Senin, 27 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Enam Perusahaan Mobil Listrik China Bangun Pabrik di Indonesia, Begini Update-nya

Ekonomi,

Enam Perusahaan Mobil Listrik China Bangun Pabrik di Indonesia, Begini Update-nya

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 26 Agu 2025 09:41
okezone.com
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengumumkan pembangunan pabrik mobil listrik di Indonesia. Proyek tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan otomotif yang menerima manfaat kebijakan insentif bebas pajak mobil listrik impor.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (ILMATAP) Kemenperin Mahardi Tunggul Wicaksono mengungkapkan sejumlah brand mobil listrik yang sedang membangun pabrik atau menanamkan investasi pada mitra.

Setidaknya ada enam brand mobil listrik yang pembangunan pabrik masih berproses atau sudah mulai beroperasi, yakni Citroen, Aion, Maxus, VW, BYD, Geely, VinFast, Xpeng, dan Great Wall Motor (GWM).

"Dua perusahaan melakukan kerja sama perakitan dengan assembler local, PT Geely Motor indonesia dan PT Era Industri Otomotif. Dua perusahaan melakukan perluasan kapasitas produksi, PT National Assemblers dan PT Inchcape Indomobil Energi baru. Dan dua perusahaan membangun pabrik baru, PT BYD Auto Indonesia dan PT VinFast Automobile Indonesia," kata Tunggul di kantor Kemenperin, Senin (25/8/2025).

Tunggul menyampaikan enam perusahaan yang mengikuti program insentif impor mobil listrik, berinvestasi sebesar Rp15 triliun. Selain itu, rencana penambahan kapasitas produksi sebesar 305 ribu unit.

PT BYD Auto Indonesia menjadi peserta yang mengikuti program insentif dengan investasi terbesar. Dalam membangun pabrik, mereka menggelontorkan dana sebesar Rp11,2 triliun dengan kapasitas produksi hingga 150 ribu unit per tahun.

BYD membangun pabrik di kawasan Smartpolitan Subang, Jawa Barat, yang sudah berjalan sekitar 45 persen berdasarkan laporan pada Mei 2025. Pabrik ini ditargetkan rampung pada akhir tahun ini dan mulai beroperasi pada awal 2026.

VinFast juga membangun pabrik baru di Subang, yang saat ini sudah mencapai 77 persen berdasarkan laporan pada 18 Agustus 2025. Fasilitas pabrik ini memiliki kapasitas produksi sebesar 50.000 unit per tahun.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Minggu, 26 Apr 2026 21:37

    Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?

    JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:34

    Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?

    BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:32

    Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya

    JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:30

    AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas

    JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:27

    Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi

    WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.