Senin, 10 Agu 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Tekan Risiko Kecelakaan Kerja, Karyawan Perumda Tirta Indra Inhu Digembleng Budaya K3

Ekbis

Tekan Risiko Kecelakaan Kerja, Karyawan Perumda Tirta Indra Inhu Digembleng Budaya K3

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 10 Agu 2026 09:00
RENGAT-Langkah serius untuk meminimalisasi risiko kecelakaan dan meningkatkan kualitas layanan air bersih dilakukan oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Indra Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Ratusan karyawan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut diwajibkan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Agenda peningkatan kapasitas yang berlangsung pada Sabtu (7/8/2026) di Pekanbaru ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Riau, Roni Rakhmat. Turut hadir mengawal kegiatan ini Sekretaris Daerah (Sekda) Inhu, Zulfahmi Adrian yang juga menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Dewan Pengawas Perumda Tirta Indra, serta Direktur Perumda Tirta Indra, Rubianto.


Budaya Keselamatan Bukan Sekadar Aturan

Sekda Inhu, Zulfahmi Adrian memberikan apresiasi penuh atas inisiatif peningkatan hard skill dan soft skill karyawan di bidang K3. Baginya, keselamatan kerja harus terintegrasi dalam setiap detak operasional perusahaan.


"Pelatihan ini penting untuk terus dilakukan secara berkelanjutan demi membangun budaya keselamatan kerja yang kuat. Kami berharap para karyawan semakin profesional dan sadar akan pentingnya K3 saat bertugas," tegasnya.

Di luar urusan keselamatan, ia juga menyoroti performa positif perusahaan. Perumda Tirta Indra dinilai terus bertransformasi memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Inhu serta meningkatkan mutu layanan air bersih ke rumah-rumah warga.

Peringatan untuk Pekerja Lapangan

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Riau, Roni Rakhmat mewanti-wanti para peserta agar K3 tidak hanya dipandang sebagai setumpuk dokumen administratif atau formalitas belaka. Implementasinya harus membumi menjadi rutinitas harian, terutama bagi pekerja yang bersentuhan langsung dengan kondisi di lapangan.

"Keselamatan dan kesehatan kerja harus jadi perhatian utama. Jangan pernah lengah saat bekerja, karena keselamatan ini tidak hanya berdampak pada diri sendiri, tetapi juga pada kelancaran operasional pekerjaan," paparnya.


Adapun rangkaian Bimtek dan pelatihan K3 ini dirancang komprehensif melalui dua tahapan utama untuk memastikan para karyawan mampu mengenali potensi risiko, yakni:

Pembekalan Teori: Dilaksanakan pada hari pertama untuk mengidentifikasi berbagai potensi bahaya di area tempat kerja.
Simulasi Praktik: Berlangsung pada hari kedua, berfokus pada simulasi lapangan serta eksekusi langkah-langkah pencegahan dini.(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/tekan-risiko-kecelakaan-kerja-karyawan-perumda-tirta-indra-inhu-digembleng-budaya-k3.html

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki