Jumat, 12 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Rupiah Anjlok Tajam hingga Rp16.513 per Dolar AS

Ekonomi,

Rupiah Anjlok Tajam hingga Rp16.513 per Dolar AS

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 29 Agu 2025 11:00
okezone.com
Nilai tukar rupiah di pasar spot melemah signifikan pada awal perdagangan Jumat (29/8/2025), seiring sentimen negatif dari situasi politik domestik yang memanas.

Setelah dibuka tipis di level Rp16.347 per dolar AS, rupiah kian merosot dan sempat menyentuh level Rp16.513 per dolar AS.

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi menjelaskan bahwa pelemahan rupiah ini disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Namun, faktor internal, khususnya ketegangan politik, memiliki dampak yang sangat besar.

"Kondisi perpolitikan di Indonesia ini membuat pasar kembali mencari aset-aset yang aman, yaitu adalah safe haven," kata Ibrahim dalam keterangannya, Jumat (29/8/2025).

Namun, menurutnya, insiden di dalam negeri tadi malam, di mana ada oknum aparat yang menabrak pengemudi ojek online saat demonstrasi, telah memicu tensi politik memanas.

"Kejadian tadi malam ini benar-benar membuat masyarakat, kemudian mahasiswa dan pelajar ini sedikit memanas," ujarnya.

Ibrahim menambahkan, sentimen negatif ini diperburuk oleh isu-isu lain yang sudah ada sebelumnya, seperti rencana pemberian tunjangan perumahan untuk anggota DPR dan kasus korupsi yang melibatkan mantan aktivis 98.

"Ini carut-marut ini yang membuat pasar sedikit apatis ya terhadap perpolitikan di Indonesia ini yang membuat rupiah kembali mengalami pelemahan cukup tajam," jelasnya.

Pada penutupan perdagangan, rupiah diperkirakan melemah tajam hingga 85 poin, mencapai Rp16.433 per dolar AS.

Menurut Ibrahim, insiden ini mengingatkan pada peristiwa 1998 dan berpotensi memicu gelombang demonstrasi yang lebih besar, dengan tuntutan utama agar DPR mengesahkan undang-undang perampasan aset koruptor. Meskipun Kapolri sudah meminta maaf, Ibrahim mengingatkan pemerintah untuk tetap waspada.

"Pemerintah pun juga harus berhati-hati ya walaupun Kapolri sudah meminta maaf ya secara terbuka ya terhadap ojek online ya, kementerian atas mahasiswa dan pelajar tapi harus diingat bahwa pemerintah harus tetap waspada bahwa unjuk rasa kemungkinan besar akan terus bergulir," pungkas Ibrahim.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.