Selasa, 28 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Efisiensi Anggaran 2026 Fokus Program Prioritas dan Ketahanan Pangan

Ekonomi,

Efisiensi Anggaran 2026 Fokus Program Prioritas dan Ketahanan Pangan

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 09 Agu 2025 10:26
Berita satu.com
Pemerintah siap menerapkan efisiensi anggaran jilid dua pada 2026 sebagai langkah penataan belanja negara agar dana mengalir ke sektor dengan dampak ekonomi lebih besar.

Menteri Keuangan Sri Mulyani telah mengatur mekanisme efisiensi anggaran kementerian/lembaga (K/L) dan transfer ke daerah (TKD) melalui PMK Nomor 56 Tahun 2025 yang berlaku mulai 5 Agustus 2025.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai, pemangkasan pos belanja seperti alat tulis kantor, rapat, perjalanan dinas, hingga honor kegiatan bertujuan menciptakan ruang fiskal bagi program prioritas.

Ruang tersebut akan dialihkan ke program berbasis kesejahteraan dan ketahanan pangan, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memiliki efek pengganda tinggi.

Menurut Josua, efisiensi ini bukan sekadar penghematan, tetapi penajaman kualitas belanja agar lebih fokus pada capital spending. Selain itu, langkah ini menjadi instrumen tata kelola kas untuk menghindari pemborosan akhir tahun dan menjaga defisit APBN di kisaran 2,6-2,8% PDB.

Kebijakan efisiensi juga memberi bantalan terhadap risiko eksternal seperti tarif timbal balik AS dan pelemahan permintaan global. Meski konsumsi pemerintah masih terkontraksi, belanja modal tumbuh 30,3% (yoy) pada kuartal II 2025. Dengan realisasi belanja negara baru 40%, ruang akselerasi semester II masih terbuka lebar.

Josua menekankan, pemangkasan pos belanja dengan efek multiplier rendah minim dampak terhadap PDB, sementara alokasi ke MBG dapat mendorong permintaan pangan lokal, distribusi, dan jasa logistik.

Tercatat 15 pos belanja menjadi target efisiensi, mulai dari ATK, kegiatan seremonial, seminar, pelatihan, hingga perjalanan dinas dan infrastruktur.

“Tanpa eksekusi yang tepat, efisiensi hanya akan menjadi catatan di atas kertas tanpa dorongan nyata bagi pertumbuhan,” pungkas Josua.***(Berita Satu.com)

Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Senin, 27 Apr 2026 18:18

    Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART

    Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan

  • Senin, 27 Apr 2026 18:03

    Mengenal Kanker Prostat yang Dialami Benjamin Netanyahu

    JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengabarkan telah menjalani pengobaran kanker prostat yang dideritanya. Dikabarkan Netanyahu telah melakukan rangkaian pera

  • Senin, 27 Apr 2026 17:59

    Penurunan Kualitas Otak di Usia Produktif Kini Jadi Sorotan, Bukan Sekadar Penyakit!

    JAKARTA " Di tengah optimisme bonus demografi, Indonesia menghadapi ancaman yang jarang disadari: penurunan kapasitas berpikir pada usia produktif. Fenomena ini dikenal sebagai silent cogn

  • Senin, 27 Apr 2026 17:56

    Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.709 per Liter

    JAKARTA - Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan pada awal pekan ini, Senin (27/4/2026). Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan, namun tidak sedikit juga yang mengala

  • Senin, 27 Apr 2026 17:51

    Purbaya Targetkan IHSG Tembus 28.000, Airlangga: Kita Kejar Pertumbuhan 20%

    JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut positif proyeksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menem

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.