Senin, 20 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Data BPS Ungkap Rojali di Mal Benar Nyata, Ini Buktinya

Ekonomi,

Data BPS Ungkap Rojali di Mal Benar Nyata, Ini Buktinya

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 05 Agu 2025 15:50
okezone.com
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan konsumsi rumah tangga tumbuh menjadi 4,97 persen pada kuartal II-2025. Angka ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 4,93 persen.

Konsumsi rumah tangga pun memberikan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yaitu sebesar 54,25 persen. 

BPS mengungkapkan bahwa pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang kuat pada kuartal II 2025 tidak hanya didorong oleh kebutuhan primer dan mobilitas, tetapi juga oleh fenomena pergeseran belanja dari metode konvensional (offline) ke digital (online). Hal ini membuktikan bahwa fenomena rombongan jarang beli (Rojali) di mal benar adanya, karena masyarakat belanja lewat online.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud menjelaskan, konsumsi rumah tangga memang menunjukkan tren positif, terutama untuk kebutuhan dasar seperti makanan dan transportasi. Namun, dia menekankan adanya faktor baru yang turut berperan signifikan.

"Jadi ada hal yang baru yang mungkin belum pernah dibuka tadi adalah fenomena adanya shifting dari belanja secara offline ke belanja online yang barangkali belum pernah diungkap," kata Edy dalam konferensi pers Rilis BPS, Selasa (5/8/2025).

Edy menyebut, data perdagangan melalui elektronik dari e-retail dan marketplace menunjukkan pertumbuhan lebih dari 7 persen. Hal ini adalah data yang baru pertama kali didapatkan BPS dan menjadi salah satu faktor penopang pertumbuhan konsumsi.

Menurut Edy, konsumsi rumah tangga pada kuartal II 2025 tumbuh 4,97 persen, lebih kuat dibandingkan pertumbuhan 4,93 persen pada periode yang sama tahun lalu. 

Pertumbuhan ini didukung oleh mobilitas masyarakat yang tinggi, terutama selama periode libur Hari Besar Keagamaan Nasional dan libur sekolah.

"Di triwulan II ini sudah saya sebutkan mobilitas cukup tinggi, mobilitas penduduk rumah tangga terlihat dengan data MPD kita serta memang adanya kebutuhan primer di rumah tangga," jelas Edy.

Meningkatnya mobilitas ini juga mendorong kenaikan konsumsi di sektor transportasi dan restoran, serta belanja kebutuhan bahan makanan dan makanan jadi, yang turut terakselerasi oleh aktivitas pariwisata.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Minggu, 19 Apr 2026 14:02

    Pee Wee Gaskins Resmi Gabung Wecord Evermore Indonesia, Fans Tak Sabar Album Baru!

    JAKARTA - Kabar menggembirakan datang dari skena musik Tanah Air. Band legendaris, Pee Wee Gaskins, resmi bergabung dengan Wecord Evermore Indonesia. Bergabungnya PWG menandai babak baru dalam pe

  • Minggu, 19 Apr 2026 14:00

    Madonna Tiba-Tiba Muncul di Panggung Sabrina Carpenter, Bikin Heboh Coachella 2026

    JAKARTA - Penampilan Sabrina Carpenter di Coachella 2026 semakin meriah karena adanya kejutan dari Madonna. Pasalnya, ratu pop dunia itu tiba-tiba muncul di panggung saat Sabrina Carpenter sedang

  • Minggu, 19 Apr 2026 13:51

    Lisa BLACKPINK Tuai Reaksi Beragam usai Tampil di Coachella 2026, Kurang Persiapan?

    JAKARTA - Penampilan Lisa BLACKPINK di panggung Coachella 2026 kembali menjadi sorotan. Kali ini ia tampil mengusung konsep “Bad Angel” yang memicu perdebatan di kalangan netizen.Aksi panggun

  • Minggu, 19 Apr 2026 13:49

    Mitos atau Fakta, Pasien Diabetes Tak Boleh Konsumsi Gula

    JAKARTA - Diabetes masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia. Jumlah penyandang diabetes pada 2024 mencapai 20,4 juta orang dan menempatkan Indonesia di posisi

  • Minggu, 19 Apr 2026 13:47

    Apakah Suntik Campak Bikin Demam?

    JAKARTA - Apakah suntik campak bikin demam? Kondisi demam setelah vaksin campak termasuk dalam salah satu efek samping.Campak atau measles adalah penyakit infeksi yang amat menular. Apa

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.