Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Ahmadsyah : Peredaran Narkoba Sudah Membahayakan

Ahmadsyah : Peredaran Narkoba Sudah Membahayakan

laporan : Supriyanto
Kamis, 10 Sep 2015 10:57

BENGKALIS – Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie mengingatkan kepada para orang tua di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini untuk mewaspadai cara-cara baru peredaran narkoba yang dicampur dengan makanan. Apalagi sasaran penjualan narkoba dengan modus demikian sasaran utamanya adalah anak-anak.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemerintah Provinsi Riau ini mengatakan hal itu ketika membuka kegiatan sosialisasi dan pembekalan Ketua Rukun Tetangga/Rukun Warga (RT/RW) di Kecamatan Rupat dan Rupat Utara, Selasa (08/09/2015).

Pembukaan sosialisasi dan pembekalan untuk Ketua RT/RW yang diikuti 81 Ketua RT dan 38 Ketua RW se-Rupat Utara dilaksanakan di Aula Gedung Medang Perkasa, Desa Tanjung Medang Selasa pagi. Sedangkan untuk Rupat di Aula kantor Camat Rupat di Kelurahan Batu Panjang Selasa petang yang diikuti 238 Ketua RT dan 91 Ketua RW.

Salah satu bukti bahwa adanya modus dicampurnya narkoba dengan makanan seperti yang berhasil diungkap Badan Narkotika Nasional (BNN) pada pertengahan April 2015 lalu.

Dimana pelakunya mencampurkan ganja dengan kue brownies dan coklat. Bahkan saat ini tidak tertutup kemungkinan melalui permen (gula-gula), roti atau makanan lainnya.

"Menghadapi cara-cara pengedar menyebarluaskan narkoba seperti yang berhasil diungkap BNN itu, maka kita semua, termasuk para orang tua harus memberikan perhatian ekstra, semakin peduli serta ambil bagian secara aktif mencegah peredarannya. Sebab pengedar akan selalu berupaya menggunakan cara-cara yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh kita," terangnya.

Tanpa meningkatkan kewaspadaan, imbuh Ahmad Syah, tidak tertutup kemungkinan anak-anak kita menjadi kecanduan atau ketagihan narkoba tanpa mereka sadari dengan membiasakan mereka makan makanan tertentu yang sebelumnya sudah dicampur narkoba.

Akhirnya, karena terbiasa makan makanan tersebut mereka menjadi ketagihan dan selanjutnya menjadi ketergantungan.  Untuk mengatasi hal tersebut, sambungnya, tidak cukup hanya aparat keamanan saja yang melakukan pengawasan.

Guru-guru di sekolah dan para orang tua juga harus berperan dan berpartisipasi aktif melakukan pemantauan. Jika ada tanda-tanda yang mencurigakan, harus segera dilakukan penelitian sebelum ana-anak kita menjadi ketagihan.

"Kita tidak boleh lalai, karena pengedar narkoba terus berupaya memperluas jaringannya. Karenanya, tidak heran bila sekarang di desa-desa atau kelurahan juga sudah banyak narkoba beredar. Ini yang harus kita cegah dan perangi bersama, karena semua yang dilakukan pengedar narkoba ini akan menghancurkan generasi penerus daerah dan bangsa ini. Segera laporkan pada aparat penegak hukum bila mengetahui adanya aktifitas yang dapat diduga ada kaitannya dengan peredaran narkoba. Tidak perlu takut," pesan suami Hj Embung Megasari Zam ini.

Di bagian lain dan sebagai salah satu langkah pencegahan, Ahmad Syah meminta Dinas Pendidikan, terutama pihak sekolah agar terus berkoordinasi dengan pihak terkait serta melakukan pemantauan terhadap makanan yang dijual pedagang di sekitar sekolah yang mungkin mengandung narkoba.

Termasuk kemungkinan adanya makanan yang dijual para pedagang dengan menggunakan zat-zat yang berbahaya bagi kesehatan.(Sup)
Hukrim
Berita Terkait
  • Minggu, 31 Mei 2026 18:08

    Purbaya Tegaskan Skema Pajak DSI Berlaku Normal

    JAKARTA - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa memastikan skema pajak PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) akan berlaku normal seperti biasa. Menurutnya, tidak ada perubahan ketentuan perpajakan

  • Minggu, 31 Mei 2026 18:06

    Danantara Ajak Diskusi Pengusaha Tentukan Acuan Harga Komoditas yang Dibeli PT DSI

    JAKARTA - Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menyatakan, pihaknya akan melakukan diskusi terlebih dahulu dengan para pelaku usaha untuk menentukan patokan harga komoditas yang akan d

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:34

    Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat

    PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:29

    Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad

    Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:06

    Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.