Selasa, 28 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Trump Putuskan Perpanjang Batas Waktu Penjualan TikTok

Ekonomi,

Trump Putuskan Perpanjang Batas Waktu Penjualan TikTok

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 23 Agu 2025 10:45
Berita satu.com
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperpanjang batas waktu penjualan TikTok oleh ByteDance, mengeklaim sudah memiliki banyak calon pembeli.

ByteDance, yang berbasis di China, memang diminta untuk mendivestasikan aset aplikasi tersebut ke AS. Namun, setelah Gedung Putih bergabung dengan platform video pendek tersebut, Trump pun melonggarkan batas waktu penjualan TikTok.

Berbicara kepada para wartawan, Trump menepis kekhawatiran keamanan bipartisan terkait TikTok, dengan mengatakan bahwa pemerintahannya akan memantau setiap masalah. Ia mengatakan akan berbicara dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping ketika waktunya tepat.

Trump memang telah berulang kali memilih untuk tidak memberlakukan batas waktu tersebut setelah disahkannya undang-undang tahun 2024 yang mewajibkan TikTok berhenti beroperasi paling lambat 19 Januari tahun ini. Ia baru-baru ini memperpanjang batas waktu tersebut hingga 17 September.

"Saya belum berbicara dengan Presiden Xi tentang hal itu. Jadi, sampai semuanya berjalan lancar, kami hanya akan memperpanjangnya sedikit lebih lama,” kata Trump seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (23/8/2025).

"Kami memiliki pembeli Amerika yang sangat besar yang ingin membelinya," tambahnya, tanpa menyebut nama individu atau perusahaan mana pun.

Ketika ditanya apakah ia khawatir tentang privasi atau keamanan nasional, Trump berkata: "Saya sungguh tidak khawatir. Saya pikir ini terlalu dibesar-besarkan. Saya penggemar TikTok,” tuturnya.

Undang-undang tahun lalu mewajibkan ByteDance untuk mendivestasikan aset aplikasinya di AS atau menunjukkan kemajuan signifikan menuju penjualan. Trump memilih untuk tidak memberlakukannya setelah menjabat pada 20 Januari.

Beberapa anggota parlemen mengkritik penundaan tersebut, dengan alasan bahwa pemerintahannya melanggar undang-undang dan mengabaikan masalah keamanan nasional terkait kendali Tiongkok atas TikTok.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Senin, 27 Apr 2026 18:18

    Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART

    Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan

  • Senin, 27 Apr 2026 18:03

    Mengenal Kanker Prostat yang Dialami Benjamin Netanyahu

    JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengabarkan telah menjalani pengobaran kanker prostat yang dideritanya. Dikabarkan Netanyahu telah melakukan rangkaian pera

  • Senin, 27 Apr 2026 17:59

    Penurunan Kualitas Otak di Usia Produktif Kini Jadi Sorotan, Bukan Sekadar Penyakit!

    JAKARTA " Di tengah optimisme bonus demografi, Indonesia menghadapi ancaman yang jarang disadari: penurunan kapasitas berpikir pada usia produktif. Fenomena ini dikenal sebagai silent cogn

  • Senin, 27 Apr 2026 17:56

    Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.709 per Liter

    JAKARTA - Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan pada awal pekan ini, Senin (27/4/2026). Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan, namun tidak sedikit juga yang mengala

  • Senin, 27 Apr 2026 17:51

    Purbaya Targetkan IHSG Tembus 28.000, Airlangga: Kita Kejar Pertumbuhan 20%

    JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut positif proyeksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menem

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.