Sabtu, 13 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Efisiensi Anggaran 2026 Fokus Program Prioritas dan Ketahanan Pangan

Ekonomi,

Efisiensi Anggaran 2026 Fokus Program Prioritas dan Ketahanan Pangan

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 09 Agu 2025 10:26
Berita satu.com
Pemerintah siap menerapkan efisiensi anggaran jilid dua pada 2026 sebagai langkah penataan belanja negara agar dana mengalir ke sektor dengan dampak ekonomi lebih besar.

Menteri Keuangan Sri Mulyani telah mengatur mekanisme efisiensi anggaran kementerian/lembaga (K/L) dan transfer ke daerah (TKD) melalui PMK Nomor 56 Tahun 2025 yang berlaku mulai 5 Agustus 2025.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai, pemangkasan pos belanja seperti alat tulis kantor, rapat, perjalanan dinas, hingga honor kegiatan bertujuan menciptakan ruang fiskal bagi program prioritas.

Ruang tersebut akan dialihkan ke program berbasis kesejahteraan dan ketahanan pangan, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memiliki efek pengganda tinggi.

Menurut Josua, efisiensi ini bukan sekadar penghematan, tetapi penajaman kualitas belanja agar lebih fokus pada capital spending. Selain itu, langkah ini menjadi instrumen tata kelola kas untuk menghindari pemborosan akhir tahun dan menjaga defisit APBN di kisaran 2,6-2,8% PDB.

Kebijakan efisiensi juga memberi bantalan terhadap risiko eksternal seperti tarif timbal balik AS dan pelemahan permintaan global. Meski konsumsi pemerintah masih terkontraksi, belanja modal tumbuh 30,3% (yoy) pada kuartal II 2025. Dengan realisasi belanja negara baru 40%, ruang akselerasi semester II masih terbuka lebar.

Josua menekankan, pemangkasan pos belanja dengan efek multiplier rendah minim dampak terhadap PDB, sementara alokasi ke MBG dapat mendorong permintaan pangan lokal, distribusi, dan jasa logistik.

Tercatat 15 pos belanja menjadi target efisiensi, mulai dari ATK, kegiatan seremonial, seminar, pelatihan, hingga perjalanan dinas dan infrastruktur.

“Tanpa eksekusi yang tepat, efisiensi hanya akan menjadi catatan di atas kertas tanpa dorongan nyata bagi pertumbuhan,” pungkas Josua.***(Berita Satu.com)

Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU " Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS " Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.