Over Pekanbaru Simpang Imam Munandar dan flyover Simpang Tuanku Tambusai.
Pembongkaran ornamen tersebut dengan pertimbangan menjamin keselamatan lalu lintas di bawah Fly Over Pekanbaru.
Pasalnya ornamen yang tak senyawa dengan Fly Over Pekanbaru pernah jatuh, dan mengenai kendaraan masyarakat.
Namun pencopotan ornamen itu, malah dianggap menghilangkan motif Pucuk Rebung di Fly Over Pekanbaru tersebut.
"Ornamen itu dulu kan tidak menyatu.
Makanya sempat dipasang jaring karena pernah jatuh mengenai kendaraan.
Tentu kalau ini kita biarkan sangat membahayakan bagi keselamatan masyarakat," kata Kepala Dinas PUPR Riau, M Taufiq OH, Senin (26/10/2020).Taufiq, menegaskan pihaknya memutuskan untuk membongkar ornamen tersebut dengan pertimbangan demi keselamatan lalu lintas di bawah flyover.
"Sekarang pelepasan bagian dalam Fly Over Pekanbaru sudah selesai, tinggal bagian luar dalam pekerjaan," ujarnya.
Meski ornamen melayu tersebut dilepas, namun pihaknya tetap akan mempertahankan ciri khas melayu pada jembatan layang tersebut.
Namun ornamen tidak lagi dipasang dalam bentuk relief yang ditempelkan disamping bangunan dari jembatan layang tersebut.
"Nanti kita cat tiga warna Melayu, merah, kuning dan hijau.
Kemudian nanti kami cap dengan dengan motif Melayu Pucuk Rebung.
Jadi tetap ada motif Melayunya.
Artinya kita tidak menghilangkan nilai Melayu yang sebelumnya, dan keselamatan lalu lintas tetap kita utamakan," katanya.