Minggu, 26 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Program MBG Telah Ciptakan 290.000 Lapangan Kerja Baru

Ekonomi,

Program MBG Telah Ciptakan 290.000 Lapangan Kerja Baru

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 15 Agu 2025 14:38
Berita satu.com
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa program makan bergizi gratis (MBG) mulai menunjukkan hasil positif, meski baru berjalan selama delapan bulan, sejak Januari 2025. Menurut dia, program MBG telah berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional karena telah menciptakan 290.000 lapangan kerja baru.

"MBG telah menciptakan 290.000 lapangan kerja baru di dapur-dapur, dan melibatkan 1 juta petani, nelayan, peternak, dan pelaku UMKM," ujar Prabowo dalam pidatonya dalam Sidang Tahunan MPR Bersama DPR dan DPD RI di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Prabowo mengatakan, MBG merupakan salah satu bentuk investasi terbaik yang bisa dilakukan oleh sebuah bangsa untuk masa depan generasi muda. Menurut dia, MBG bisa berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan.

"Walau baru berjalan delapan bulan, hasil dari makan bergizi gratis mulai terasa. Angka kehadiran anak di sekolah meningkat, prestasi anak-anak di sekolah juga meningkat. Per hari ini, sudah ada 5.800 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi di 38 provinsi," tandas Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo mengatakan program MBG telah mendorong pertumbuhan ekonomi di desa-desa. Menurut dia, kemandirian pangan sangat penting bagi kekuatan sebuah negara.

“Hadirin sekalian, tidak ada negara yang kuat yang tidak mampu memproduksi pangannya sendiri,” tegasnya.

Prabowo juga mengatakan bahwa pihaknya tengah membuka jutaan hektare sawah baru di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera, Papua untuk mengurangi ketergantungan pada impor pangan.

Tidak hanya memperluas lahan, pemerintah juga melakukan peningkatan produktivitas pangan. Selain itu, Prabowo menyebut pemerintah memberikan bantuan awal pertanian untuk mendukung para petani.

“Kami mendorong produksi pangan di desa-desa, kami potong birokrasi penyaluran pupuk, dan menyalurkannya langsung dari pabrik ke petani-petani,” pungkasnya.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Minggu, 26 Apr 2026 21:37

    Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?

    JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:34

    Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?

    BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:32

    Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya

    JAKARTA " Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:30

    AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas

    JAKARTA " Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:27

    Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi

    WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.