Jumat, 24 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • AMRB Datangi Mabes Polri Minta Ambil Alih Kasus Korupsi di Bengkalis

Peristiwa

AMRB Datangi Mabes Polri Minta Ambil Alih Kasus Korupsi di Bengkalis

Laporan : Sabri
Senin, 25 Jan 2016 21:30
Sabri
Mahasiswa AMRB saat unjuk rasa di Mabes Polri. Senin 25/1.

JAKARTA - Aliansi Mahasiswa Riau Bersatu (AMRB) melakukan aksi unjuk rasa didepan kantor mabes polri, jalan Trunojoyo, Jakarta pada Senin (25/1), mendesak Mabes Polri segera mengambil alih tindak pidana korupsi dana Bansos kabupaten Bengkalis Tahun 2012 dan dugaan Ijazah palsu paslon Bupati Bengkalis Amril Mukminin, yang telah memperoleh suara terbanyak pada pilkada 9 Desember lalu.

Para Aksi unjuk rasa ( mahasiswa - red ) membawa spanduk yang bertuliskan ''Mabes Polri jarus ambil alih Korupsi dana Bansos dan dugaan ijazah palsu"

Mereka juga meminta agar kasus ini diusut tuntas."Apalagi, tersiar di publik bahwa penanganan kasus ini  Polda Riau dinilai lamban," ujar Azhar, Koordinator AMRB dalam pernyataannya yang diterima awak media.

Indikasi perlunya kasus ini segera ditangani Mabes Polri kata Azhar,lambannya Proses Polda Riau hingga saat kini masih ada enam orang mantan anggota DPRD Bengkalis yang diduga terlibat. Namun belum juga panggil untuk diperiksa oleh Polda Riau.

Dari Enam orang anggota DPRD Bengkalis yang disebut –dalam persidangan mantan Ketua DPRD  Jamal Abdillah, Selain mantan Bupati Bengkalis Herliyan Saleh, Suhendara Azman dari PDIP, Dani Purba dari PPP, Hj. Mira Roza dari PK, Yudi Viantoro dari PDK, dan Hendro Wahyudi dari PAN dan termasuk Amril Mukminin dari Golkar.

Amril Mukminin bukan hanya terlibat dana bansos,tapi diduga terkait Ijazah palsu harus diperiksa oleh Mabes Polri. " Amril belum aja jadi Bupati diduga sudah mengunakan Ijazah palsu, apalagi kalau udah jadi Bupati nanti apa jadi dengan Kabupaten Bengkalis,bisa hancur," ujarnya dalam orasi.

Dalam demontrasi pagi hingga sore tadi, pihak Mabes Polri diwakili AKBP. VERY menemui Koordinator AMRB untuk beraudensi, " dalam audensi tersebut pihak Mabes Polri akan berkoordinasi dengan Polda Riau sejauh mana penanganan kasus ini,"akhir Azhar.(sbi).

Hukrim
Berita Terkait
  • Kamis, 23 Apr 2026 21:18

    Pendidikan Vokasi Harus Sesuaikan Kompetensi Lulusan dengan Kebutuhan Industri

    SURABAYA â€" Penguatan pendidikan vokasi kembali menjadi bahan diskusi, seiring dorongan untuk menyesuaikan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri, khususnya di sektor ekonomi kreatif dan k

  • Kamis, 23 Apr 2026 21:15

    Contoh Surat Tugas Pengawas TKA 2026 Lengkap dengan Penjelasannya

    JAKARTA - Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan bentuk evaluasi yang dirancang untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi peserta didik pada jenjang akhir pendidikan. Pelaksanaannya dilakuka

  • Kamis, 23 Apr 2026 21:09

    Salah Bantal Bikin Leher Kaku? Ini Cara Aman untuk Mengatasinya

    BANYAK orang pernah mengalami kondisi bangun tidur dengan leher terasa kaku atau nyeri. Hal ini pun sering dikaitkan dengan salah bantal.Meski terdengar sepele, kondisi salah banta

  • Kamis, 23 Apr 2026 21:05

    Apakah Pegal-Pegal Setelah Padel atau Olahraga Lain Wajar? Ini Kata Dokter

    BANYAK orang kerap merasakan pegal setelah main padel atau menjalani olahraga lainnya. Biasanya rasa pegal tak langsung timbul setelah bermain.Beberapa orang biasanya baru mer

  • Kamis, 23 Apr 2026 21:03

    Viral! Trump Disebut Nyaris Aktifkan Kode Nuklir ke Iran, Dihentikan Jenderal AS

    JAKARTA - Klaim mengejutkan muncul terkait Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang disebut sempat mencoba mengakses kode nuklir dalam sebuah pertemuan darurat di Gedung Putih. Namun, langkah

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.