Sabtu, 13 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Rumput Laut Bisa Jadi Emas Hijau untuk Indonesia

Ekonomi,

Rumput Laut Bisa Jadi Emas Hijau untuk Indonesia

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 25 Agu 2025 11:30
Berita satu.com
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, tetapi potensi ekonomi dari sektor kelautan masih sangat minim.

Akademisi Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang, Jawa Barat, Catur Pramono Adi menilai rumput laut memiliki potensi besar sebagai "emas hijau" di laut Indonesia dan dapat menjadi motor penggerak ekonomi biru yang menyejahterakan masyarakat pesisir.

"Rumput laut bukan sekadar tumbuhan laut yang menempel di karang, ia adalah komoditas strategis yang sangat potensial, bahkan komoditas unggulan yang bisa menembus pasar dunia," ujar Catur seperti dilansir dari Antara, Senin (25/8/2025).

Catur menggambarkan bahwa di berbagai daerah pesisir, pemandangan tali-tali panjang yang mengapung di laut adalah hal biasa. Sekilas tampak seperti jaring nelayan, tetapi sebenarnya merupakan kebun laut tempat rumput laut dibudidayakan.

Menurutnya, bentangan tali panjang tersebut mencerminkan masa depan sektor perikanan Indonesia melalui metode budi daya long-line teknik sederhana tetapi memiliki dampak ekonomi besar bagi masyarakat pesisir.

Ia menegaskan bahwa keunggulan budi daya rumput laut terletak pada kesederhanaannya. Modal yang dibutuhkan tidak besar, teknologi mudah dikuasai, dan permintaan pasar sangat tinggi. Di wilayah seperti Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Maluku, rumput laut bahkan telah menjadi penopang utama perekonomian desa.

"Satu siklus panen yang hanya 40-50 hari memungkinkan petani mendapatkan pendapatan rutin. Bayangkan, dalam setahun bisa dilakukan hingga tujuh kali panen," ujarnya.

Selain berdampak ekonomi, rumput laut juga memberikan kontribusi pada agenda global pengurangan emisi karbon. Sebagai organisme fotosintetik, rumput laut mampu menyerap COâ‚‚ dari atmosfer.

"Jadi, dengan memperluas kebun rumput laut, Indonesia tak hanya mengekspor komoditasnya, tetapi juga 'mengekspor' kontribusi pada mitigasi perubahan iklim," jelasnya.

Catur menyebutkan Indonesia kini termasuk produsen utama rumput laut dunia. Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menunjukkan permintaan terus meningkat, baik di dalam negeri maupun pasar ekspor. Bahkan, pada 2022 ekspor rumput laut menyumbang lebih dari 77% total ekspor perikanan budi daya.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.