Menanti Data Ekonomi RI, Rupiah Melemah Dekati Rp14.400
Selasa, 15 Sep 2015 10:49
JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dibuka melemah sebelum pengumuman neraca perdagangan Indonesia siang ini. Pagi ini Rupiah bergerak dekati Rp14.400 per USD.
Melansir Bloomberg Dollar Index, Jakarta, Selasa (15/9/2015), Rupiah pada perdagangan non-delivery forward melemah 24 poin atau 0,17 persen ke Rp14.357 per USD dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp14.333 per USD. Pada pembukaannya Rupiah berada di level Rp14.351 per USD.
Dalam pergerakan pagi ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.331-Rp14.368 per USD. Pada pergerakan 52 mingguannya, Rupiah di kisaran Rp11.851-Rp14.368 per USD.
Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan, walaupun tekanan penguatan dolar mereda di Asia, Rupiah tetap tidak mampu menguat.
"Pesimisme terhadap prospek pertumbuhan ekonomi sepertinya masih belum bisa terobati peluncuran paket kebijakan. Angka penjualan mobil dan motor yang membaik signifikan di Agustus seharusnya dapat memperbaiki prospek pertumbuhan," ujarnya dalam riset.
Tetapi lanjutnya, sepertinya konfirmasi dari pertumbuhan impor dan ekspor yang datang siang ini perlu ditunggu.Surplus neraca perdagangan diperkirakan menipis dengan perlambatan impor yang berkurang.
"Data perdagangan yang mengindikasikan pertumbuhan ekonomi berpeluang memperkuat rupiah," ujarnya.
Sementara itu yahoofinance mencatat, Rupiah melemah 102 poin atau 0,72 persen ke Rp14.368 per USD. Dengan pergerakan harian Rp14.231-Rp14.378 per USD.
(okezone.com) Ekbis
KPK Tahan 2 Tersangka Terkait OTT Pegawai BPK
Jakarta - KPK menahan dua orang usai melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pegawai BPK. OTT tersebut merupakan lanjutan dari kasus suap yang melibatkan Bupati Muara Enim nonaktif Ed
Polsek Tanah Putih Intensifkan Patroli Objek Vital Nasional pada Malam Hari
TANAHPUTIH-Dalam rangka menjaga keamanan dan mencegah terjadinya tindak kriminalitas pada objek vital nasional, personel Polsek Tanah Putih melaksanakan patroli rutin di kawasan operasional PT Pertami
Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual, Dosen UNM Diganjar Hukuman 4 Tahun 6 Bulan Penjara
Majelis hakim Pengadilan Negeri Sungguminasa menjatuhkan vonis 4 tahun 6 bulan penjara kepada Khaeruddin, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar (UNM), dalam perkara kekerasa
607 Personel Disiagakan Kawal Tiga Aksi Demo di Jakpus Hari Ini
Polisi menyiapkan pengamanan untuk mengawal sejumlah aksi unjuk rasa yang akan berlangsung di wilayah Jakarta Pusat pada Kamis (11/6/2026).Sebanyak 607 personel gabungan diterjunkan untuk menjaga situ
Kantor BGN Disegel Massa, Demonstran: Saat MBG Bermasalah yang Protes Justru Pengelola Dapur
Aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah elemen masyarakat di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026), diwarnai aksi penyegelan simbolis gedung.Dalam