Jumat, 12 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Pengusaha Logistik Terdampak Demo di DPR, Pengiriman Barang Terganggu

Ekonomi,

Pengusaha Logistik Terdampak Demo di DPR, Pengiriman Barang Terganggu

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 28 Agu 2025 16:55
Berita satu.com
Aksi unjuk rasa di sejumlah titik di Jakarta, seperti depan gedung DPR/MPR pada hari ini, Kamis (28/8/2025) mengakibatkan dampak kerugian bisnis terutama aktivitas pengangkutan barang dari pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara ke sejumlah pabrik/industri di Jabodetabek.

Ketua DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jakarta Adil Karim mengatakan, dampak aksi unjuk rasa seperti yang berlangsung di depan gedung DPR/MPR sudah dipastikan mengganggu aktivitas angkutan pengiriman barang karena menimbulkan keraguan pengusaha karena efek kemacetan.

Kerugian aktivitas angkutan barang biasanya terjadi jika sudah terjebak kemacetan parah, seperti aksi unjuk rasa serupa beberapa hari lalu yang menimbulkan kemacetan di mana-mana, sehingga pengiriman barang yang seharusnya tiba sesuai jadwal, terpaksa tertunda.

"Aktivitas logistik pasti terganggu, karena ada keraguan, utamanya untuk jalankan aktivitas trucking," kata Adil saat dikonfirmasi Beritasatu.com, Kamis (28/08/2025).

Sementara itu, meski pengiriman barang terganggu akibat aksi unjuk rasa, tetapi untuk lokasi bongkar muat di sekitar pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara masih terpantau normal.

"Kalau pelabuhan (Tanjung Priok) masih aman-aman saja karena jauh dari lokasi titik unjuk rasa," terang dia.

Hingga berita ini diturunkan, Adil belum bisa memberikan gambaran berapa kerugian yang diderita pengusaha logistik dampak dari kemacetan akibat aksi unjuk rasa yang terjadi hari ini.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Buruh Said Iqbal menyebut 5.000 buruh Jabodetabek dan Karawang mengikuti aksi demonstrasi di gerbang utama gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

“Hari ini, Partai Buruh bersama Koalisi Serikat Pekerja bergabung dengan 74 elemen gerakan buruh, dengan perkiraan massa 4.000 sampai 5.000 orang,” pungkas Said.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU " Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS " Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.