Sabtu, 18 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • MSCI Pangkas Bobot Saham, DSSA Langsung ARB 15 Persen

Ekonomi,

MSCI Pangkas Bobot Saham, DSSA Langsung ARB 15 Persen

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 21 Agu 2025 09:28
okezone.com
Saham emiten milik Grup Sinarmas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), anjlok pada perdagangan Kamis (21/8/2025) pagi.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.12 WIB, saham DSSA jatuh hingga batas auto rejection bawah (ARB) 15 persen. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp439,91 miliar.

Sejak awal 2025 (YtD), saham DSSA sudah melonjak 112 persen.

Dalam keterangan di website resmi, pada 20 Agustus 2025, MSCI memutuskan tetap memasukkan saham DSSA dalam indeks MSCI Indonesia pada hasil review Agustus 2025. Namun, bobot saham DSSA akan disesuaikan setelah lembaga penyusun indeks global itu menetapkan faktor penyesuaian khusus.

Dalam pengumumannya, MSCI menyebutkan keputusan ini diambil berdasarkan masukan dari pelaku pasar terkait ketidakpastian free float saham DSSA. Mengingat bobot proforma DSSA yang signifikan dalam indeks, MSCI akan menerapkan adjustment factor sebesar 0,5 terhadap Foreign Inclusion Factor (FIF) saham tersebut.

Dengan langkah ini, FIF DSSA yang semula 0,25 atau 25 persen akan direvisi menjadi 0,13 atau 13 persen. Perubahan tersebut akan mulai tercermin dalam Advanced Corporate Event (ACE) Files pada 21 Agustus 2025.

“MSCI akan terus memantau perkembangan Dian Swastatika Sentosa dan akan memberikan pembaruan sebelum review indeks November 2025,” kata pihak MSCI.

Sebagai informasi, DSSA, bersama PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) milik Prajogo Pangestu, masuk MSCI Global Standard Indexes dalam review per Agustus ini.

Stockbit menjelaskan pada Kamis (21/8), pengumuman tersebut tetap menegaskan masuknya DSSA ke dalam indeks MSCI. Penerapan faktor penyesuaian 0,5 pada FIF hanya berdampak pada penurunan bobot (downweighting) awal DSSA dalam perhitungan indeks MSCI.

“Penyesuaian tersebut menyebabkan potensi arus dana berkurang hingga sekitar 50 persen dari perkiraan awal,” kata Tim Stockbit.

MSCI adalah penyedia indeks global yang menjadi acuan utama investor institusi dunia. Masuknya sebuah saham ke indeks MSCI penting karena bisa menarik arus dana asing, meningkatkan likuiditas, serta memengaruhi sentimen dan harga saham terkait.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:47

    Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

    Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc

  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:01

    Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang

    Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:59

    Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik

    Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:43

    Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    JAKARTA -Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:04

    SKK Migas Perwakilan Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang

    RIAU-SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, pada Sa

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.