Selasa, 26 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Sri Mulyani Didesak Tarik Pajak Kekayaan 2 Persen 50 Orang Terkaya Indonesia, Potensi Rp81 Triliun

Ekonomi,

Sri Mulyani Didesak Tarik Pajak Kekayaan 2 Persen 50 Orang Terkaya Indonesia, Potensi Rp81 Triliun

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 12 Agu 2025 13:45
okezone.com
Center of Economic and Law Studies (CELIOS) mendesak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk menarik pajak kekayaan dari 50 orang superkaya di Indonesia. CELIOS menyebut, potensi penerimaan negara dari pajak kekayaan sebesar 2 persen dari aset 50 orang terkaya di Indonesia dalam satu tahun dapat mencapai sekitar Rp81 triliun.

Direktur Kebijakan Fiskal CELIOS Media Wahyudi Askar menyoroti bahwa jumlah tersebut hanya berasal dari 50 orang, padahal ada hampir 2 ribu orang super kaya di Indonesia, sehingga potensi penerimaan bisa jauh lebih besar.

"Di antaranya pajak kekayaan, kita mengestimasi 2 persen pajak kekayaan dari aset orang super kaya di Indonesia selama 1 tahun, dengan hanya memajaki 50 orang saja, itu sudah mencapai jumlahnya sekitar Rp81 triliun," kata Media dalam acara peluncuran riset "Jangan Menarik Pajak Seperti Berburu di Kebun Binatang", Selasa (12/8/2025).

Desakan ini merupakan bagian dari temuan CELIOS tentang potensi penerimaan negara alternatif sebesar Rp524 triliun jika berbagai pajak progresif diterapkan.

Menurut CELIOS, insentif pajak yang ada saat ini lebih banyak menguntungkan konglomerat.

"Insentif pajak mengalir deras, menyusup lewat celah pajak korporat ke kantong orang super kaya, sementara karyawan kecil diperas kering. Ini tidak adil!" kata riset CELIOS.

CELIOS juga menyoroti potensi realokasi belanja perpajakan yang selama ini menguntungkan konglomerat, yang dapat mengumpulkan penerimaan negara sebesar Rp137,4 triliun.

Belanja perpajakan ini, yang sering disebut sebagai "subsidi terselubung", merupakan pengecualian, penangguhan, atau pengurangan pajak bagi korporasi besar tanpa manfaat ekonomi yang jelas bagi masyarakat.

"Hal tersebut mengakibatkan belanja perpajakan justru menjadi subsidi terselubung (hidden subsidy) karena serangkaian komponen belanja perpajakan memang dikhususkan untuk mendukung iklim dan dunia investasi. Insentif pajak tersebut dinikmati secara reguler oleh perusahaan hilirisasi nikel, pertambangan batu bara, dan perusahaan ekstraktif di sektor industri pionir dan strategis," bunyi pernyataan CELIOS.

CELIOS juga mengusulkan agar pemerintah meninjau ulang seluruh skema insentif pajak dan menutup skema yang memberikan dampak merusak. 

Hal ini diharapkan dapat membebaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dari beban yang tidak adil dan mengembalikan kredibilitas serta transparansi pajak.

Berikut adalah data kekayaan orang super kaya di Indonesia versi CELIOS dan Laporan Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2024:

1. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono 109% USD 4,5 miliar
2. Low Tuck Kwong 78.5% USD 27,2 miliar
3. Prajogo Pangestu 70.2% USD 43,7 miliar
4. Wijono & Hermanto Tanoko 63% USD 3,5 miliar
5. Bachtiar Karim 26% USD 3,9 miliar
6. Hartono Family 25% USD 1,6 miliar
7. Jogi Hendra Atmadja & family 24% USD 4,2 miliar
8. Djoko Susanto 19% USD 4,35 miliar
9. R. Budi & Michael Hartono 15.9% USD 48 miliar
10. Saban Prawirawidjaja 12% USD 19,42 miliar
11. Tahir family 11% USD 4,2 miliar
12. Arini Subianto Family 9% USD 1,35 miliar
13. Martua Sitorus 8% USD 3,25 miliar 
14. Sri Prakash Lohia 8% USD 8,5 miliar
15. Sukanto Tanoto 7% USD 3,15 miliar
16. Ciputra family 7% USD 1,7 miliar
17. Theodore Rachmat 7% USD 3,2 miliar
18. Kuncoro Wibowo 6% USD 1,95 miliar
19. Anthony Salim 6% USD 10,3 miliar
20. Irwan Hidayat 6% USD 1,98 miliar
21. Ciliandra Fangiono 5% USD 3,25 miliar
22. Husain Djojonegoro 4% USD 1,5 miliar
23. Chairul Tanjung 4% USD 5,7 miliar
24. Widjaja Family 3% USD 10,8 miliar 
25. Bambang Sutantio 2% USD 1,25 miliar.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Selasa, 26 Mei 2026 08:32

    Zulkardi Kawal Perbaikan Jalan Pesisir Rumbai, Anggaran Rp11,8 Miliar Disiapkan

    PEKANBARU-Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PDI Perjuangan, Zulkardi, menerima langsung aspirasi masyarakat Jalan Pesisir, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, dalam pertemuan di ruang Fr

  • Selasa, 26 Mei 2026 08:28

    Magister Manajemen Unilak Raih Akreditasi Unggul, Bukti Mutu Akademik Bertaraf Tinggi

    PEKANBARU-Program Studi Magister Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang akademik. Prodi tersebut resmi meraih predikat Terakredita

  • Selasa, 26 Mei 2026 08:25

    Polres Rohil Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Satu Pelaku Masih Buron

    TANAHPUTIH-Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Rokan Hilir berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) yang terjadi di Jalan Pemda, Kelurahan Cempedak Ra

  • Selasa, 26 Mei 2026 08:22

    Jaga Wilayah Tetap Aman, Polsek Tanah Putih Intensifkan Patroli Pencegahan Karhutla

    TANAHPUTIH-Polsek Tanah Putih terus meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan melaksanakan patroli rutin di wilayah rawan kebakaran yang berada di Kepenghuluan Ujung Ta

  • Selasa, 26 Mei 2026 08:17

    Kasus Laka Mobdin Waka DPRD Bengkalis, Tersangka AN Terancam 10 Tahun Penjara

    BENGKALIS-Penanganan kasus kecelakaan lalu lintas (Laka) yang melibatkan mobil dinas Wakil Ketua (Waka) DPRD Bengkalis, Hendrik Firnanda Pangaribuan, memasuki babak baru.Penyidik kepolisian resmi meny

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.