Sabtu, 13 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Trump Putuskan Perpanjang Batas Waktu Penjualan TikTok

Ekonomi,

Trump Putuskan Perpanjang Batas Waktu Penjualan TikTok

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 23 Agu 2025 10:45
Berita satu.com
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperpanjang batas waktu penjualan TikTok oleh ByteDance, mengeklaim sudah memiliki banyak calon pembeli.

ByteDance, yang berbasis di China, memang diminta untuk mendivestasikan aset aplikasi tersebut ke AS. Namun, setelah Gedung Putih bergabung dengan platform video pendek tersebut, Trump pun melonggarkan batas waktu penjualan TikTok.

Berbicara kepada para wartawan, Trump menepis kekhawatiran keamanan bipartisan terkait TikTok, dengan mengatakan bahwa pemerintahannya akan memantau setiap masalah. Ia mengatakan akan berbicara dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping ketika waktunya tepat.

Trump memang telah berulang kali memilih untuk tidak memberlakukan batas waktu tersebut setelah disahkannya undang-undang tahun 2024 yang mewajibkan TikTok berhenti beroperasi paling lambat 19 Januari tahun ini. Ia baru-baru ini memperpanjang batas waktu tersebut hingga 17 September.

"Saya belum berbicara dengan Presiden Xi tentang hal itu. Jadi, sampai semuanya berjalan lancar, kami hanya akan memperpanjangnya sedikit lebih lama,” kata Trump seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (23/8/2025).

"Kami memiliki pembeli Amerika yang sangat besar yang ingin membelinya," tambahnya, tanpa menyebut nama individu atau perusahaan mana pun.

Ketika ditanya apakah ia khawatir tentang privasi atau keamanan nasional, Trump berkata: "Saya sungguh tidak khawatir. Saya pikir ini terlalu dibesar-besarkan. Saya penggemar TikTok,” tuturnya.

Undang-undang tahun lalu mewajibkan ByteDance untuk mendivestasikan aset aplikasinya di AS atau menunjukkan kemajuan signifikan menuju penjualan. Trump memilih untuk tidak memberlakukannya setelah menjabat pada 20 Januari.

Beberapa anggota parlemen mengkritik penundaan tersebut, dengan alasan bahwa pemerintahannya melanggar undang-undang dan mengabaikan masalah keamanan nasional terkait kendali Tiongkok atas TikTok.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU " Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS " Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.